Rumah Zakat melalui kampanye ‘Bersama Hadapi Corona’ berupaya bersama pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan berbagai macam aksi. Antara lain, edukasi PHBS di seluruh desa binaan, melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum seperti masjid, gereja, pemukiman warga, halte bis, perkantoran dan tempat umum lainnya di 730 titik di 23 provinsi.
Tak hanya itu, Rumah Zakat juga melakukan penggalangan dana untuk membantu tim medis dalam memperoleh APD (Alat Pelindung Diri) yang layak dan mendukung para petugas medis dengan memberikan bantuan makanan bergizi.



Sedangkan bagi masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat mewabahnya COVID 19 ini, Rumah Zakat juga meluncurkan sejumlah program untuk membentu mereka.
“Covid 19 ini tak hanya berdampak pada kesehatan melainkan juga pada ekonomi masyarakat, oleh karena itu untuk membantu masayarakat yang terdampak secara ekonomi kita meluncurkan beberapa program yaitu Program Bingkisan Keluarga Pra-sejahtera dan Berbagi Makanan Keluarga” kata Murni Chief Program Officer Rumah Zakat dalam siaran pers ke media.



Bingkisan Keluarga Pra-Sejahtera berupa paket sembako untuk masyarakat yang penghasilannya berkurang akibat COVID 19.
Berbagi Makanan Keluarga merupakan paket makanan siap santap yang didistribusikan di 33 provinsi. Mekanismenya, Rumah Zakat memesan paket makanan di warung nasi yang penjualannya menurun, kemudian dibagikan kepada keluarga yang penghasilannya berkurang drastis di masa wabah corona ini. Pengiriman makanan itu dilakukan lewat ojek online.
Bagi warga masyarakat atau pihak-pihak yang ingin turut serta berdonasi lewat Rumah Zakat dapat melalui link ini Rumah Zakat

Baca: TOP DIGITAL Awards 2019: Inilah 3 Bisnis Model Dari Rumah Zakat














