ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Manusia Memang Rentan, Lalu Haruskan Kita Menggunakan Asisten Digital?

Teguh Imam Suyudi
10 May 2020 | 14:00
rubrik: Business Solution
Manusia Memang Rentan, Lalu Haruskan Kita Menggunakan Asisten Digital?

Manusia Memang Rentan, Lalu Haruskan Kita Menggunakan Asisten Digital?

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak Februari 2020, pabrik CloudMinds yang berbasis di California, Amerika, telah mengirim lebih dari 100 robot ke Cina.

Banyak dari mereka dikirim ke rumah sakit, di mana XR-1 nama sang robot,  memberikan informasi kepada pasien dan membantu membimbing pengunjung ke departemen yang tepat.

Kecerdasan buatan (AI) yang dimasukkan ke dalam mesin berarti mereka dapat beroperasi sendiri. Mereka juga terhubung ke jaringan ponsel 5G terbaru, yang berarti mereka dapat bereaksi dengan sangat cepat.

“Kecepatannya yang sangat cepat dan jangkauan luas jaringan 5G menjadikannya ideal untuk XR-1, yang berinteraksi dengan berbicara, memberi isyarat, menari dan membimbing orang secara fisik,” kata presiden CloudMinds, Karl Zhao.

Menurut Wan Jun, Kepala Rumah Sakit Lapangan Wuchang di Wuhan, Cina, robot-robot itu sangat membantu. “Operasi tanpa kontak dengan menggunakan robot dan keandalan robot mendukung rumah sakit lapangan melalui masa sulit,” katanya.

Pertamina Hadirkan Robot Dalam Penangangan Pasien Covid-19 di Indonesia
Pertamina Hadirkan Robot Dalam Penangangan Pasien Covid-19 di Indonesia

Memang, hanya beberapa lusin robot tidak akan membawa perubahan besar dalam penanggulangan wabah koronavirus, tapi itu bisa menjadi tanda apa yang akan terjadi.

Kecerdasan buatan telah membuat langkah besar ke depan dalam tugas-tugas seperti memproses ucapan, yang membuat asisten digital semakin berguna.

Dr Anita Montes, dokter kandungan-ginekologi yang berbasis di North Carolina, Amerika, mengatakan aplikasi yang mendukung suara, Suki, telah menghemat “berjam-jam waktunya dalam sehari” untuk membuat catatan.

Alexa Guard, Sistem Pintar Satpam Keamanan Rumah
Alexa Guard, Sistem Pintar Satpam Keamanan Rumah

“Pembuatan grafik yang tepat sangat penting untuk perawatan pasien yang baik,” katanya.

Dia berpendapat bahwa layanan ini dapat bermanfaat bagi dokter yang menangani pasien Covid-19, dan sebagai hasilnya: “Mereka mungkin menghabiskan 12 jam mengunjungi para pasien, kemudian menghabiskan lebih banyak waktu untuk memetakan mereka, sehingga alat apa pun yang dapat memotong waktu yang dibutuhkan akan sangat membantu.”

https://www.itech.id/wp-content/uploads/2018/04/siri-ios-7-sign.jpg
Aplikasi Siri

Sampai sekarang, pengalaman kebanyakan orang tentang asisten digital hanya terbatas pada layanan yang berfokus pada rekreasi seperti Alexa buatan Amazon dan Siri dari Apple.

BACA JUGA:  Mengenal IPOT, Aplikasi Super untuk Investasi dari Indo Premier

“Penggunaan untuk bisnis sedang tumbuh, tetapi pasar asisten digital sebagian besar, saat ini, adalah perumahan,” kata Blake Kozak, seorang analis pada peneliti teknologi global Omdia.

Tetapi pekerja yang dikarantina beralih ke alat bantu AI untuk mendapatkan bantuan.

“Kami saat ini menyiapkan lebih banyak pertemuan daripada yang pernah kami lakukan sebelumnya,” kata Dennis Mortensen, kepala eksekutif dan salah satu pendiri x.ai. Perusahaan ini membuat alat penjadwalan pertemuan dengan teknologi AI yang mengirimkan email kepada peserta berisi waktu-waktu yang potensial untuk melakukan pertemuan.

“Situasi ini membuat orang beralih ke solusi perangkat lunak, dan saya ragu mereka akan kembali setelah semuanya kembali normal.”

Itu kabar baik bagi Microsoft, yang baru-baru ini mulai menghapus fitur untuk konsumennya seperti mengendalikan musik dari rangkaian keterampilan asistennya Cortana, dan berkonsentrasi pada aplikasi produktivitas pribadi seperti membacakan email dengan keras dan menjadwalkan pertemuan.

“Ada kebutuhan untuk asisten yang bisa melampaui menjawab pertanyaan atau mengatur alarm,” kata Microsoft dalam sebuah pernyataan.

“Tujuan utama kami untuk Cortana adalah menciptakan asisten yang dapat membantu Anda mendapatkan kembali waktu sepanjang hari Anda sehingga Anda dapat fokus pada hal-hal yang paling penting.”

Namun, bagi siapa saja yang ingin menggunakan asisten digital untuk meringankan beban mereka, Mortensen menyarankan memilih berbagai alat yang masing-masing melakukan satu hal dengan baik.

“Saya tidak mengharapkan satu asisten digital untuk dapat melakukan segalanya, tapi saya pikir kita akan melihat mulai melihat agen AI dipekerjakan untuk melakukan tugas yang terdefinisi dengan sangat baik dalam lima tahun ke depan,” katanya.

Solusi Chatbot AI 3Dolphins Mendukung Industri Perbankan di Indonesia
Asisten Interaktif Mandiri Syariah atau Aisyah

“Kamu mungkin perlu 10 atau 11 asisten digital untuk melakukan semua pekerjaan kecil yang harus kamu lakukan, tapi jika kita bisa membuat mereka semua berbicara satu sama lain, mereka bisa melakukan hal-hal yang benar-benar hebat.”

BACA JUGA:  LIPI Ungkap 4 Teknologi Pengelolaan Limbah Medis

Staf di spesialis AI dari perusahaan yang bernama Ipsoft, berbasis di New York, Amerika, berharap itu yang terjadi.

Perusahaan ini mengembangkan paket perangkat lunak yang dirancang untuk memenuhi peran tradisional yang dilakukan oleh orang-orang, seperti insinyur meja layanan TI.

Melalui pasar online barunya, calon majikan dapat mewawancarai asisten digital perusahaan itu yang bernama Amelia untuk memutuskan apakah mereka harus mengambil karyawan digital ataukah manusia.

Dengan biaya $ 1.800 (£ 1.460) per bulan, pemecah masalah TI mereka dapat mengatur ulang kata sandi, membuka kunci akun, dan menangani hingga 1.000 pertanyaan sebulan.

Jadi haruskah manusia khawatir tentang saingan digital yang akan datang ini?

Tentu saja tidak menurut Chloe Jessamy dari admin support dan perusahaan pemasaran digital Supportal Business Services di London, Inggris.

Perusahaannya memasok layanan, termasuk PA dan desain web, yang dilakukan oleh manusia, bukan komputer.

“Saya sama sekali tidak khawatir tentang asisten digital,” katanya.

“Klien saya menginginkan dukungan dan komunikasi langsung, yang membutuhkan sentuhan manusia. Hanya, memang ada begitu banyak otomatisasi yang dapat Anda gunakan.”

Dr. Will Venters, asisten profesor sistem informasi di London School of Economics, mendukung pandangan ini.

“Bot perlu manajemen yang cermat,” katanya.

“Mereka tidak akan mempertanyakan pekerjaan mereka, mereka tidak memiliki kompas etis, mereka tidak dapat dengan mudah menjelaskan bagaimana mereka sampai pada suatu keputusan dan mereka tidak dapat memahami bias yang mungkin mereka terapkan.”

“Lebih jauh lagi, mereka bekerja begitu cepat sehingga masalah yang mereka timbulkan dapat dengan cepat lepas kendali.”

Jadi memiliki pembantu digital mungkin membuat Anda lebih produktif, tetapi perlu diingat bahwa mereka tidak sempurna.

BACA JUGA:  Teknologi Kecerdasan Buatan Hadir di Olimpiade Paris 2024

Sumber: BBC.com

Tags: Artificial IntelligenceAsisten VirtualChatbotCovid-19Robot
Previous Post

Xiaomi Resmi Luncurkan Flagship Mi 10 di Indonesia, Harganya?

Next Post

Alasan Xiaomi Tidak Jual Flagship Mi 10 Pro ke Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto