Jakarta, Itech- Pemanfaatan satelit penginderaan jauh beresolusi tinggi dapat dimanfaatkan oleh berbagai intansi terkait untuk berbagai kebutuhan di bidang pertanian, kehutanan, maritim, pemetaan, dan mitigasi bencana.
Penyediaaan data penginderaan jauh beresolusi tinggi tersebut disediakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dalam upaya melaksanakan UU No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan. “Dalam undang-undang tersebut, Lapan memiliki tugas untuk menyediakan data penginderaan jauh bagi seluruh instansi pemerintah,” ungkap Kepala Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh Lapan, Dedi Irawadi, dalam Focus Group Discussion (FGD) mengenai pemanfaatan satelit penginderaan jauh beresolusi tinggi untuk berbagai kebutuhan yang diadakan Airbus Defense and Space (ADS) dan LAPAN, di Ruang Training Kedeputian Penginderaan Jauh Lapan, Pekayon, Jakarta Timur, Rabu (25/2).
Dedy mencontoh, pemanfaatan data penginderaan jauh beresolusi tinggi di bidang pertanian.Menurutnya,dengan satelit penginderaan jauh tersebut,dapat mempredikasi jumlah panen padi dan tentunya dapat memperkirakan adanya kekurangan ataupun surplus hasil panen padi.”Sehingga pemanfaatan satelit ini dapat mengamati fase masa tumbuh padi serta dapat diketahui usia tanaman padi sehingga dapat diprediksi waktu panen raya padi tersebut,” jelas Dedy.
Dipaparkan, pertama, Bidang maritim, akan membantu dalam pendeteksian keberadaan terumbu karang termasuk upaya pelestarian dan pemanfaatannya sebagai potensi pariwisata. Kedua, Bidang mitigasi bencana akan memberikan gambaran mengenai kondisi sebelum dan sesudah bencana serta membantu dalam upaya pemulihan daerah pasca bencana. Ketiga, Bidang pemetaan, membantu memberikan data untuk peta dengan skala dibawah 1:5000.Cara yang paling cepat untuk menyediakan peta tersebut yaitu dengan pemetaan melalui satelit.
Belum lagi, untuk bidang Pertanian, akan memantau pertumbuhan padi mulai dari fase tanam hingga fase panen.elain itu, data tersebut juga untuk memetakan keberadaan dan luas sawah serta kebutuhan irigasi di wilayah Indonesia. Dengan demikian, data penginderaan jauh beresolusi tinggi tersebut dapat mempermudah dan mempercepat pengumpulan data bagi kebutuhan pertanian.













