ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP DIGITAL Awards 2019: Transformasi Digital Jadikan PT Kimia Farma (Persero) Tbk Jadi Pemain Healthcare Terkemuka

Teguh Imam Suyudi
26 October 2019 | 09:00
rubrik: Digital, Event
TOP DIGITAL Awards 2019: Transformasi Digital Jadikan PT Kimia Farma (Persero) Tbk Jadi Pemain Healthcare Terkemuka

PT Kimia Farma (Persero) Tbk., di sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019, di Jakarta, 21 Oktober 2019 (Foto: Rendy MR/It Works)

Share on FacebookShare on Twitter

Teknologi Informasi (TI) jadi faktor penting di industri healthcare untuk mengelola proses bisnis yang kompleks, dengan value chain yang panjang, dan banyaknya jaringan fisik (pabrik, jaringan distribusi, apotik, lab) yang tersebar di seluruh Tanah Air. Penting adanya penerapan TI yang handal untuk mengintegrasikan seluruh stakeholder itu dalam satu platform yang terintegrasi. Itulah yang sudah dilakukan PT Kimia Farma (Persero) Tbk dengan transformasi digital untuk memperkuat bisnisnya.

Proses Bisnis di Kimia Farma

Kimia Farma, BUMN di bidang healthcare, menerapkan 2 strategi dalam menjalankan tranformasi digital, pertama, Digital Business Optimization dengan menambahkan nilai yang siginifikan tanpa merubah bisnis model. Tujuannya, meningkatkan produktivitas dan pendapatan serta memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Caranya, menerapkan SAP Business Intelligence, IoT di pabrik dan jaringan distribusi, dan menggunakan aplikasi LacaQ dan memanfaatkan big data.

Kedua, menggunakan metode Gartner tahun 2017, menjalankan Digital Business Transformation untuk menghasilkan sumber pendapatan dan bisnis model baru. Tujuannya, mendapatkan penghasilan dari produk dan layanan baru. Caranya, memanfaatkan big data, berbagai solusi dan aplikasi, serta memanfaatkan API dari digitalisasi data di jaringan perusahaan.

“Dengan kedua strategi itu, maka Kimia Farma membangun Health Information Exchange (e-Health Hub) yang mengintegrasikan seluruh stakeholder dalam satu platform yang terintegrasi. Semua dapat menggunakan data atau informasi yang ada di platform ini sesuai kebutuhannya masing-masing,” kata Ferro Armando, Manager IT Kebijakan, Perencanaan, dan Tata Kelola PT Kimia Farma (Persero) Tbk., di sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019, di Jakarta, 21 Oktober 2019.

Mereka adalah: penyedia layanan kesehatan (dokter, rumah sakit dan klinik, laboratorium, dan apotik), para suplier, lembaga pemerintah di bidang kesehatan (Depkes, BPJS, dll), perusahaan asuransi pemerintah dan swasta, asosiasi profesional (IDI, IAI, dll), lembaga keuangan (perbankan BUMN dans swasta). Implementasi e-Health Hub berupa solusi: e-Hospital (HIS), e-Clinic, e-Puskesmas, e-GP, e-Apotek, e-SCM, e-Claim, dan Telemedicine.

BACA JUGA:  Tiga Aspek Pelindungan Data Pribadi dalam Penyelenggaraan Pos

Hasilnya, pertama, ada digital engagement yaitu seluruh proses operasional di Kimia Farma dari hulu ke hilir dan antar entitas telah terdigitalisasi dan dapat diakses menggunakan perangkat bergerak (operational mobility). Dengan ini tercipta Community Loyalty mulai dari 13 pabrik, jaringan perdagangan dan distribusi (gudang, suplier) yang berjumlah 48, 1.300 apotik dan 54 laboratorium diagnostik, 509 klinik, hingga ke end user (dokter, RS, pasien).

Kedua, terjadi Retail Revolution karena data dan informasi yang dihasilkan dari setiap proses operasional itu dialirkan dan diproses untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses operasional itu sendiri.

Internet of Things di Kimia Farma

Dijelaskannya bahwa Kimia Farma juga telah membangun Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi dari perangkat-perangkat yang ada di pabrik dan memudahkan monitoring. Contohnya, saat memproduksi satu jenis obat ada mesin yang mengatut kadar pH, kelembaban, dan kemurnian air. Data-data itu dialirkan lewat server gateway masuk ke server IoT platform untuk diolah. Informasi atau data itu kemudian dialirkan ke dalam platform terkait, seperti SAP dan EBR dan big data. Hasil pengolahannya ditampilkan lewat IoT Dashboard yang digunakan untuk menghitung biaya cost produksi dan mengetahui efisiensi di setiap divisi perusahaan.

Integrasi Big Data

Seluruh data yang dihasilkan di Proses Bisnis dan Proses IoT itu, dialirkan ke Big Data untuk diproses lebih lanjut. Data-data itu berasal dari pabrik, distributor, para sales, apotik dan klinik, dokter dan rumah sakit, dan medical respresentative. Hasil pengolahan Big Data kemudian ditampilan lewat Dashboard dan Reporting, berupa informasi untuk manajemen Kimia Farma, seperti: persediaan (stocks), pemesanan (orders), pangsa pasar (market share), dan perkiraan kebutuhan dari pasar (demands forecasting). Ini disebut Unified Communication.

BACA JUGA:  TOP DIGITAL Awards 2019: Kabupaten Banyuwangi Perkuat E-Government

Kontribusi Transformasi Digital

Dari sekian banyak keberhasilan proses transformasi digital di Kimia Farma, ada tiga yang dinilai membanggakan. Pertama, sistem track & trace untuk membantu melacak alur distribusi dan keaslian obat, dengan QR barcode dan aplikasi LacaQ. Ini untuk menghindari pemalsuan obat yang sangat merugikan. Kedua, penerapan e-Procurement sehingga perusahaan mendapat harga yang kompetitif untuk proses pengadaan bahan baku dan layanan. Ketiga, Go Green yaitu pengurangan penggunaan kerta yang didapat dari penerapan e-Office berupa nota dinas elektronik, absensi online, cuti online dan SPPD online.

Lainnya, berupa manfaat yang intangible atau tidak terlihat berupa: meningkatnya pengalaman pelanggan, monetisasi aset-aset digital, digitalisasi produk dan layanan, berjalannya Platform Business, diperolehnya industri baru dan revenue secara yoy Juni 2019 meningkat sekitar 18,78 persen. Juga, meningkatkan produktivitas dan optimalisasi persediaan barang atau bahan baku.

Tags: Kimia FarmaTOP Digital Awards 2019
Previous Post

TOP DIGITAL Awards 2019: PT Pos Perkuat Bisnis ‘POSGIRO MOBILE’

Next Post

Garuda Indonesia Uji Kirim Barang Pakai Pesawat Tanpa Awak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

Busthomi
28 October 2026 | 13:32

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Top Digital: Inovasi Digital PGE Selain Percepat Proses Bisnis Hasilkan Efisiensi Puluhan Miliar Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto