ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP DIGITAL Awards 2019: Sistem e-farming Tingkatkan Produktifitas on-farm PTPN X

Teguh Imam Suyudi
30 October 2019 | 17:00
rubrik: Digital, Event
TOP DIGITAL Awards 2019: Sistem e-farming Tingkatkan Produktifitas on-farm PTPN X

PTPN X Canangkan 2020 Sebagai Tahun Inovasi

Share on FacebookShare on Twitter

Untuk meningkatkan produktifitas on farm serta mewujudkan best agricultural practices, PTPN X mengimplementasikan sistem e-farming  yang merupakan sistem pengelolaan on-farm berbasis android dan web.

Direktur Operasional PTPN X, Aris Toharisman dalam wawancara penjurian TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, Selasa (29/10) menuturkan implementasi e-farming merupakan salah satu upaya dari PTPN X untuk menghadapi persaingan di era industri 4.0 serta memacu produktifitas para petani gula.

“Permasalahan besar di industri gula adalah produktivitas (on-farm). Sisi on-farm ini banyak faktor yang mempengaruhi seperti kesuburan tanah, ketersediaan tenaga kerja, ketidaksesuaian antara varietas tebu dengan lokasi pertanian yang tersedia, sistem irigasi dan penerapan teknologi. Ekspektasi  kita e-farming yang kita kembangkan ini bisa menjawab permasalahan permasalahan itu,” kata Aris.

E-farming merupakan aplikasi pendaftaran lahan dan monitoring  kemajuan pekerjaan kebun melalui web dan mobile application (android) yang didukung dengan teknologi GIS dan satelit.  “Kita mengembangkan aplikasi ini sejak tahun 2012 dengan nama SIMBUN atau Sistem Informasi Kebun. Lalu di tahun 2016 menjadi e-farming versi 1.0. Dan tahun lalu sudah mengalami penyempurnaan jadi e-farming versi 2.0,” ujar Aris.

Menurut Aris, implementasi  e-farming setidaknya memiliki  6 manfaat yaitu: pertama, kemudahan registrasi lahan dan petani di beberapa pabrik gula (semua permintaan kontrak divalidasi oleh ID card. Kedua,  kemudahan dalam melacak dan mengenali data lahan terdaftar (fitur untuk mengidentifikasi lahan petani terdekat secara real time). Ketiga, kemudahan berkomunikasi antara petani dengan petugas dari pabrik gula. Para petani yang sudah teregistrasi bisa mengakses informasi tentang lahannya dan berkomunikasi dengan petugas pabrik gula melalui aplikasi e-farming 1×24 jam.

Keempat, keakuratan verifikasi lahan untuk menghindari overlapping area. Kelima, menyediakan data makro dari lahan dan administrasi mulai dari data administrasi sejak musim tanam, varietas, kategori, bulan tumbuh, hingga tipologi tanah. Terakhir, kemudahan monitoring lahan lewat aplikasi.

BACA JUGA:  Indeks Inovasi Indonesia Tertinggal dari Brunei dan Malaysia, Ini Respons BPPT

“Untuk sistem monitoring kita juga menggunakan drone untuk pengolahan data citra dari hasil foto udara. Dengan memanfaatkan drone, satu kali pengamatan/terbang mampu meng-cover areal rata-rata seluas 25 hektar secara utuh. Hasil dari foto udara kemudian diolah dan dianalisis secara tematik apakah ada petak yang beralih komoditi atau beralih fungsi lahan serta untuk melihat homogenitas pertumbuhan tanaman yang digunakan sebagai dasar perkiraan potensi produksi,” papar Aris.

Aris menyebut, pengimplementasian e-farming sejauh ini dinilai terbukti sukses meningkatkan produktifitas  dan bahkan mendongkrak kinerja perseroan. Ini terbukti dengan PTPN X menjadi satu-satunya dari 7 PTPN gula yang mengalami keuntungan di tahun lalu.

Tercatat, PTPN X berhasil memproduksi 336.259 ton gula dengan tebu digiling sebesar 4,1 juta ton tebu. Produksi 2018 ini membuat PTPN X kembali menjadi produsen gula terbesar di Indonesia dengan kontribusi 15% terhadap produksi gula nasional. Dari kinerja keuangan pada tahun 2018, PTPN X berhasil membukukan laba sebesar Rp 105,68 Miliar yang diperoleh dari total pendapatan sebesar Rp 2,597 Triliun. Angka tersebut melampaui Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2018 yang ditargetkan sebesar Rp 104 Miliar.

“Karenanya di tahun lalu holding PT Perkebunan Nusantara secara resmi mengadopsi sistem e-farming kita dan mengintruksikan agar semua  PTPN gula ikut mengimplementasikannya. Harapannya semua 7 PTPN gula juga bisa meningkatkan produktifitas on farm-nya dan bisa mendukung industri gula nasional,” tutur Aris.

Beberapa tahapan pengimplementasian telah dilakukan oleh PTPN X selaku role model dan implementator sejak awal Juli 2018 yang lalu. Tahapan tersebut yakni overview e-farming, penyusunan Business Blue Print & Key User Training, End User Training, hingga penyesuaian aplikasi dengan level korporasi Holding Perkebunan. Nantinya, akan ada 2.700 user di 7 PTPN Gula yang akan mengoperasikan e-Farming ini.

BACA JUGA:  TOP DIGITAL Awards 2019: Transformasi Digital Jadikan PT Kimia Farma (Persero) Tbk Jadi Pemain Healthcare Terkemuka

Penulis: Abi Abdul Jabar

Tags: PTPN XTOP Digital Awards 2019
Previous Post

Menkominfo Diminta Genjot Industri Perangkat Telekomunikasi

Next Post

Pemblokiran Internet Papua adalah Wujud Kehadiran Negara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arus Peti Kemas Internasional Melalui Pelindo Naik 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASUS Hadirkan Arsitektur AI Hybrid untuk Perangkat Komersialnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto