Transformasi digital bukan lagi menjadi sesuatu yang baru bagi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hanya saja, apa yang dijadikan ‘pegangan’ oleh BPKP dalam melakukan transformasi digital kiranya menarik untuk disimak.
Berbicara pada Webinar “Accelerating Digital Transformation in Business & Government” yang digelar Majalah It Works secara daring, Dr. Agus Puruhita Arga Purnomo Widodo, Kepala Pusat Informasi Pengawasan BPKP mengungkap enam arahan Ketua BPKP terkait transformasi digital di lembaganya.
Pertama, kata Agus, transformasi digital itu harus bisa menjawab kebutuhan organisasi. “Kita sebagai auditor internal presiden, tentu pada saat proses transformasi ini (harus) bisa menjawab kebutuhan kita. Kemudian ini yang penting juga adalah transformasi digital itu harus bisa mempertimbangkan sustainabilitasnya/manfaat jangka panjang karena biaya IT itu mahal,” jelas Agus.
Lebih lanjut dikatakan Agus, bahwa saat ini BPKP tengah dalam proses mengintegrasikan berbagai macam aplikasi dan berbagai macam data yang ada di bidang pengawasan termasuk juga yang terkait dengan satu data Indonesia. “Di mana untuk data pengawasannya itu sedang kita bangun antara kementerian lembaga, Pemda, bahkan BUMN dan BUMD. Ibaratnya seluruh stake holder yang masih ada kaitannya dengan kepemerintahan itu sedang kita coba bangun data yang sesuai,” paparnya.
Selain hal di atas, apa yang menjadi arahan BPKP dalam melakukan transformasi digital adalah inovasi. Di mana menurut Agus, pihaknya harus tetap menjalankan inovasi untuk kegiatan pengawasan yang lebih efektif, tepat, serta bermanfaat.
Dalam paparan selanjutnya, Agus menegaskan bahwa transformasi digital merupakan tanggung jawab bersama. “Bukan saja di Pusdatin saja (kalau di kementerian), tetapi semua. Sehingga semua bertanggung jawab untuk bergerak bersama membangun transformasi digital. Alhamdulillah di BPKP sudah terbangun (transformasi digital), sehingga lumayan cepat gerakannya,” ungkap Agus yang pada presentasinya membawakan tema ‘Transformasi Digital Pengawasan di Lingkungan BPKP’.
Selain mengungkap sejumlah hal terkait transformasi yang telah dilakukan, Agus juga membeberkan tujuh hal yang menjadi fokus BPKP dalam pengembangan IT, di antaranya adalah pengembangan Mobile App Platform, Data Accesibility and Visualization Pengawasan dan Dukungan,Digital Culture SDM, Optimalisasi Local/Wide Area network dan Nirkabel, Integrasi dan Interoperabilitas Data dan Aplikasi, Implementaasi SSO(Single Sign ON pada berbagai Aplikasi BPKP, serta Jaringan dan Keamanan.
Baca: Webinar TOP Digital Awards 2021: Arahan dan Gerak Cepat BPKP dalam Transformasi Digital














