Dukungan dan tanggapan positif atas bergabungnya Gojek dan Tokopedia yang baru saja membentuk Grup GoTo, terus mengalir dari berbagai kalangan. GoTo akan menaungi layanan e-commerce, transportasi dan pengiriman barang, serta finansial. Layanan dari Tokopedia, Gojek dan dompet digital GoPay kini berada di bawah naungan Grup GoTo.
Kali ini, Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi, dalam keterangan pers, 19/05/2021, mengharapkan merger Gojek dan Tokopedia bisa memberikan dampak yang positif bagi kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah maupun ultra mikro di Indonesia.
Menurutnya, Kominfo melihat penggabungan dua perusahaan ini merupakan salah satu titik penting dalam pengembangan ekosistem digital di Indonesia.
“Upaya merger ini diharapkan tetap berfokus pada aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat Indonesia, khususnya pengembangan UMKM dan UMi lokal.”
“Merger ini juga menunjukkan posisi Indonesia sebagai negara yang mampu memanfaatkan peluang besar di tengah pandemi COVID-19 melalui pemanfaatan teknologi digital,” tegas Dedy.
Baca: Kolaborasi Bisnis GoTo Diharapkan Ciptakan Efisiensi Layanan UMKM
Sebagai regulator terkait teknologi digital, Kominfo berkomitmen terus mendorong upaya percepatan transformasi digital yaitu dengan memastikan tata kelola data, pengendalian konten digital, pengembangan literasi digital dan talenta digital, serta pemerataan infrastruktur digital.
“”Pembangunan infrastruktur telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia merupakan salah satu usaha pemerintah untuk mendorong pelaku UMKM dan wisata berpindah dari ruang fisik ke ruang digital,” jelasnya.
Sampai akhir tahun 2020, Kominfo mencatat sekitar 3 juta UMKM yang onboarding atau berjualan di platform online.
“Bahkan, Kominfo berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan mengadakan Hari Bangga Buatan Indonesia dengan tema “Semakin Bangga Buatan Indonesia”, pada 5 hingga 13 Mei 2021.
“BBI merupakan salah satu tindak lanjut dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang diadakan tahun lalu untuk mendorong penggunaan produk buatan lokal,” ungkap Dedy.
Pada Hari Bangga Buatan Indonesia, bekerja sama dengan Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA), diberikan promosi belanja produk dari UMKM lokal.














