Infinix merupakan brand smartphone global yang mulai menapaki bisnisnya di Indonesia sejak tahun 2015 lalu. Di tengah persaingan yang kian ketat, Infinix terus mengukuhkan kiprahnya hingga saat ini. Bahkan, perusahaan dari Transsion Holdings yang berbasis di Hong Kong ini terus mengalami tren peningkatan penjualan.
Seperti dikatakan, Sergio Ticoalu, selaku Country Manager Marketing Infinix Mobile Indonesia, secara global tren penjualan smartphone Infinix meningkat.
“Dari tahun 2018 sampai 2020 kemarin, kita secara global increase (meningkat) kurang lebih 160 persen. Dan ini sangat-sangat berperan besar juga di pasar Indonesia, karena Infinix di Indonesia juga dari tahun 2018 kita mulai growth,” kata Sergio di acara media yang digelar secara online hari ini (16/9).
Peningkatan penjualan smartphone Infinix di Indonesia, bisa dikatakan tidak lepas dari upaya Infinix yang sangat agresif menggarap pasar online. Dalam hal ini, Sergio mengatakan bahwa Infinix banyak melakukankolaborasi dengan sejumlah e-commerce, seperti Lazada, Shopee, JD.ID. “Dan banyak produk-produk kita yang bisa diterima dengan baik di market online,” ungkapnya.
Tidak hanya lewat channel pemasaran online, Sergio menegaskan bahwa sekarang penetrasi Infinix di channel offline juga lumayan. Sebagaimana diketahui, sampai saat ini Infinix sudah memiliki kurang lebih 108 stores di seluruh Indonesia. Pun dengan layanan service centernya di mana Infinix juga dikatakan sudah cukup kuat untuk hal tersebut.
“Kita sudah punya after sales kita sudah cukup kuat di Indonesia lewat Carlcare yang kita punya. Jadi, intinya dari segi online dan offline Infinix sendiri sudah sangat agresif di market dan kita ingin menunjukkan komitmen kita untuk bisnis smartphone di Indonesia,” pungkas Sergio.














