Kerja sama menarik baru saja ditandatangani oleh Grab Indonesia dan Pemerinta Provinsi (Pemprov) DKI hari ini, Jumat (3/1/2020). Dilansir Kontan.co.id, kerja sama ini bertujuan untuk mendukung penanggulangan bencana banjir dan pasca banjir di Provinsi DKI Jakarta.
Kerja sama strategis ini diresmikan oleh Subejo, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia.
Proses penandatanganan dilaksanakan di Balai Kota Jakarta dan disaksikan langsung oleh Gubernur DKI, Anies Baswedan. “Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua yang memilih untuk turun tangan bukan sekedar ulur tangan,” ungkap sang Gubernur.
Ia juga menyampaikan kalau tugas pemerintah bukan cuma melindungi warga, tapi juga memfasilitasi warganya yang ingin berbuat baik untuk sesama. Misi Grab yang ingin membawa dampak positif dari teknologi dan memampukan setiap orang untuk berkarya dinilai sesuai dengan program pemerintah ini.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membantu masyarakat Jakarta untuk bersama segera pulih dan siap siaga, sejalan dengan misi GrabForGood kami untuk terus membawa dampak positif teknologi bagi setiap orang.” kata Neneng.
Pihak Grab juga akan berusaha sekuat tenaga dalam hal penyampaian informasi dengan cepat dan akurat. Semua bantuan yang diberikan juga dijamin akan sampai ke pihak yang tepat dan benar-benar membutuhkan.
Dalam kerja sama ini ada beberapa teknologi Grab yang akan dimanfaatkan untuk beberapa hal seperti berikut ini:
- Penyebaran informasi terkait bencana banjir yang terjadi di wilayah DKI Jakarta sesuai dengan mekanisme teknis penyebaran informasi di aplikasi Grab.
- Penyebaran informasi terkait pemberian bantuan dan logistik terhadap korban banjir di wilayah DKI Jakarta sesuai dengan mekanisme teknis penyebaran informasi di aplikasi Grab.
Bukan cuma itu, Grab juga sedang mempersiapkan kerja sama dengan lembaga sosial untuk menyalurkan bantuan kepada korban. Semoga dengan adanya kerja sama ini segala proses penganggulangan dan penanganan banjir di Jakarta jadi lebih efektif dan efisien.














