JAKARTA, iTech – Sekian lama ditunggu-tunggu, BlackBerry Passport yang pertamakali diluncurkan di London, Toronto dan Dubai pada akhir September 2014, akhirnya hari ini (Selasa, 11/11) diperkenalkan secara resmi untuk pasar dalam negeri.
Di Indonesia, smartphone teranyar dari BlackBerry yang dikhususkan untuk menunjang produktivitas para profesional ini dibanderol dengan harga Rp 9,6 juta. Dimana untuk tahap awal ini, BlackBerry Passport dipasarkan bundling dengan operator selular XL Asiata dan Indosat.
“Kami telah mendesain Passport secara khusus untuk profesional, khususnya mereka yang menghabiskan 50% waktu bekerjanya dengan mengadalkan perangkat mobil,” kata Sivadas Ramadas, Head of Enterprise Solution BlackBerry South East Asia, saat peluncuran BlackBerry Passport tersebut.
Dan demi mendukung produktivitas penggunanya, BlackBerry Passport yang didukung dengan layar 4,5 inci touchscreen dan keyboard QWERTY pada bagian bawahnya, dibekali dengan prosesor Quad Core Snapdragon 801 dari Qualcomm dan sistem operasi BlackBerry 10.3.
Selain itu, smartphone ini juga dilengkapi dengan RAM berkapasitas 3GB, memori internal 32 GB, baterai 3450 mAh, dan kamera belakang 13 megapiksel Auto Focus 5x digital zoom dengan LED Flash, serta kamera depan 2MP dengan 3x digital zoom.
Keyboard QWERTY, yang merupakan ciri khas produk Blackberry, mengusung teknologi touch input sehingga bisa digunakan untuk scrolling, dengan hanya menyapukan jari pada deretan tombol.
Keunggulan lain, menurut Product Manager BlackBerry Indonesia, Ardo Fadhola, BlackBerry Passport juga telah dilengkapi dengan teknologi BlackBerry Blend yang membuat perangkat ini dapat dihubungkan dengan komputer atau tablet.
Dengan teknologi ini, pengguna dapat membaca dan menjawab email ataupun pesan singkat pada BlackBerry Passport melalui computer atau tablet. Tapi tentu saja, kedua perangkat itu juga harus lebih dulu men-download aplikasi BlackBerry Blend tersebut. EZA













