Jakarta, ItWorks- Website Kemendesa sebagai jendela informasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) terus tingkatkan keandalannya melalui inovasi dan penambahan aplikasi baru. Salah satunya aplikasi Sistem Informasi Publik dan Penanganan Pengaduan Masyarakat Terpadu (Sipemandu) Desa yang sangat bermanfaat bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Dibangun oleh tim internal dan mulai diimplementasikan sejak 2015, website Kemendesa terus diperluat dengan aplikasi dan fitur baru secara terpusat dan terintegrasi. Sehingga masyarakat bisa makin mudah mendapatkan data dan informasi terkait pembangunan dan kemajuan desa maupun daerah transmigrasi di Tanah Air. Pengembangan website yang juga sejalan dengan upaya Kemendesa PDTT mewujudkan sistem pemerintah berbasis teknologi informasi dan komunikasi, sesuai Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau dikenal jugacdengan istilah E-gov (Electronic Government).
“Sebagai bagian dari upaya peningkatan transformasi digital, portal website kemendesa sebagai jendela informasi kami, juga terus ditambah dengan inovasi aplikasi dan fitur baru. Sehingga dalam perkembangannya, website ini tidak hanya sebagai sumber informasi, namun juga sebagai sarana komunikasi interaktif dengan masyarakat. Sehingga fungsi dan peran website menjadi dua arah. Salah satu inovasi baru yang kita lakukan yakni aplikasi Sipemandu yang mulai diimplementasikan tahun 2019. Melalui fitur ini, masyarakat bisa menyampaikan laporan dan pengaduan ke kami dari mana pun secara online. Pengaduan bisa melalui media sosial, call center, dan SMS, sehingga kami juga bisa cepat menindaklanjutinya. Bahkan masyarakat juga bisa melihat sejauh mana tindak lanjut atas laporan tersebut. Jadi sistem IT (Information Technology) ini, ke depan akan jadi ujung tombak,” ungkap Adip Riadi S.Kom, Analis Pengelola Sistem dan Informasi dan Widya Amalia ST, Pranata Komputer Kemendesa PDTT, saat Presentasi dan Wawancara Penjurian “Top Digital Awards 2020” secara virtual yang dihelat Majalah ItWorks bekerjasama dengan Konsultan Independent, dan didukung sejumlah Asosiasi TI & TELCO Indonesia, (3/12), di Jakarta.
Ditambahkan, melalui pengembangan aplikasi di website yang kian dinamis, diharapkan akan diperoleh aliran informasi yang optimal antara pemerintah-masyarakat, dan sebaliknya. Sehingga terbangun kedekatan yang makin erat dengan masyarakat, termasuk sebagai penyambung aspirasinya. Dengan adanya website yang bisa menjembatani komunikasi dua arah ini, juga mampu meningkatkan efesiensi dan efektifitas penyelenggaraan dan tugas-tugas kepemerintahan, dalam hal ini Kemendesa PDTT.
“Dengan adaanya fitur baru Sipemandu, Website Kemendesa kini bukan sekadar menjadi wadah informasi, namun juga menjadi jembatan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi ke pemerintah. Apalagi juga ada inovasi baru, sehingga lebih user interface dan mudah di akses. Sipemandu Desa menjadi salah satu fitur unggulan yang banyak dimanfaatkan, terutama pengaduan dan permintaan informasi, termasuk terkait pandemi Covid-19 ini. Misalnya pengaduan terkait BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa dan lainnya. Melalui fitur ini, transparansi juga bisa terus terbangun sekaligus untuk lebih mendekatkan layanan masyarakat,” ujar Adip Riadi di hadapan tim juri yang terdiri Garuda Sugardo (Dewan TIK Nasional), Febrizal Effendi (Aspiluki-Kadin), dan Tendri Supriatno (Konsultan CSR).

Selain aplikasi Sipemandu Desa, juga terdapat aplikasi pendukung lainnya, seperti Indeks Desa Membangun (IDM) dan Sistem Informasi Pembangunan Desa (SIPEDE) yang dinilai sangat membanggakan pemanfaatannya dikarenakan dapat menyediakan data mengenai atau seputar desa yang terupdate. Indikator IDM mencakup aspek sosial, ekonomi, dan ekologi yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan Desa untuk mensejahterakan kehidupan Desa.
Aplikasi IDM juga menjadi enabler untuk memotret perkembangan kemandirian Desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa. Demikian juga aplikasi SIPEDE yang dapat mendukung upaya sebagai pemetaan pemantauan pembangunan Desa dan penggunaan dana desa secara digital. Melalui aplikasi ini, secara berkala Menteri Desa bisa memantau perkembangannya, sehingga bisa melakukan tindak lanjut sesuai perkembangan dan dinamika yang bersangkutan.
Sedangkan untuk layanan dan pengawasan di daerah transmigran, terdapat aplikasi SIPUKAT (Sistem Informasi Peta Terpadu Kawasan Transmigrasi). Aplikasi digital ini sangat bermaanafaat untuk mendukung pengelolaan berbagai data informasi di kawasan transmigrasi berbasis teknologi Web GIS (Geographic Information System).
Di tengah pandemi Covid-19, Kemendesa PDTT melalui Pusat Data dan Informasi, juga melakukan inovasi-inovasi baru lainnya berbasis digital, baik mendukungn kinerja pegawai maupun dalam kaitan hubungan masyarakat. Untuk memudahkan pegawai melakukan aktivitas, diantaranya dikembangkan absensi mobile (E-Absensi). Aplikasi ini memudahkan pegawai saat finger print atau absensi manual sedang tidak dapat digunakan. Dalam kaitan ini juga dikembangkan aplikasi digital untuk mendukung Work From Home (WfH)atau Work by Virtual Tools. Di antaranya dengan membangun Video Conference (Online Meeting), penguatan jaaringan internet, IT security, dan lainnya.
Sedangkan khusus terkait Covid-19, juga disediakan link dengan menambah google form kuesioner resiko covid-19 di website. Terutama untuk mendukung sistem pengontrolan data pegawai dalam mencegah penyebaran Covid-19. Sehingga jika ada pegawai yang terindikasi terkena virus ini, bisa dilakukan tindakan lebih cepat. Manfaat atau dampak untuk instansi, mencegah penyebaran Covid-19.
Melalui berbagai strategi inovasi berbasis didighat ini, layanan dan operasional Kemendesa PDTT di tengah pandemi Covid-19, tetap bisa berjalan optimal. Sedangkan aktivitas umum instansi ini, yakni menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pembangunan desa dan kawasan perdesaan, pemberdayaan masyarakat desa, percepatan pembangunan daerah tertinggal, dan transmigasi. (AC)














