Home Indeks Digital Gandeng Umra.id, Mandiri Syariah Tawarkan Layanan Digital Umrah

Gandeng Umra.id, Mandiri Syariah Tawarkan Layanan Digital Umrah

Bank Mandiri Syariah bekerja sama dengan platform perencanaan umrah mandiri, umra.id untuk mengembangkan layanan umrah digital. Direktur Keuangan Mandiri Syariah, Ade Cahyo Nugroho menyampaikan kolaborasi tersebut merupakan upaya pelaku industri syariah untuk membentuk ekosistem digital yang komplit.

“Kolaborasi akan membuat bank dan mitra tetap relevan dengan perkembangan zaman,” kata Ade saat peluncuran aplikasi umra.id dari PT Central Global Network (CGN), di Auditorium Mandiri Syariah, Jakarta.

Menurutnya, Mandiri Syariah sedang mengembangkan layanan digital juga untuk melayani kebutuhan umrah nasabah. Umra.id menjadi sebuah terobosan baru karena penggunanya bisa merencanakan perjalanan umrah secara mandiri.

Chief Executive Officer Umra.id, Ahmad Husani menyampaikan pengguna dapat fleksibel dalam menentukan durasi perjalanan, hotel tempat menginap, pesawat yang digunakan, hingga pengajuan visa umrah. Merancang sendiri ini akan membuat harga umrah bisa lebih murah dan waktunya lebih singkat.

Ia menyampaikan pengguna aplikasi dapat melakukan umrah paling cepat selama tiga hari dengan harga sekitar Rp 14 juta. Target pasarnya adalah 70 persen dari total jamaah umrah yang merupakan generasi milenial.

Group Head Digital Banking Group Riko Wardhana menambahkan, nantinya umra.id akan terintegrasi dengan mobile banking Mandiri Syariah. Nasabah bisa mengakses layanan umrah mandiri ini dari aplikasi Mandiri Syariah Mobile.

“Umra.id akan ada di mobile banking juga, dalam aplikasi umra.id pembayarannya bisa lewat Mandiri Syariah Mobile, dari Mandiri Syariah Mobile bisa beli paket umrahnya di umra.id,” katanya dalam siaran persnya, Senin (2/12).

Selain pembayaran, kolaborasi tersebut juga mencakup penampungan dana umra.id. Riko mengatakan kerja sama ini merupakan upaya Mandiri Syariah melengkapi ekosistem digital dalam membantu nasabah menjalankan ibadah.

Ini seiring dengan tren penggunaan aplikasi digital yang menggeser posisi layanan konvensional seperti kantor cabang. Kini transaksi melalui cabang berkurang drastis jadi kurang dari 10 persen. Sementara melalui mobile banking mencapai 7,5 juta transaksi.

“Penggunaan layanan digital semakin meningkat tajam, dan diproyeksikan online travel itu juga akan naik hingga 2,5 lipat dalam beberapa tahun ke depan,” katanya.

Saat ini jumlah pengguna mobile banking Mandiri Syariah tercatat sekitar satu juta akun dari total rekening sebesar delapan juta rekening. Diharapkan hingga akhir tahun jumlahnya bisa meningkat jadi sekitar 1,2 juta pengguna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here