Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meluncurkan tasranselparekraf.id (Telisik dan Analisa Laporan, Rencana Strategis, dan Regulasi).
Aplikasi itu berbasis website yang memungkinkan publik untuk mengakses dokumen yang dihasilkan Deputi Bidang Kebijakan Strategis.
“Ini adalah website sumber informasi hasil kajian-kajian kami. Sejauh ini sudah ada 75 hasil kajian yang dikeluarkan oleh Kedeputian 1 (Deputi Bidang Kebijakan Strategis), jadi ini bisa diakses oleh semua stakeholder ABCGM (akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media),” kata Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf Nia Niscaya dalam keterangan di Jakarta, Selasa, 2/08/2022.
Tasranselparekraf.id diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) sehingga rencana aksi dan program pengembangan sektor tersebut dapat disusun dengan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat manfaat.
Dokumen-dokumen hasil kajian itu meliputi laporan kajian, policy paper & policy brief, rencana strategis, buku, infografis, dan peraturan-peraturan seputar parekraf. Microsite bersifat real time dan akan dilakukan pembaharuan sesuai dengan dokumen kebijakan yang dihasilkan oleh Kemenparekraf.
Untuk pariwisata, terbagi beberapa kluster dalam empat pilar, yakni pemasaran, destinasi, sumber daya, serta infrastruktur. “Sedangkan untuk ekonomi kreatif terbagi sesuai dengan 17 subsektor yang ada.
Baca: Pemerintah Siapkan SDM Digital Sektor UMKM dan Pariwisata














