Indonesia Fintech Summit & Expo diharapkan jadi program nasional

Penulis Teguh Suyudi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2019 dapat menjadi program nasional dan agenda rutin yang menunjukkan tingkat kematangan dari industri fintech di Indonesia.

“Harapan kita IFSE ini tidak hanya sekedar gebyar saja, namun juga bisa menjadi momentum yang positif dan mudah-mudahan bisa diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo supaya kembali ke tujuan semula yakni untuk mengangkat IFSE itu sebagai program nasional yang memang menunjukkan kelasnya. Hal ini menunjukkan sejauh mana level kematangan dari industri fintech di Indonesia,” ujar Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Triyono Gani di Jakarta, Rabu, (18/9), sebagaimana dikutip dari Antara.

OJK, BI dan AFTECH sebagai penggiat fintech  terpanggil untuk membuat sebuah acara yang cukup berbobot dan berskala internasional.

“IFSE ini mungkin memang baru acara tahun pertama, nantinya akan adakan secara rutin,” katanya.

Baca: Inilah 58 Perusahaan Fintech yang Terdaftar di Bank Indonesia

Selain Indonesia sebagai pasar yang besar, menurut dia, pihaknya juga ingin menunjukkan bahwa sesuai dengan temanya “Innovation for Inclusion”  inovasi di OJK, Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH)  tersebut sebagai upaya untuk merangkul masyarakat yang belum tersentuh oleh layanan keuangan secara formal.

IFSE 2019, lanjutnya,  juga merupakan sarana yang tepat untuk mengangkat sisi positif dari industri fintech yang selama ini jarang sekali terekspos dan bisa terkomunikasikan secara baik kepada masyarakat.

“Dalam membangun ekosistem yang baik dan mendukung kebutuhan masyarakat, kita tidak bisa bertindak setengah-setengah. Oleh karena itu kita sedari awal berniat membangun ekosistem yang positif terhadap pertumbuhan inovasi,” ujar Triyono.

Penyelenggaraan IFSE 2019 selama  23 – 24 September 2019 menghadirkan lebih dari 100 perusahaan fintech dari beberapa sektor fintech yang ada di Indonesia, yaitu fintech pinjaman online (fintech p2p lending), sistem pembayaran digital (digital payment), wealth management, inovasi keuangan digital (fintech pendukung pasar, market aggregator, dan lain-lain), insuretech dan fintech Syariah.

BACA JUGA

Leave a Comment