ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Cascadiant : Urgensi Implementasi Green ICT

Ahmad Churi
9 May 2016 | 12:42
rubrik: Indeks, Telco
Cascadiant : Urgensi Implementasi Green ICT
Share on FacebookShare on Twitter

cascad2Jakarta, Itech- Kenyamanan dan kemudahan komunikasi bukannya tanpa risiko, seperti halnya kemajuan teknologi lainnya, harus dibayar dengan pengotoran lingkungan. Untuk memperkecil risiko, bukanlah pekerjaan sederhana di tengah-tengah euforia seluler. Semakin beragamnya konten tentu semakin menuntut kapasitas dan kecepatan jaringan. Upaya ini akan lebih membutuhkan banyak tenaga alias akan meningkatkan energi yang dibutuhkan.

Namun dengan penyempurnaan jaringan seluler ternyata mampu membuat penghematan pemakaian listrik. Semangat ini yang sekarang tengah dilakukan para operator besar, di balik semangat hijau ini ada nilai ekonomis yang menguntungkan. Langkah penggunaan energi terbarukan secara menyeluruh memang masih bisa dihitung dengan jari. Namun, penghematan energi merupakan langkah positif untuk mengurangi pengotoran lingkungan yang makin dahsyat.

Konsumsi energi yang rendah akan menurunkan panas akibat energi yang terbuang dan hal ini juga akan sekaligus mengurangi penggunaan pendingin ruangan (AC) yang terkenal sangat rakus dengan listrik. Hasil akhirnya juga berupa efisiensi ekonomis yang diharapkan bisa meningkatkan layanan pada konsumennya. Keuntungan ini berupa penghematan pemakaian daya listrik pada base transceiver station (BTS) sampai 50 persen, selain juga efisiensi kebutuhan ruangan hingga 67 persen. Hal ini merupakan salah satu upaya mendukung penciptaan green telco di industri telekomunikasi, melengkapi penggunaan energi alternatif pada BTS yang juga dilakukan.

Charles Giroth, Director Engineering and Technology Cascadiant mengatakan, teknologi  Fuel Cell enggabungkan sel-sel bahan bakar hidrogen (bahan bakar) dan oksigen (dari udara) untuk menghasilkan arus listrik. Kelebihannya, antara lain  sel bahan bakar dapat menggunakan sejumlah bahan bakar yang berbeda tergantung pada ketersediaan lokal, misalnya, hidrogen, amonia, propana, gas alam, atau metanol. Kedua,  sel bahan bakar cadangan solusi diharapkan memiliki hidup yang panjang dengan antara 8,000-10,000 jam produksi energi yang dapat diandalkan. Dibandingkan dengan generator diesel sangat rendah ada kebisingan dan polusi udara.

BACA JUGA:  Telkom Pastikan Kesiapan Jaringannya Jelang KTT ASEAN

Namun, kekurangan, teknologi yang belum matang ini berarti bahwa biaya yang tepat menginstal dan menjalankan sistem sulit untuk menentukan. Tergantung pada sumber bahan bakar (hidrogen, amonia, propana, gas alam, atau metanol) sel bahan bakar yang sama mungkin memiliki masalah lingkungan sebagai generator diesel. “Sel bahan bakar telah ditempatkan untuk back-up sistem komunikasi TETRA, tetapi penggunaan sel bahan bakar di negara-negara berkembang dan untuk BTS sedang dalam tahap percobaan tanpa implementasi skala komersial saat ini,” tambahnya.

Charles Giroth  mengklaim hampir seluruh pemain di industri telekomunikasi, terutama operator selular, telah mengadopsi  Fuel Cell milik Cascadiant. Seperti misalnya, teknologi energi alternatif yang digunakan BTS Tri  ini menggunakan energi hidrogen yang bersih, bebas polusi hemat energi dan ramah lingkungan karena hasil pembuangannya berwujud air murni sehingga tidak berbahaya bagi lingkungan.

“Keuntungan lain adalah peningkatan biaya listrik, memberikan cadangan listrik yang lebih tahan lama, serta menghemat biaya perawatan. Energi hidrogen ini pertama kali digunakan oleh NASA. Penggunaan BTS berbahan bakar hidrogen mampu menekan biaya perawatan sebesar 30 persen walaupun biaya investasi awal untuk BTS Hidrogen cukup besar,” tuturnya.

Tak hanya itu, Telkomsel diketahui telah  menjalankan prakarsa strategis dalam upaya perluasan jaringan yang ramah lingkungan, yakni dengan mengadopsi ‘konsep‘ ekonomi hijau’ dalam pengoperasian BTS Telkomsel. Terkait dengan penerapan konsep tersebut, Telkomsel telah membangun dan mengoperasikan Green BTS, yakni BTS yang memanfaatkan energi matahari. Ratusan BTS ini tersebar di Sumatera, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan dan Sulawesi-Maluku-Papua.

Selain menggunakan tenaga matahari, di wilayah Sumatera, Telkomsel juga menerapkan teknologi fuel cell dengan memanfaatkan bahan bakar hidrogen. Teknologi ini dipakai karena mempunyai keunggulan, seperti tidak bising karena tidak terdapat komponen bergerak, dan tidak bersifat polutan. Keunggulan ini tercipta lantaran zat buangan dari proses fuel cell adalah air, yang tidak beracun dan berbau serta memiliki efisiensi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan sistem konvensional. (red/ju)

BACA JUGA:  Sambut Liburan Sekolah, IOH Hadirkan Voucher BonsTri

 

 

Previous Post

Solusi Energi Dari Cascadiant Indonesia untuk BTS

Next Post

BPPT aktif Rekayasa Komunikasi Optik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJPH Terus Perkuat Akses Digital, Kejar Target Batas Waktu Wajib Halal Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Cyber Resilience untuk Frontier AI, F5 Umumkan Kemampuan Fleet Management Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah Daftar Perangkat Apple yang Dapat iOS 12 Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catat, Telkom akan Bagikan Dividen Rp16,64 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto