ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ovo Ungkap Rahasia China Jadi Industri Fintech Terbesar di Dunia

adam
2 December 2019 | 16:00
rubrik: Fintech
OVO Raih Penghargaan di BAZNAS Award 2020

OVO Raih Penghargaan di BAZNAS Award 2020

Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Direktur Ovo Karaniya Dharmasaputra yakin masalah inklusi keuangan di Indonesia, bisa diatasi dengan menumbuhkan industri fintech (financial technology/ teknologi finansial). Menurutnya hal ini sudah sukses dilakukan di China.

Inklusi keuangan adalah sebuah kondisi dimana setiap anggota masyarakat memiliki akses pada layanan keuangan formal. Layanan keuangan formal ini pun mesti berkualitas. Berkualitas ini berarti tepat waktu, lancar, dan aman dengan biaya terjangkau.

“Kita sepakat bahwa kita bisa replikasi kisah sukses di China. Bagaimana masalah inklusi keuangan bisa diatasi oleh fintech,” kata Karaniya pada acara Indonesia Digital Conference 2019 di Jakarta, Kamis (28/11).

Apalagi menurut Presiden Direktur Ovo Karaniya Dharmasaputra, pasar layanan teknologi finansial (fintech) di Indonesia masih luas. Hal ini ia ungkapkan setelah ia ditanya soal konsolidasi antar perusahaan fintech.

Pasalnya, saat ini penetrasi pembayaran digital di Indonesia masih berada di kisaran empat sampai lima persen. Sehingga, perusahaan fintech pun masih perlu banyak membakar kapital untuk mengembangkan potensi pasar ini.

“Market kita masih terlalu luas. Masih butuhkan banyak usaha, banyak kapital. Karena kita pembayaran digital baru tiga persen,” tuturnya.

Untuk itu, menurut Karaniya, wajar apabila perusahaan layanan finansial teknologi (fintech) masih kerap bakar uang demi meraup pasar. Bakar uang ini merupakan istilah atas aksi startup yang belum mendapat untung, tapi rajin memberikan promo berbentuk diskon hingga cash back untuk menambah pengguna.

“Dibutuhkan upaya kampanye besar-besaran untuk mengedukasi masyarakat supaya mulai masuk ke dunia layanan teknologi. Sama dengan ride hailing dan e-commerce juga begitu. Tak hanya Ovo,” katanya.

Sebelumnya, Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady mengaku kepemilikan saham miliknya di Ovo saat ini hanya sekitar 30 persen saja.

BACA JUGA:  OVO Raih Penghargaan di BAZNAS Award 2020

Pengurangan persentase saham ini terjadi lantaran makin banyak investor yang menyetorkan kapital mereka ke Ovo.

Sehingga, persentase kepemilikan sahamnya menyusut. Alasannya Ovo butuh pasokan dana terus-menerus untuk menyokong promo diskon dan cash back.

Karaniya juga mengungkap fakta menarik lain. Menurutnya, berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini persentase inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 78 persen. Padahal OJK telah sejak lama menargetkan inklusi keuangan 70 persen.

Angka ini berhasil diraih karena keberadaan fintech. Bahkan tingkat inklusi keuangan di Indonesia lebih tinggi dari literasi keuangan. Literasi keuangan adalah kepandaian pengguna soal konsep dan risiko berbagai layanan finansial.

Sebelum keberadaan fintech, layanan perbankan hanya mengandalkan distribusi konvensional. Distribusi ini hanya melayani mereka yang kaya. Karaniya mengungkapkan 27 persen pengguna Ovo merupakan orang yang belum pernah tersentuh layanan perbankan sebelumnya.

Tags: OVO
Previous Post

Tips Cairkan Saldo LinkAja Jadi Uang Tunai

Next Post

Apple Watch Series 5 Resmi Masuk Indonesia 6 Desember, Ini Harganya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Umumkan Core Compute Regions Baru, Jaringan Cloud Akamai Paling Tersebar di Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intel Integrasikan Agentic AI dengan Intel Xeon 6+, Teknologi Jaringan, dan Sistem AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OpenAI Bagikan 50 Cara Penggunaan ChatGPT untuk Mahasiswa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto