ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2021: Lewat SeBalik, DPKUKM Banyuasin Berkontribusi Untuk Pemulihan Ekonomi

redaksi
29 October 2021 | 06:00
rubrik: Digital, E-Gov, Event
TOP Digital Awards 2021: Lewat SeBalik, DPKUKM Banyuasin Berkontribusi Untuk Pemulihan Ekonomi

Wawancara Penjurian Top Digital Awards 2021:Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyuasin.

Share on FacebookShare on Twitter

Reporter: Busthomy Asyari

Editor: Ahmad Churry

Jakarta, – Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan terus berinovasi di tengah pandemi Covid-19. Salah satu caranya melalui pengembangan solusi IT dengan nama SeBalik Banyuasin.

Menurut Ir. Erwin Ibrahin, ST, MM, MBA, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kab. Banyuasin, SeBalik merupakan akronim dari Sistem Basis Data Pemulihan Ekonomi Kerakyatan, Industri dan Koperasi Banyuasin. Dengan adanya sistem basis data yang dikembangkan tahun 2021 ini, pihaknya turut membantu pemerintah dalam program pemulihan ekonomi di daerah tersebut.

“Sistem basis data SeBalik ini kami ambil dari salah satu desa di Kabupaten Banyuasin, namanya Sebalik. Jadi ini sebagai platform basis data yang bisa digunakan oleh pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan yang tepat dalam menggenjot perekonomian di sini. Dan terbukti berhasil. Di saat daerah lain masih banyak yang terkontraksi, perekonomian kami sudah bertumbuh di tahun ini,” terang Erwin .

Paparan Erwin ini disampaikan dalam sesi wawancara penjurian TOP Digital Awards 2021 yang digelar Majalah IT Work. Proses penjurian sendiri dilakukan secara virtual oleh juri-juri yang kompeten di bidangnya, pada Selasa (26/10/2021). Dinas PKUKM Kabupaten Banyuasin sendiri menjadi salah satu peserta yang terpilih dalam proses penjurian TOP Digital Awards di tahun 2021 ini.


Diterangkan Erwin, deskripsi sistem sendiri merupakan portal WebGIS DPKUKM Banyuasin yang dibangun dengan platform ESRI hasil kerja sama dengan Universitas IGM Palembang. Portal ini dibangun terdiri atas 3 bagian besar antara lain Web Map Services (WMS), Aplikasi Desktop (dapur pemrosesan) dan Aplikasi Web dan Mobile. Portal berperan sebagai hub yang menghubungkan fungsi ketiganya.

“Web Map Service ini dimanfaatkan sebagai sumber data dasar geospasial, Aplikasi Desktop dimanfaatkan sebagai wadah manajemen data dan Aplikasi web dan Mobile dimanfaatkan sebagai layanan atau wadah untuk penyebarluasan informasi, controlling, analisis dan pengambilan keputusan,” dia menerangkan.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: RUN System, Penyedia Solusi ERP Sukses Asal Indonesia, Melenggang di Lantai Bursa

Dalam hal ini, kembali dia melanjutkan, webGIS yang disusun berperan sebagai Portal yang diakses oleh client/pengguna dan didukung dengan ketersediaan data dan informasi dari Geodatabase melalui Hosting Server. “Jadi melalui WebGIS yang terbangun, memungkinkan kegiatan berbagi pakai data dan informasi koperasi, UKM, IKM, pasar dan perdagangan dengan mudah untuk berbagai kegiatan seperti pengaturan dan pembaharuan data, berbagai data dan informasi, serta monitoring dan evaluasi (analisis, pemodelan dan ekplorasi data,” kata Erwin.

Manfaat SeBalik

Aplikasi ini diklaim dia memiliki banyak manfaat dan dampak terhadap instansi Kabupaten Banyuasin. Menurutnya, dengan adanya aplikasi ini menjadikan penyajian data lebih detail dan lebih komprehensif dalam memudahkan Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk melakukan intervensi kebijakan, baik kebijakan pembangunan infrastruktur, perekonomian, sosial budaya, sumber daya manusia dan pemukiman wilayah sehingga mampu meningkatkan produktivitas perekonomian kerakyatan skala kecil, menengah, dan besar.

Sehingga, lanjutnya, melalui intervensi kebijakan yang tepat sasaran ini dapat meningkatkan kualitas pembangunan, pemberdayaan dan pengelolaan berbagai bidang yang ditunjukan dengan sebaran strategi kebijakan fiskal langsung pada titik lokasi yang disajikan pada objek pelaku ekonomi kerakyatan by name by address sesuai dengan data yang telah ditetapkan.

“Selain itu, penyaluran program bantuan produktif di dalam pemulihan ekonomi nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten tidak tumpang tindih bahkan saling mendukung yang menjadikan efisiensi anggaran secara optimal dan menumbuhkan efektivitas layanan,” cerita dia.

Apalagi salah satu indikator keberhasilan pembangunan dapat dilihat dari capaian Indeks Desa Membangun (IDM). Dan IDM ini memiliki tiga indikator utama yaitu: pertama, Indikator Ketahanan Ekonomi (IKE); kedua, Indikator Ketahanan Lingkungan (IKL); ketiga, Indikator Ketahanan Sosial (IKS). Dan dari ketiga indikator utama tersebut terdapat 54 sub indicator yang dihitung di setiap desa tersebar di wilayah kabupaten Banyuasin. Nantinya, hasil perhitungan IDM itu menghasilkan 5 level capaian pembangunan dari desa yaitu: 1. Desa Mandiri; 2. Desa Maju; 3. Desa Berkembang; 4. Desa Tertinggal; 5. Desa Sangat Tertinggal.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: Disnakerin Kota Tegal Wujudkan Digitalisasi dengan Spirit Inovasi Tiada Henti

“Jadi, dengan inovasi aplikasi ini memudahkan pengambil kebijakan yaitu Bupati Banyuasin dapat mengambil langkah-langkah strategis di dalam pencapaian target kinerja daerah berdasarkan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Banyuasin sesuai dengan tenggat waktu yang tertuang di dalam RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) secara terukur, terarah, dan akuantabel,” tutur dia.

Dengan adanya aplikasi basis data yang terukur ini, dia berharap geliat pelaku usaha di Kabupaten ‘Lumbung Pangan’ ini semakin tinggi. Maklum saja kendati kabupaten ini penghasil banyak komoditas namun nilai perdagangannya masih defisit. Saat ini, kata Erwin, kontribusi sektor industri terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masih minus Rp21 miliar.

“Dengan kata lain barang yang masuk dari luar daerah masih cukup banyak ketimbang barang yang diproduksi sendiri. Celah masuknya memang banyak, karena kita ada pelabuhan. Untuk itu, yang paling penting menjadikan masyarakat Banyuasin semakin produktif, bahkan bisa memproduksi produk spesifikasi ekspor,” kata dia dengan menambahkan sektor yang paling dominan adalah sektor pertanian dan perkebunan.

Namun begitu, selama ini yang belum optimal pemanfaatan komoditas di sana adalah sabut kelapa. Padahal, Banyuasin merupakan penghasil kelapa terbesar di Sumatera, tapi sabut kelapanya masih tidak ada nilai, berserakan di jalanan.
“Padahal, sabut kelapa bisa menjadi bahan baku tekstil dan ini diburu oleh Korea, China, dan Jepang. Kita belum bisa oleh menjadi barang bernilai. Untuk itu, kami sudah kerja sama untuk membangun sentra industri pengolahan sabut kelapa senilai Rp25 miliar,” ujarnya.


Keberhasilan Implementasi SPBE

Melalui aplikasi SeBalik ini, Erwin yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kab. Banyuasin itu menyebutkan, adanya inovasi yang dikembangkan pihaknya itu bukti keberhasilan implementasi Sitem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: SPBE Jadi Andalan Pemkab Sukoharjo untuk Berikan Layanan Masyarakat

Pasalnya, jelas dia, peningkatan kualitas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah serta Industri Kecil Menengah, Pasar dan Perdagangan itu supaya mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional diperlukan pendataan yang akurat, terkini dan mudah diakses oleh para pihak yang berkepentingan. Sehingga aplikasi ini sudah mewujudkan SPBE itu.

“Jadi, untuk memperoleh data Koperasi, UKM, IKM, Pasar dan Perdagangan yang akurat, terpercaya, terkini dan mudah diakses, perlu diwujudkan melalui pengembangan sistem informasi Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Industri Kecil Menengah, Pasar dan Perdagangan yang terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi, yakni SeBalik itu,” terangnya.

Ditambahkan, sesuai tuntutan kemajuan teknologi, maka informasi sekarang ini tidak cukup hanya disajikan dalam bentuk data dan tabel, namun juga harus disajikan secara spasial. Informasi spasial merupakan informasi yang berhubungan dengan lokasi geografis, dimensi atau ukuran. Sehingga, pimpinan OPD Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Banyuasin mendorong untuk melakukan pengembangan Portal Layanan Perdagangan, Koperasi, UKM dan IKM berbasi GIS yang selanjutnya disebut dengan Portal WebGIS DPKUKM Banyuasin.

“Nantinya, output yang diharapkan antara lain tersedianya WebGIS Koperasi, UKM, IKM, Pasar dan Perdagangan Kabupaten Banyuasin. Hadirnya WebGIS ini diharapkan mampu mendorong keterbukaan informasi terhadap publik untuk mengakses informasi sebaran Koperasi, UKM, IKM, Pasar dan Perdagangan di Kabupaten Banyuasin,” pungkas dia.

Tags: Kabupaten BanyuasinTOP Digital Awards 2021
Previous Post

Puncak Harkonas 2021: Mendag Berikan Penghargaan Daerah Peduli Konsumen

Next Post

TOP Digital Awards 2021: Xynexis dan Tekadnya Jadi Pemain Dominan di Ranah Keamanan Siber

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Rilis NOTE 60 Ultra, NOTE 60 Pro Pininfarina Edition dan NOTE 60 Pro Eksklusif Yuna Gift Box

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anker Pamer Solix, Gardu Listrik Berjalan yang Bisa Isi Kendaraan Listrik di Summarecon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto