Jakarta, ItWorks- Perusahaan beauty-tech – Social Bella hari ini (5/5), mengumumkan pendanaan terbarunya senilai Rp 818 miliar dari empat investor yang dipimpin L Catterton, perusahaan investasi dan pengelola dana (private equity firm) yang berpusat di Amerika Serikat. Pendanaan ini merupakan investasi pertama L Catterton di Indonesia yang akan digunakan Social Bella untuk perluas ekosistem bisnis kecantikannya di Asia Tenggara.
Para investor yang dipimpin L Catterton, yakni Indies Capital, East Ventures dan Jungle Ventures yang diantaranya akan digunakan menghadirkan inovasi berbasis teknologi, serta produk beauty-tech untuk pelanggan di Indonesia, Vietnam dan wilayah-wilayah lainnya.
“Tahun 2020 merupakan tahun yang sulit bagi kita semua. Akibat pandemi, kesehatan dan mobilitas masyarakat sangat terdampak. Di tengah semua tantangan tersebut, kami sangat bangga melihat upaya konsisten tim Social Bella untuk menghadirkan layanan omnichannel terbaik untuk pelanggan kami. Kami akan terus meningkatkan layanan kami dengan mengedepankan aspek kepercayaan, kenyamanan dan kurasi produk terbaik dari Social Bella untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Kerjasama dan investasi dari L Catterton, Indies Capital, East Ventures dan Jungle Ventures akan mendorong kapabilitas kami dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi terdepan serta produk-produk terbaik bagi pelanggan kami di Indonesia, Vietnam dan wilayah-wilayah lainnya,” ujar President dan Co-founder Social Bella, Christopher Madiam dalam siaran persnya (5/5), di Jakarta.
Sementara itu, Yock Siong Tee, Principal di L Catterton and Investment Lead for Southeast Asia, menyatakan, inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Sociolla mampu memuaskan baik konsumen serta brand principal secara seimbang. “Kami sangat senang untuk bekerja sama dengan tim yang telah menunjukkan rekam jejak luar biasa dalam membantu berbagai brand kecantikan tumbuh berkembang dengan pesat di Indonesia dan menjadi platform kecantikan dengan skala besar. Kami tidak sabar untuk mendukung Sociolla pada tahap pertumbuhan berikutnya,” ujarnya.
Social Bella juga menyambut baik kerjasama dengan Indies Capital yang menjadi salah satu investor baru di putaran pendanaan kali ini. Indies Capital merupakan manajer investasi multi aset alternatif terdepan dengan spesialisasi di investasi private credit untuk kawasan Asia Tenggara. Dalam beberapa tahun belakangan Indies Capital secara aktif berkecimpung di ekonomi baru dan growth equity.
Sebelumnya, Social Bella telah mendapatkan pendanaan dari investor terkemuka termasuk Temasek yang berpusat Singapura, Pavilion Capital dan Jungle Ventures. Di tengah tantangan pandemi Social Bella tetap mampu merealisasikan dan mengembangkan konsep omnichannel-nya dengan impresif. Tahun lalu, perusahaan telah mengembangkan bisnis B2C-nya, Sociolla, ke Vietnam dan kini telah membuka 21 toko omnichannel di 9 kota di Indonesia dan 1 di kota Ho Chi Minh, Vietnam. (AC)














