ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Garuda Indonesia Uji Kirim Barang Pakai Pesawat Tanpa Awak

adam
26 October 2019 | 10:00
rubrik: Digital
Ini Aturan Naik Pesawat Komersil Selama PSBB

Ini Aturan Naik Pesawat Komersil Selama PSBB

Share on FacebookShare on Twitter

PT Garuda Indonesia (Persero) sedang menyiapkan sistem pengiriman barang cargo menggunakan pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) sehingga dapat memangkas biaya dan waktu. Alat itu dapat digunakan di berbagai tempat, dari Sabang sampai Merauke dengan waktu 24 jam non-stop.

Menurut Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, pihaknya telah memesan 100 UAV dengan harga satuan diperkirakan US$5 juta atau setara Rp70 miliar. UAV tersebut dipercaya dapat mengangkut barang hingga 2,2 ton dalam sekali perjalanan.

Dalam waktu dekat, perusahaan pelat merah dan Kementerian Perhubungan pun berencana untuk melakukan uji coba terhadap UAV tersebut di beberapa wilayah.

“Jadi lokasi di Aceh itu adalah lokasi yang sudah ditentukan oleh departemen perhubungan untuk uji coba. Jadi yang di Aceh ini uji coba yang mungkin berlangsung selama tiga bulan,” kata Iqbal kepada wartawan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (22/10).

“Insya Allah tahun depan (dapat beroperasi), kami uji coba 3 bulan,” tambahnya.

Diketahui, sejumlah wilayah yang akan menjadi lokasi uji coba berada di Sulawesi, Maluku, Aceh, dan Kalimantan. Dalam tahap pertama, UAV akan terbang di luar dari jalur yang dilewati pesawat berpenumpang.

Iqbal memastikan, jika hasil uji coba berlangsung positif, maka penggunaan drone logistik bisa segera diterapkan.

“Tergantung Kementerian Perhubungan mudah-mudahan berlangsung baik,” ujar Iqbal.

Dikatakan Iqbal, dalam proses uji coba pihaknya sudah menyiapkan dua pesawat UAV untuk diterbangkan. Kemudian, pihaknya akan mendatangkan pesawat tanpa awak tersebut secara bertahap ke Indonesia.

“Masih dipesan, jadi awalnya nanti uji coba akan gunakan dua pesawat dulu. Kan tak bisa langsung semua, setelah berhasil baru kita bertahap,” jelas dia.

Kendati demikian, Iqbal memastikan dalam penerapannya nanti Garuda Indonesia masih menunggu regulasi. Sebab di seluruh dunia belum ada yang menggunakan pesawat tanpa awak untuk layanan logistik komersil.

BACA JUGA:  Asian Games 2018 bisa dilihat arena pertandingannya pakai aplikasi

“Seluruh dunia belum ada makanya kita mau menjadi pioner. Kembangkan cargo drone dengan teknologi UAV, dengan Cina kita sama-sama. Sekarang belum ada regulasi khusus yang menaungi UAV ini,” ungkap Iqbal.

Uji coba yang dilakukan Garuda Indonesia nantinya juga akan menjadi sarana bagi pemerintah untuk membenahi aturan mengenai penggunaan drone.

“Yang sudah ada tentang pesawatnya saja, dan penggunaan di ruang udara,” kata Kasubdit Standardisasi dan Prosedur Navigasi Ditnav Penerbangan, Mohammad Hassan Bashory.

“Dari hasil trial (Garuda Indonesia) nanti kita evaluasi regulasi yang sudah ada, mana nih yang perlu dilengkapi,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti menjelaskan, saat ini pemerintah sudah memiliki regulasi mengenai penggunaan drone, yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 47 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 180 Tahun 2015 tentang Pengendalian Pengoperasian Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak di Ruang Udara yang Dilayani Indonesia.

Namun, pihaknya tidak dapat memungkiri terdapat pengembangan dalam penggunaan drone pada saat ini, sehingga aturan tersebut memerlukan penyesuaian.

“Drone itu adalah salah satu disruption yang perlu diantisipasi oleh dunia penerbangan di seluruh dunia. Kalau dulu drone hanya untuk hobi, fotografi, tapi saat ini fungsinya sudah berkembang, meluas mulai dari angkut kargo, penumpang bahkan ada yang bisa digunakan untuk senjata,” kata Polana.

Tags: Garuda Indonesia
Previous Post

TOP DIGITAL Awards 2019: Transformasi Digital Jadikan PT Kimia Farma (Persero) Tbk Jadi Pemain Healthcare Terkemuka

Next Post

TOP DIGITAL Awards 2019: PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, Sukses Mengimplementasikan Teknologi Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Stasiun Bumi Satelit Satria (Foto: Dokumentasi Kemkominfo)

    Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AFTECH-Jalin Dorong Industri Perkuat Pertahanan Sistem Pembayaran Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto