Gojek memiliki strategi untuk terus berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Perusahaan teknologi ini senantiasa melakukan inovasi dan layanan yang memudahkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Bagaimana caranya Gojek bisa membantu konsumen untuk bisa tetap produktif lewat layanan dan inovasi yang dimiliki,” jelas Deputy Chief of Corporate Affairs Gojek Audrey P. Petriny dalam konferensi pers daring, Kamis, 04/08/2022.
Pihaknya pun ingin mendukung mitra pengemudi maupun merchant agar bisa tumbuh berkembang bersama-sama di tengah situasi sulit. Dukungan yang diberikan diantaranya adalah bantuan program kesejahteraan mitra pengemudi sejumlah Rp260 miliar berupa perlengkapan kesehatan, kebutuhan pokok juga bantuan pendapatan.
Taraf hidup mitra pengemudi serta keluarga juga ditingkatkan lewat program Gojek Swadaya yang mencapai rata-rata Rp17 miliar tiap bulan berupa subsidi belanja harian di minimarket, pulsa murah khusus mitra pengemudi, diskon perawatan kendaraan dan menu makan murah di Pojok Swadaya.
Mitra pengemudi aktif Gojek pun mendapat saham Gotong Royong sebanyak 1000-4000 lembar saham.
Perusahaan juga memberikan program beasiswa kepada anak-anak mitra pengemudi akan berlanjut setiap tahun.
Untuk mitra merchant, tersedia aplikasi gobiz yang punya fitur-fitur untuk mengembangkan usaha.
Sementara bisnis UMKM yang memanfaatkan layanan pengiriman GoSend terbantu dengan penghematan waktu, kecepatan pengiriman sampai kenyamanan serta keamanan layanan.
Faktor lainnya yang diperhatikan oleh Gojek, yang mulai beroperasi sejak 2010 dan kini sudah hadir di Singapura dan Vietnam, yaitu memastikan bisnis yang berjalan berdampak positif terhadap masyarakat serta lingkungan lewat transisi ke kendaraan listrik, hingga meningkatkan keragaman, kesetaraan dan praktik inklusi dalam perusahaan.
Baca: Ekosistem Digital Terbukti Mudahkan Hidup Masyarakat Selama Pandemi














