Reporter: Teguh IS.
Sesuai dengan visinya yaitu mewujudkan konektivitas nasional yang handal, berdaya saing, dan memberikan nilai tambah, maka Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memiliki peran yang strategis dalam pembangunan di Tanah Air.
Untuk mewujudkan visinya tersebut, kementerian ini memiliki 3 aktivitas umum: melaksanakan penatakelolaan transportasi; melakukan pembangunan infrastruktur, sarana, dan SDM transportasi; dan elakukan pengoperasian sarana dan prasarana transportasi untuk kepentingan publik (perintis, subsidi).
Dalam menjalankan ketiga aktivitasnya itu, Kemenhub telah memanfaatkan dukungan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) yang dijalankan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi. Unit TIK ini menjalankan 3 aktivitas umum: melaksanakan penatakelolaan pelaksanaan kegiatan TIK Kemenhub; membangun dan mengoperasikan fasilitas TIK di lingkungan Kemenhub; dan melaksanakan pengembangan SDM TIK Kemenhub.
Demikian disampaikan Tim Pustikom Kemenhub saat sesi Penjurian TOP Digital Awards 2021, secara online, Rabu 17/11/2021. Hadir dari Pustikom dalam sesi ini Kepala Pustikom Captain Avirianto didampingi sejumlah staf Pustikom: Resly, Imam Sonny, Adi Pracoyo, Panuju D. Sasongko, Adhitya Bagus, Dandi, Erick Johannes, dan Nasution.
Pemanfaatan TIK di Kemenhub
Kepada dewan juri, disampaikan bahwa pemanfaatan TIK Kemenhub itu telah mendapat apresiasi yang positif dari pelaku transportasi nasional( darat, laut, udara, dan kereta api), masyarakat sebagai pengguna, dan pemangku kepentingan lainnya.
Salah satu capaian positif Kemenhub yaitu dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang merupakan salah satu program pemerintah.
Pengukuran tingkat Maturitas SPBE Kemenhub yang dilakukan KemenPAN RB menunjukan indeks nilai SPBE yang meningkat dari 3,71 di tahun 2018 menjadi 4,31 (Memuaskan) di tahun 2019. “Indeks nilai 4,31 merupakan tertinggi kedua setelah Kementerian Keuangan,” ungkap Resly.
Sebagai informasi, Pengukuran tingkat Maturitas SPBE merupakan kegiatan KemenPAN RB untuk melakukan sebuah penilaian yang digunakan untuk mengukur kemajuan pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.
Baca: Mulai 28 Agustus Kemenhub Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di Seluruh Moda Transportasi
Implementasi TIK Strategis tahun 2021
Dan di tahun 2021 ini, ada sejumlah pemanfaatan TIK oleh Kemenhub yang bernilai strategis, jelas Imam Sonny, “Pertama, dalam Dukungan Penanganan Pandemi. Kami telah membangun sistem perekaman data vaksinasi pegawai dan mitra Kemenhub; membangun sistem pengelolaan instalasi isolasi terpusat di lingkungan Kemenhub;dan mengkoordinasikan penerapan Sistem PeduliLindungi di sektor transportasi.”
“Kami juga meningkatkan kolaborasi dengan Kementerian dan Lembaga yaitu dengan Kementerian Investasi/BKPM dalam integrasi OSS Berbasis Risiko untuk peningkatan kemudahan berusaha; integrasi dengan National Logistic Ecosystem (NLE) dan Batam Logistic Ecosystem (BLE) untuk pemantauan layanan di pelabuhan; dan kerjasama data dengan Kementerian Keuangan untuk optimalisasi potensi PNBP sektor transportasi
Yang tidak kalah penting, lanjut Sonny, peningkatan keamanan informasi. “Dalam hal ini, kami menjali kerja sama monitoring dengan BSSN. Dan yang sedang dalam proses, yaitu Sertifikasi Keamanan Informasi untuk data center dan layanan e-mail untuk meraih ISO 27001.
Penerapan TIK yang strategis tahun ini di Kemenhub juga dengan pembentukan Kemenhub CSIRT. “CSIRT dibentuk berdasarkan Peraturan Kepala BSSN Nomor 10 Tahun 2020 tentang Tim Tanggap Insiden Siber,” tutur Sonny.
“Juga diatur dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 330 Tahun 2021 tentang Penetapan Tim Tanggap Insiden Keamanan Siber (Computer Security Incident Response Team),” imbuhnya.
Sonny mengutarakan saat ini layanan Kemenhub CSIRT meliputi: Layanan reaktif (alerts, warning, dan handling), Layanan proaktif (audit dan assesment), dan Layanan manajemen kualitas keamanan. “Ke depan, layanan CSIRT kami akan dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.”
Baca: Kemenhub Raih Opini WTP Dari BPK Untuk Ke-8 Kalinya
Capaian Membanggakan
Terkait capaian membanggakan TIK, Resli mengutarakan, “Pertama, pelaksanaan review TIK secara umum telah lebih tertib dan konsisten daripada tahun sebelumnya. Dengan peningkatan ini, diharapkan arah dan mutu kegiatan TIK yang dilaksanakan di Lingkungan Kementerian Perhubungan dapat lebih ditingkatkan lagi sesuai standar Pustikomhub.”
“Kedua, pegiatan pendampingan teknis pada saat pengembangan TIK merupakan cara Pustikomhub untuk memastikan supaya pembangunan atau pengembangan sistem yang dilakukan dapat memenuhi atau bahkan melampaui target perencanaan yang telah disusun dan di-review sebelumnya.”
“Terakhir, pemberdayaan integrasi data sekurang-kurangnya membawa 2 dampak positif bagi Pustikomhub, yaitu bertambahnya khazanah/variety dari data yang bisa diakses dan membuka peluang bagi sistem layanan di Kemenhub untuk memanfaatkan fitur atau fungsi baru yang tidak bisa dijalankan tanpa adanya integrasi.”
“Indikator Keberhasilan TIK yang digunakan oleh Kemenhub yaitu: Peningkatan PNBP, Peningkatan Penilaian SPBE, dan Peningkatan efisiensi waktu/jumlah output pelayanan publik,” tutupnya.














