Jakarta, ItWorks- Belakangan ini, Bea Cukai gencar melaksanakan program customs visit customer (CVC). Tak hanya bertujuan memberikan asistensi kepada para pengguna jasa, namun di sisi lain juga sebagai media pengawasan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jasa.
“Ada banyak manfaatnya. Lewat program CVC, Bea Cukai tidak hanya melakukan asistensi, tetapi juga berupaya mengetahui proses bisnis dari para pengguna jasa lebih dalam, sehingga jika ada kendala bisa dibantu solusinya. Selain itu kegiatan CVC dilakukan untuk memantau kepatuhan para pengguna jasa terkait kepabeanan dan hal regulasi terkait lainnya,” ungkap Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Bea Cukai, Sudiro dirilis melalui portal web Bea Cukai (24/6/2021), di Jakarta.
Kegiatan CVC ini dilakukan serentak di berbagai wilayah oleh jajaran Bea Cukai setempat. Kali ini di antaranya dilakukan oleh Bea Cukai Bitung yang mengunjungi PT Sinar Pure Foods International. Dalam kunjungannya, Bea Cukai Bitung melakukan pemeriksaan terhadap stock opname, melakukan spot check, serta memeriksa IT Inventory yang merupakan salah satu persyaratan penyelenggaraan kawasan berikat.
Selain itu, untuk menggali potensi para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Kotabaru, Bea Cukai Kotabaru melakukan kunjungan ke salah satu perusahaan di sana. Meskipun di tengah pandemi Covid-19, kegiatan ekonomi dengan produksi berupa komoditas hasil kelautan dan perikanan masih dapat berjalan di Kotabaru.
Di wilayah Sumatera Utara, Bea Cukai Belawan memberikan asistensi kepada PT Leong Hup Jayaindo. Dalam pelaksanaan CVC kali ini dilakukan diskusi dan sharing session terkait kegiatan ekspor impor melalui Pelabuhan Belawan.
Dalam kesempatan tersebut Bea Cukai Belawan juga melihat proses bisnis perusahaan mulai dari pengolahan bahan baku, proses produksi, pemasaran dan kegiatan ekspor yang dilakukan perusahaan. Tidak hanya itu, di kesempatan yang sama Bea Cukai juga menyampaikan upaya pengendalian gratifikasi sebagai langkah menuju zona integritas di Bea Cukai Belawan. (AC)














