Hadir sebagai salah satu pembicara di Webinar “Accelerating Digital Transformation in Business & Government”, Dr. Muhamad Hasan Chabibie, S.T., M.Si., Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi RI, memaparkan terkait peran Big Data dan Teknologi Informasi dalam proses tranformasi di lembaga tersebut.
“Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden Jokowi saat bicara soal percepatan transformasi digital di Indonesia. Kami pun pada akhirnya di Kemendikbud Ristek mempersiapkan banyak sekali langkah-langkah dan inisiatif terutama saat kemudian menyentuh sektor pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi. Di sisi lain kami juga sadar betul terkait dengan peta demografi Pendidikan yang ada di Indonesia,” kata Hasan Chabibie.
Seraya memaparkan data terkait demografi pendidikan di Indonesia, Hasan Chabibie mengatakan angka-angka yang ditampilkan ini tentu tidak mungkin ditatakelolakan dengan baik kalau tidak menggunakan Big Data dan teknologi informasi sebagai proses transformatif yang ada di sana.
“Kita bisa bayangkan 59 juta peserta didik kita yang beredar dengan 3,4 juta guru yang tentu ini tidak semata-mata angka statistik yang harus ditampilkan, tetapi ada hak-hak mereka di sana untuk memberikan layanan atau kita berikan layanan yang terbaik, karena pendidikan adalah hak dari setiap warga negara,” lanjutnya.
Oleh karena itulah, dia menilai bahwa tata kelola pendidikan, baik di tingkat dasar maupun pendidikan tinggi backbone yang tidak bisa kita lupakan adalah menggunakan data dan teknologi informasi.
Untuk diketahui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi RI, merupakan salah satu kandidat peraih penghargaan di ajang TOP Digital Awards 2021 yang akan acara puncaknya bakal segera dihelat dalam waktu dekat.
Disebutkan bahwa Pusdatin Kemendikbud Ristek setidaknya memiliki beberapa solusi unggulan yang dirilis selama masa pandemi untuk membatu proses pemerataan belajar secara daring bagi para siswa di seluruh Indonesia. Solusi-solusi tersebut antara lain akun pembelajaran belajar.id; Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah); Kebijakan Bantuan Kuota; dan lain-lain.
Baca: TOP Digital Awards 2021: Kemendikbud Ristek Percepat Transformasi Digital Demi Pemerataan Pendidikan















