ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

CEO PT Xynexis Launching Buku “Pelaku Bukan Pemimpi”

Ahmad Churi
2 February 2022 | 18:08
rubrik: Event
CEO PT Xynexis Launching Buku “Pelaku Bukan Pemimpi”

Peluncuran dan bedah buku "Pelaku Bukan Pemimpi" karya Eva Noor, (02/02/2022), di Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- CEO PT Xynexis International, Eva Noor, hari ini (02/02/2022) melaunching buku karyanya berjudul “Pelaku Bukan Pemimpi”. Buku setebal 156 halaman ini menceritakan empat fase perjalanan sebagai entrepreneurship (pelaku usaha).

“Buku ini dilatarbelakangi dari interaksi dan riset kecil yang kami lakukan pada beberapa mahasiswa, saat saya diundang sebagai pembicara beberapa tahun belakangan. Saya menangkap ada tren baru, di mana banyak anak muda sekarang memilih menjadi seorang wirausaha ketimbang bekerja sebagai professional. Banyak yang menganggap bahwa menjadi pelaku wirausaha menjadi jawaban hidup mereka. Itulah yang menggelitik rasa penasaran saya sehingga tergerak untuk menulis dalam buku ini,” ungkap Eva Noor dalam jumpa pers, bedah buku karyanya yang dilakukan di Cafe Kopi Bangsa Area Pusjarah – Museum Satria Mandala Jl jend. Gatot Subroto -Jakarta.

Bersamaan dengan peluncuran karyanya ini, Eva Noor juga menyatakan bahwa tahap awal ini akan dilakukan penjualan buku, di mana seluruh hasilnya akan didonasikan untuk kegiatan amal dan sosial. “Penjualan buku untuk amal sosial ini akan dilakukan melalui PT Pijar dan seluruhnya akan didonasikan untuk kegiatan amal,” ujarnya.

Sekilas tentang Buku “Pelaku Bukan Pemimpi”, merupakan sebuah alur cerita yang membawa pembaca mengetahui setiap fase perjalanan seorang wirausaha. Lewat buku ini, penulis ingin berbagi tentang pentingnya mindset yang tepat dalam memandang bisnis, agar tidak memulai dengan motivasi yang salah. Namun harus dengan dasar alasan kuat sebagai fondasi dalam berbisnis, serta memahami tentang esensi sebuah usaha disebut sebagai bisnis. Termasuk berbagai hal menyangkut seluk-beluk bisnis lainnya yang penting untuk disimak. Sang penulis juga menyelipkan kisah-kisah beberapa teman wirausaha yang sudah sukses melalui wawancara langsung.

BACA JUGA:  Pendaftaran Kompetisi Astranauts 2023 Dibuka
Eva Noor, CEO PT Xynexis International (kanan) saat peluncuran buku karyanya, di Jakarta.

“Salah satu yang saya wawancarai adalah Bapak Toto Sugiri yang merupakan pengusaha kawakan yang sudah berkecimpung cukup lama di bidang usaha teknologi informasi. Banyak inspirasi yang bisa dipetik dari pengalamannya lebih dari empat dekade di industri teknologi informasi,” ujar Eva Noor yang sudah 16 (enam belas) tahun menggeluti usaha bidang IT security ini.

Perjalanan meniti karir selama enam belas tahun menapaki dunia usaha yang telah ia bangun, memantik dirinya untuk berbagi tips dan kisah pada generasi muda bangsa yang dituangkan dalam buku ini. Di harapkan ini bisa memacu dan memotivasi generasi mudah serta bisa jadi bekal pembelajaran mereka dalam menapaki karir sebagai pebisnis.

“Setelah bertahun tahun menjalankan beberapa bisnis yang (bisa dikatakan) sukses, saya dapat melihat kebelakang dengan kepuasaan atas pembelajaran yang telah saya peroleh. Meskipun saat ini saya belum mencapai semua tujuan saya, setidaknya saya bisa berbagi perjalanan saya selama berwirausaha,”ungkap Eva Noor, dalam penjelasan prolog bukunya.

Eva melihat tren untuk berbisnis dikalangan anak muda makin meningkat. Dan belakangan, tren inipun semakin booming. Menurutnya, ini merupakan sebuah fenomena yang positif dan sangat membahagiakan. “ Yakin, mau menjadi seorang wirausaha, apa si yang menjadi kalian tertarik. Itu yang menggelitik rasa penasaran saya, kata Eva Noor dalam sesi tanya jawab yang dimoderatori Beng Aryanto.

Jawaban yang didengar Eva, rata rata mereka tertarik karena status menjadi CEO, Founder atau owner suatu bisnis, terlihat sebagai sebuah title yang bergengsi. Sebuah mantera baru apa yang disebut cool adalah apabila setelah lulus kuliah nanti tidak lagi menjadi job seeker, tetapi menjadi seorang job creator. Belum lagi impian tentang menjadi pengusaha sukses baik secara materi maupun non materi yang tampak mudah dan menggiurkan.

BACA JUGA:  TOP BUMD Award 2018

Akan tetapi pada saat yang sama, terselip kecemasan, akankah munculnya keinginan berbisnis di kalangan anak muda ini sekedar tren sesaat? Cita cita berbisnis semata menjadi tren yang hanya ramai saat sedang hangat hangatnya. Namanya tren, akan ada yang bisa mengikuti arusnya dengan baik, ada pula yang tidak bisa mengikuti arus itu sehingga akhirnya menjadi boomerang ke diri sendiri.

Berangkat dari kegelisahan tersebut, Eva jadi terpantik untuk berbagi tentang kewirausahaan, dari pengalaman perjalanan berbisnisnya selama belasan tahun. Banyak hal yang harus diperhatikan sebelum terjun ke dunia wirausaha. Di dalam buku tersebut, Eva berbagi kisah dengan tujuan ingin meluruskan bahwa menjadi wirausaha itu tidak selalu seindah apa yang kita lihat dan bayangkan di media social, terutama anak anak muda yang hanya bermotivasi ingin hidup kaya raya ala sultan, karena menurut Eva kesuksesan itu datangnya tidaklah instan.

Eva ingin membuka wawasan bahwa ada banyak hal dalam bisnis yang jarang dibicarakan oleh seorang pelaku wirausaha sukses. Sisi gelap yang mungkin bukan sesuatu untuk dipublikasikan. Yang kita lihat hanya dari satu sisi saja. “Saya juga pernah mengalami titik nadir dan mengalami keterpurukan yakni saat krisis ekonomi global 2008 -2009 yang membuat sejumlah Negara terpuruk ekonominya. Di situlah kita sebagai entrepreneur diuji, menyerah atau bertahan dengan jeli mencari solusi,” ujarnya.

Dalam buku yang ditulis Eva, seseorang calon wirausaha atau yang ingin berbisnis dapat mengetahui perjalanan ber-wirausahaan dari semua sisi. Dia juga berbagi tips dan trik yang ditulis dalam bukunya ini.

Enam belas tahun Eva Noor mendirikan Xynexis International, perusahaan yang bergerak di layanan keamanan siber, bisa disebut pioner di Indonesia yang mengadopsi standard keamanan siber Internasional. Dari modal minim dan pendapat nol, kini Xynexis menjadi perusahaan konsultan keamanan siber yang makin dipercaya di Indonesia.

BACA JUGA:  Jobstreet Bagi 5 Tips agar Pencari Kerja Terhindar dari Tawaran Gaji di Bawah Standar

Awal didirikan Xynexis merupakan entitas perusahaan kecil dengan hanya satu klien. Namun hingga sekarang Xynexis Group telah mempunyai 3 anak perusahaan yakni : Noosc Security (Manage Security Services Provider), IGNITE (Edutech), dan Haxtech ( Digital Engagement) . Sehingga bisa dibilang Xynexis saat ini merupakan perusahaan Information Assurance, yang besar di Indonesia. Bahkan ia juga berobsesi membuka dua perusahaan di luar negeri untuk mengejar mimpi, mengejar pasar internasional. (AC)

Tags: CEo PT Xynexis InternationalEva Noor
Previous Post

Digital Trust Diyakini Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Digital

Next Post

Tiga Langkah Kementerian Kominfo Kembangkan Identitas Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

Fauzi
7 November 2026 | 16:33

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

Busthomi
6 November 2026 | 15:56

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan  AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

Ahmad Churi
6 November 2026 | 15:50

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

Ahmad Churi
6 November 2026 | 11:38

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: PA Jember Dorong Layanan Perkara Lebih Cepat, Mudah, dan Transparan Lewat Aplikasi INDRA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berkat ALMIRA, CIMB Niaga Berhasil Bangun dan Terapkan Infrastruktur Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Melindungi Mata Uang Kripto ala Kaspersky

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sony Buka Rental PS Gratis Pertama di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto