Jajaran direksi PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni) dirombak dalam rapat umum pemegang saham (RUPS), Jumat, 5 Februari 2022.
Perombakan ini tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-57/MBU/02/2022 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT Pelayaran Nasional Indonesia.
Melalui surat keputusan tersebut, Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengangkat Tri Andayani sebagai direktur utama Pelni. Ia menggantikan Insan Purwarisya L. Tobing yang telah menyelesaikan masa tugasnya pada 31 November 2021 lalu. Sebelumnya, Tri Andayani pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan Pelni sejak 3 April 2017-27 Desember 2019.
Kementerian BUMN juga mengubah empat posisi direksi Pelni. Ganefi yang sebelumnya adalah Direktur SDM & Umum digantikan Rainoc yang sebelumnya adalah Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Fasilitasi Dukungan Strategis Kementerian BUMN RI.
Posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko yang sebelumnya dijabat Ony Suprihartono digantikan Andy Saleh Bratamihardja.
Susunan Direksi Pelni:
Direktur Utama: Tri Andayani
Direktur SDM dan Umum: Rainoc
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Andy S. Bratamihardja
Direktur Usaha Angkutan Penumpang: Yahya Kuncoro
Direktur Usaha Barang dan Tol Laut: Yossianis Marciano
Direktur Armada dan Teknik: Robert M.P Sinaga
Susunan Dewan Komisaris Pelni:
Komisaris Utama: Ali Masykur Musa
Komisaris: Haryo Indratno
Komisaris: Wahju Aji
Komisaris: Eddy Susanto Soepadmo
Komisaris: Iwan Taufiq Purwanto
Komisaris Independen: Kristia Budiyarto
Baca: PT Pelni Upayakan Penjualan Tiket Secara Digital di Semua Cabang














