Bersamaan dengan Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI), Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan kementerian, lembaga dan pemerintah daerah serta perguruan tinggi serta marketplace memfasilitasi pelaku UMKM dengan keterampilan digital.
Pelatihan digital itu diselengarakan dalam bentuk Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) 2020.
Sedangkan GBBI merupakan kampanye nasional yang merupakan ajakan bagi seluruh masyarakat agar tergugah dan menyadari arti pentingnya mendahulukan konsumsi atas barang dan jasa dari dalam negeri yang tidak kalah berkualitas.
“Gerakan yang melibatkan pemerintah dan multi stakeholders ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk bangsa dalam hal ini untuk UMKM,” tegas Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo Basuki Yusuf Iskandar di Jakarta, Senin (12/10/2020).
Baca: Kembali Digelar Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy dari Kominfo
Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) 2020 diselenggarakan bekerja sama dengan Gojek Indonesia, Tokopedia dan Google.
Basuki Yusuf Iskandar menyatakan dalam pelatihan Digital Entrepreneurship Gojek, peserta akan diberikan pengetahuan bisnis digital dan keterampilan untuk mengadopsi dan mengoptimalisasi teknologi ke dalam pengembangan usaha di dunia digital.
“Pelatihan ini terdiri dari dua kelas, yang terbuka untuk umum atau Kelas Umum; dan kelas yang dikhususkan untuk pelaku/calon pelaku/peminat Bidang UMKM Kuliner atau Kelas Kuliner,” tuturnya.
Adapun bersama Tokopedia, Kementerian Kominfo menyasar pelaku UMKM saja. “Kelas Pelatihan Digital Entrepreneurship Tokopedia dikhususkan untuk pelaku UMKM yang sudah berjualan offline atau online,” tutur Kepala Badan Litbang SDM.
Sementara Pelatihan Digital Google Indonesia dibuka dua kelas untuk umum dan ibu rumah tangga. “Pelatihan Digital Entrepreneurship Google dua jenis kelas pelatihan yaitu kelas yang terbuka untuk umum (Kelas Umum) dan kelas yang dikhususkan untuk wanita yang sudah/pernah menikah (Kelas Ibu Rumah Tangga/IRT),” tutur Basuki Yusuf Iskandar.
Kepala Pusat Pengembangan dan Sertifikasi Profesi Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Hedi M. Idris menjelaskan pelatihan digital berlangsung dalam periode yang berbeda. “Untuk Pelatihan bersama Gojek durasinya dua hari. Sementara Tokopedia berlangsung selama lima hari dan Google Indonesia satu hari,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, proses pembelajaran berlangsung secara daring dalam bentuk live session dan belajar mandiri. “Peserta pelatihan akan belajar secara daring/online dalam bentuk Self-paced Learning dan Live Session bersama instruktur dari Gojek Indonesia, Tokopedia dan Google Indonesia,” tambah Hedi M. Idris.
Menurutnya, pelatihan juga terbuka untuk penyandang disabilitas. “Bagi calon peserta penyandang disabilitas dapat mendaftar pelatihan dengan menyediakan sarana dan prasarana pendukung pelatihan secara mandiri,” ungkapnya.














