Masa pandemi tidak menghalangi Argo Asia Network untuk terus bertumbuh. Hal ini dibuktikannya, selama masa pandemi full service agency ini berhasil menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan besar di Indonesia.
Datangnya pandemi ini memang membawa tantangan, yaitu adanya disrupsi marketing atau digital impact sehingga tingkat konsumsi waktu masyarakat beralih ke ranah digital. Oleh sebab itu, adanya perubahan yang signifikan dari ranah konvensional ke digital tersebut membuat agensi-agensi kreatif harus beradaptasi untuk terus bertahan.
Argo Asia Network pun berusaha memberikan layanan terbaik di berbagai medium sebagai standar layanan baru untuk memperkenalkan berbagai services yang dimilikinya. Salah satunya, dengan turut menjadi media partner ajang perhelatan besar The 8th Annual Indonesia Economic Forum (IEF) 2021 yang mengusung tema The Tech Revolution: Breakthrough Ideas That Will Shape Indonesia.
Shoeb Kagda selaku Founder dan CEO Indonesia Economic Forum mengatakan bahwa Indonesia Economic Forum bangga dapat bekerja sama dengan Argo Asia Network sebagai media partner ajang tersebut.
Baca: Kominfo Ajak Investor Kembangkan Digital Ekonomi
“Selama delapan tahun terakhir, Indonesia Economic Forum telah tumbuh menjadi forum terdepan yang menyatukan semua pemangku kepentingan untuk menemukan solusi yang mendorong pertumbuhan dan kemajuan bangsa kita,” ujarnya dalam keterangan resminya, di Jakarta, 15/11/2021.
Acara ini membahas digital ekonomi yang merupakan salah satu agenda dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menuju Indonesia 4.0. IEF 2021 yang akan dihadiri oleh para CEO, Managing Director, Pemerintahan, Duta Besar dan beberapa founders dari berbagai bidang teknologi ini, memberikan peluang untuk memperluas jangkauan dan kerjasama.
David Christ selaku CEO Argo Asia Network mengatakan memang ada perubahan strategi dalam menjawab tantangan di masa pandemi “Peningkatan digitalisasi yang begitu pesat ternyata mampu menciptakan peluang baru. Sebagai full service agency, kami berkomitmen mendukung akselerasi digital di seluruh lini untuk membantu pengembangan ekosistem digital klien dan partner melalui service yang kami miliki ,” tekadnya.
Baca: Produktivitas Ekonomi Digital Indonesia di tahun 2025 Bisa Tumbuh Jadi USD124 Miliar














