Diperkirakan di tahun 2025, 75 persen data yang dihasilkan perusahaan akan diproses dengan edge. Pandemi global telah menjadi katalisator transformasi digital dan mempercepat kebutuhan akan edge di berbagai tingkat dalam perusahaan sebagai solusi baru operasional dan penjualan yang diperkenalkan di pasar global.
Aplikasi komputasi edge berjumlah banyak dan berkembang sangat pesat. Para pengecer menerapkan pembayaran otomatis dan signage dinamis, memantau keramaian toko secara real-time, inventarisasi, dan pengemasan.
Pabrik semakin membuat otomatisasi untuk proses perakitan, memprediksi keamanan dan memanfaatkan kamera pintar untuk inspeksi keselamatan dan kualitas produksi.
Industri healthcare beralih ke komputasi edge untuk memantau pasien jarak jauh dan integrasi menyeluruh dari perangkat medis yang dimiliki.
Dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan kekuatan wawasan dan real-time di seluruh industri, kebutuhan akan edge menjadi lebih penting dan kompleks dari sebelumnya.
Survei Lenovo pada bulan Desember 2020 terhadap eksekutif dan manajer Teknologi Informasi mengungkap bahwa solusi komputasi edge merupakan prioritas utama dan perlu dilaksanakan penerapannya secara cepat.
Menurut hasil survei, 59 persen responden dari penelitian menyatakan mereka “ingin menerapkan solusi komputasi edge baru dalam 6 bulan ke depan”, serta 82 persen responden menyatakan bahwa “pengumpulan dan analisis data secara real-time dari solusi Edge yang paling memberikan pengaruh besar pada bisnis mereka”.
Baca: Inilah Rangkaian Lenovo ThinkBook Gen 2 yang Baru Diluncurkan di Pasar Indonesia
Solusi Lenovo Memberi Keunggulan kepada Pelanggan
Komitmen yang tinggi terhadap inovasi berkelanjutan, mengukuhkan kepemimpinan Lenovo sebagai produsen PC global untuk memiliki fondasi roadmap produk teknologi terdepan yang solid.
Portofolio perangkat ThinkEdge Lenovo memberi perusahaan fleksibilitas untuk menentukan apa yang mereka butuhkan saat ini dengan kemampuan yang mencakup kapasitas pertumbuhan kebutuhan komputasi perusahaan di masa depan.
“Komputasi edge adalah infrastruktur penting untuk transformasi cerdas dalam perusahaan,” kata Jon Pershke, wakil presiden Strategy and Emerging Business for Lenovo’s Intelligent Devices Group, dalam siaran pers yang diterima Redaksi It Works, 31/05/2021.
Portofolio ThinkEdge didukung oleh sekelompok penyedia perangkat lunak terkemuka di industri, OEM, dan integrator sistem yang terus berkembang agar dapat menghadirkan perangkat yang akan menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem IT perusahaan secara keseluruhan. Partner ThinkEdge Certified Solutions mencakup Telit, IMS Evolve, Software AG, dan banyak lagi.
Perangkat ThinkEdge siap dikombinasikan dengan solusi untuk mempercepat penetrasi ke pasar dan meningkatkan efisiensi bagi OEM. Lenovo, melalui bisnis Solusi OEM, menyediakan perangkat keras dan layanan yang aman dan andal untuk peralatan yang dibuat khusus dan memberikan jawaban akan masalah teknologi di industri.
Baca: Rangkaian Lenovo ThinkBook Gen 2 Hadir di Indonesia, Dukung Pekerja Profesional Modern














