ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ini Hasil Riset Gaming dan Esport Indonesia 2021

Ahmad Churi
5 January 2022 | 08:03
rubrik: Research
Ini Hasil Riset Gaming dan Esport Indonesia 2021
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Vero, salah satu agensi komunikasi bekerja sama dengan Decision Lab, sebuah perusahaan riset pasar global melakukan riset tren gaming dan esport Indonesia. Hasilnya menunjukkan, setidaknya 52 juta orang Indonesia bermain game secara konsisten.

Kelompok usia gamer didominasi para millennial dengan rentang umur 26-37 tahun, di mana 68% dari mereka memiliki pendapatan rata-rata 10 juta / bulan. Gamer di Indonesia mempunyai kemampuan untuk membeli item atau produk yang mereka lihat di dalam game, khususnya kategori elektronik, teknologi, dan aksesoris game, khususnya kategori elektronik, teknologi, dan aksesoris game. Fakta ini menunjukkan bahwa gamer menjadi pasar potensial bagi brand di kemudian hari untuk mulai berinvestasi dalam platform ini.

“Kami melihat besarnya potensi esport di Indonesia merupakan peluang besar bagi brand dan entitas bisnis untuk menciptakan sinergi yang dapat mendukung mereka dalam berkomunikasi dengan target konsumen dan meraih pangsa pasar yang lebih luas bagi perkembangan bisnis mereka,” ungkap Sasha Alwani, Strategic Planning Director Vero, dalam keterangan tertulis kepada pers, baru-baru ini.

Disebutkan, esports, seperti pendahulunya – game, telah berubah dari minat subkultur menjadi kekuatan budaya arus utama, membuka berbagai peluang bagi merek untuk bergabung. Di era yang ditandai dengan hiper-individualisme dan hiper-konektivitas, merek harus lebih berempati dan mau beradaptasi dengan perubahan cepat dalam lingkup budaya yang semakin menyebar.

Hasil riset yang dilakukan terhadap 470 orang Indonesia berusia 16-41 tahun dengan 3 kategori responden, yakni gamer, watcher dan streamer ini mencakup beberapa hal, antara lain:
Kilas Tentang Esports di Indonesia

Demografi: Secara umum, komunitas E-sports di Indonesia sebagian besar berada di ibu kota Jakarta, diikuti oleh Surabaya dan Medan, dengan kelompok usia 26-37 tahun. Sementara dari aspek distribusi gender, Esport di Indonesia masih didominasi oleh pria yakni sebesar 53%, sementara wanita sebesar 47%.

BACA JUGA:  Pasar Kerja Menurun, Tech Talent Asia Tetap Percaya Diri

Esport Genre: Semua responden dari kategori yang berbeda setuju bahwa genre E-sports paling diminati adalah Multiplayer Online Battle Arena (MOBA). Meski ada sedikit perbedaan dalam preferensi antara Pemain dan Penonton/Streamer karena gamer lebih menyukai game olahraga, sedangkan watcher/streamer tampaknya lebih menikmati game strategi kehidupan nyata. Adapun Mobile Legend dan PUBG mendominasi kategori sebagai permainan yang paling banyak dimainkan, ditonton, dan dijadikan streaming.

Brand Esport Utama: Saat ini, brand E-sports yang paling popular di Indonesia adalah GameLoft untuk kategori publisher game ternama dengan prosentase sebesar 78%, DuniaGames sebagai platform berita game terpopuler dengan prosentase sebanyak 72% & Youtube Gaming untuk kategori platform streaming (84%) dan watching (91%) paling banyak digunakan.. Adapun dalam hal selebriti Esports, responden dari semua kategori setuju bahwa EVOS Esports adalah pemain atau tim paling terkenal di kalangan komunitas, disusul RRQ diperingkat 2, sementara Jess No Limit memegang gelar sebagai streamer yang paling banyak ditonton.

Dukungan Kenparekraf


Menanggapi perkembangan e-sport di Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan, industri e-sports di Indonesia menjadi salah satu subsektor ekraf yang berkembang sangat pesat, sehingga berhasil menjadi pandemic winner dan mampu memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia di masa pandemi seperti saat ini. Terlebih dengan semakin banyaknya entitas bisnis, yang menaruh minat untuk berkolaborasi dengan e-sport untuk mendukung pengembangan bisnisnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, bahwa pihaknya secara konsisten terus berupaya untuk mengembangkan ekosistem Esport dan industri gaming di Indonesia melalui ragam program dan kebijakan. Pada Piala Presiden Esport 2021 dan Esport Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Kemenparekraf/baparekraf turut andil dalam memberikan fasilitasi dan pendampingan bagi game local “Lokapala”.

BACA JUGA:  Perkembangan eSports di Indonesia dari Masa ke Masa

Sedangkan di sisi industri game Indonesia, program Baparekraf Game Prime (BGP) merupakan salah satu program peningkatan eksposur game local untuk lebih dikenal masyarakat dan mancanegara, dikemas dengan adanya esport dan potongan harga pembelian 20 game local di ecommerce. Gelora (game lokal kreasi Indonesia adalah salah satu program inkubasi untuk mengembangkan sumber daya manusia dari sisi game developer. Selain itu untuk membuka akses permodalan, kemenparekraf saat ini direncanakan untuk membuat Peraturan Pemerintah perihal skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. (AC)

Tags: eSports
Previous Post

Samsung Hadirkan Galaxy S21 FE 5G, Ini Fitur Barunya

Next Post

Merger dan Akuisisi Indosat dan Hutchison 3 Indonesia Jadikan Industri Telekomunikasi Efisien dan Produktif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

Busthomi
6 November 2026 | 15:56

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

Agus Haryanto
6 November 2026 | 11:21

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Ekosistem Bisnis, Linknet Berkolaborasi dengan Mitra Bukalapak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP DIGITAL: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto