ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

MDG Beri Kesempatan Aplikasi Lokal Berkembang

Ahmad Churi
25 January 2016 | 11:31
rubrik: Digital, Indeks, Telco
MDG  Beri Kesempatan Aplikasi Lokal Berkembang
Share on FacebookShare on Twitter

040068500_1453559385-mdg01Jakarta, Itech- Tingginya angka pengguna internet di Indonesia yang mencapai 88,1 juta dari 252,4 juta total jumlah penduduk menyebabkan Indonesia menjadi pasar yang sangat menggiurkan bagi aplikasi-aplikasi global. Tak tanggung-tanggung Indonesia menyumbang 14 Triliun Rupiah pertahun untuk aplikasi global. Misalnya saja Facebook sebesar US$ 500Juta, Twitter mencapai US$180juta, dan Linkedin mencapai US$90 Juta.

Kini aplikasi lokal mulai bermunculan di Indonesia, namun sayang tak setenar aplikasi global. Henri Kasyfi, Sekjen Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengatakan sebaiknya masyarakat Indonesia memberikan kesempatan untuk aplikasi lokal untuk berkembang meski agak terlambat. “Secara teknologi, aplikasi lokal tak kalah. Hanya waktu mereka datang saja yang kurang tepat. Masyarakat Indonesia sudah terlanjur menggunakan aplikasi luar. Jika tiba-tiba diblok maka banyak masyarakat yang protes, karena data-data mereka sudah terlanjur tersimpan disana. Bisa dibilang aplikasi lokal seperti bayi yang bersaing dengan orang dewasa yang sudah banyak pengalaman,” tuturnya.

Sebagai contoh medsos-medsos lokal yang harus bersaing dengan Whatsapp, Facebook, BBM dan lainnya. Di awal medsos global juga sederhana, tak secanggih sekarang dan banyak kekurangan dimana-mana. Namun karena banyak yang menggunakan maka banyak yang memberi masukkan mengenai kekurangan-kekurangan tersebut. Selain itu aplikasi lokal hanya sedikit yang menginstal, itupun dalam waktu yang sebentar sudah di uninstal kembali.

Setiap tahun, facebook meraup hingga ratusan juta dolar AS dari Indonesia. Ini angka fantastis jika bisa dialihkan ke aplikasi lokal. Kini aplikasi lokal mulai banyak bermunculkan di Tanah Air. Untuk itu, sudah waktunya masyarakat Indonesia memberi kesempatan untuk aplikasi lokal berkembang meski datang agak terlambat.

“Jika masyarakat kita mau kompak beralih dari aplikasi global ke aplikasi lokal, maka bukan tak mungkin aplikasi lokal bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Karena dari segi penduduk, kita pasar yang besar. Butuh dukungan moral dari seluruh masyarakat agar secara perlahan menggeser penggunaan aplikasi global ke lokal. Bisa dibilang aplikasi lokal seperti bayi yang bersaing dengan orang dewasa yang sudah banyak pengalaman,” katanya.

BACA JUGA:  Masuk Blacklist Trump, Gimana Nasib Kerja Sama Huawei-Telkom?

Sementara itu, Adie MarzukiCEO Teknopreneur Indonesia menambahkan, aplikasi mobile merupakan perangkat pendukung yang menjadi subsektor dari industri-industri lain yang akan berkembang. Saat ini sektor aplikasi mobile masih berada pada kurva belajar. Untuk mendorongnya menjadi industri yang matang harus dilakukan bersama-sama sektor-sektor lainnya agar dapat terbentuk ekosistem.

Salah satu cara untuk membentuk ekosistem digital yaitu melaksanakan sebuah kegiatan yang disebut Liga Digital Indonesia. Liga ini dibentuk bertujuan untuk memunculkan aplikasi-aplikasi nasional unggulan yang selanjutnya didorong agar dapat bersaing dengan aplikasi-aplikasi global yang selama ini mendominasi pasar nasional sekaligus memperkuat keberadaan ekosistem digital nasional. Selain itu liga ini dibentuk agar jumlah dan kualitas developer- developer lokal meningkat, sehingga menambah daya saing.

Liga yang dibentuk atas kerjasama antara Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI), Klik Indonesia, dan Teknopreneur Indonesia ini ditujukan untuk para pengembang atau developer lokal mengaktualisasikan inovasinya. Menurut Adie yang juga merupakan ketua Liga Digital Indonesia, para peserta yang sudah mendaftarkan aplikasinya akan disediakan platform sehingga dapat membantu peserta di tahap awal masuk ke pasar. Liga Digital dibagi dalam lima kategori yaitu permainan, komunikasi atau sosmed, produktivitas, edukasi dan lainnya. (red/ju)

 

Tags: jamalul izzaliga digital indonesia
Previous Post

HP Pro Series Didesain untuk UKM

Next Post

Kompetisi Panasonic, Manfaatkan Platform Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto