Penulis: Irawan
Editor: Teguh IS.
PT Bank NTB Syariah memiliki dua keinginan mulia, pertama, mempercepat digitalisasi keuangan daerah, dan kedua, mempermudah masyarakat dalam bertransaksi. Untuk mewujudkan kedua tujuan mulia itu, bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat ini pun memaksimalkan transaksi digital dan mendukung cashless dengan menyediakan layanan yang mumpuni.
Strategi yang ditempuh Bank NTB Syariah yaitu membangun Digital Culture di perusahaan lewat digitalisasi sejumlah aplikasi untuk mendukung operasional internal perusahaan dan memberikan layanan kepada nasabah dan masyarakat.
“Ini termasuk menyediakan layanan untuk mempermudah pemerintah daerah dalam mengelola keuangan dan transaksi daerah,” kata Muhamad Usman selaku Direktur Pembiayaan PT Bank NTB Syariah Muhamad Usman dalam Penjurian TOP Digital Awards 2022, 25/10/2022.
TOP Digital Awards adalah ajang pembelajaran dan penghargaan bidang TI tingkat nasional, diselenggarakan majalah It Works sejak tahun 2016 bekerjasama dengan sejumlah asosiasi dan lembaga konsultan TI dan Telco. Tema yang diangkat dalam TOP Digital Awards 2022 ini adalah “The Strategic Impact of Digital Transformation in Business and Government.”
Baca: TOP Digital Awards 2021: Digitalisasi Dongkrak Kinerja Bisnis dan Layanan Nasabah Bank NTB Syariah
Inovasi Digital
Kepada Dewan Juri TOP Digital Awards 2022, Muhamad Usman memaparkan digitalisasi di operasional internal Bank NTB Syariah.
Pertama, aplikasi FOS (Finance Originating System), untuk e-form dan analisa untuk aplikasi pembiayaan Bank NTB Syariah. Proses input, analisa, keputusan dan dokumen hasil akan diproses melalui aplikasi FOS tersebut. FOS bertujuan memudahkan proses pembiayaan yang diberikan bank dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun.
Kedua, aplikasi DMS (Document Management System), untuk efisiensi kerja dan penggunaan kertas di internal bank.
Sedangkan aplikasi untuk mempermudah pemerintah daerah dalam mengelola keuangan dan transaksi daerah serta mendukung budaya cashless, antara lain:
PBB Online, Bank NTB Syariah menyediakan layanan untuk mempermudah warga Kota Mataram, Kota Bima, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Lombok Barat membayar Bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara nontunai atau cashless. Pembayaran PBB ini dapat dilakukan lewat M-Banking, ATM dan beberapa platform seperti Gopay, Indomaret, Tokopedia, LinkAja dan Alfamart.
SmarTax, sistem Monitoring Pajak Daerah Online. Sistem ini dihadirkan dengan tujuan: Transformasi tata kelola pemerintahan disektor pendapatan daerah yang lebih transparan, efisien dan akuntabel; Mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah dari 4 jenis pajak daerah; Memberikan pelayanan kepada wajib pajak dan SKPD yang lebih cepat dan modern; Memberikan nilai tambah dari proses bisnis dan prosedur pajak daerah berupa data analytic, custom reporting dan pengambilan keputusan; Meminimalisiri kesenjangan pajak (Tax Gap) antara yang didapatkan oleh Pemerintah Daerah dengan yang seharusnya dipungut (minimize potential loss).
Samsat Digital Nasional (SIGNAL), Bank NTB Syariah bekerja sama dengan Korlantas Polri yang menyediakan aplikasi untuk masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor secara aman dan mudah. Melalui aplikasi Signal proses pengesahan surat tanda nomor kendaraan (STNK) tahunan dan pembayaran pajak kendaraan bermotor serta sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) dapat dilakukan dengan mudah, di mana saja, dan kapan saja.
“SIGNAL merupakan “One Stop Digital Service” tanpa harus hadir ke kantor Samsat atau unit layanan Samsat, lainnya seperti Samsat Keliling, Gerai Samsat di sejumlah mall/perkantoran maupun Drive,” tutur Muhamad Usman.
EduSmart Amanah, sistem manajemen siswa terintegrasi yang menyediakan sejumlah fasilitas, seperti: Top Up Kartu Santri, Absensi Santri, Belanja Santri, Monitoring Orang Tua terhadap aktivitas santri.
Tranformasi Tanpa Henti dan Utamakan Security TI
Muhamad Usman menegaskan, “Menyadari bahwa mengikuti perkembangan era revolusi industri, yang saat ini masuk ke era 4.0, berperan besar dalam menjaga kelangsungan perusahaan maka Bank NTB Syariah terus melakukan transformasi.”
Ia memaparkan 4 hal penting menjadi concern perusahaan, pertama, berbasis Customer Oriented dengan tujuan memberikan pelayanan terbaik bagi Nasabah. Kedua, memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan efisiensi dan efektifitas, baik dalam bekerja maupun memberikan layanan pada nasabah.
Ketiga, meningkatkan layanan digital dengan mengembangkan pembukaan rekening online yang bertujuan untuk mempermudah nasabah dalam pembuatan rekening. Keempat, mempermudah dalam melaksanakan transaksi online dengan disediakannya Internet Banking, Mobile Banking, dan SMS Banking.
Yang tidak kalah penting, lanjutnya, untuk menjaga digitalisasi yang dilaksanakan perusahaan yaitu meningkatkan keamanan TI bank. Sejumlah langkah yang telah diterapkan di Bank NTB Syariah: melakukan update pada sisi keamanan serta melakukan pengukuran pada Level Maturity keamanan siber. “Kami juga telah menggunakan Sistem Proteksi Keamanan pada masing-masing terminal Komputer atau Server. Selain itu, juga menerapkan kebijakan yang mengatur keamanan IT pada Operasional Bank,” ungkap Muhamad Usman
“Khusus untuk Cloud App, Bank NTB Syariah memanfaatkan teknologi Cloud Service terkemuka yang dapat dipastikan kualitas, infrastruktur dan layanannya,” pungkas Muhamad Usman.
Baca: Perkuat Digital Banking, Bank NTB Syariah Eksis di Tengah Persaingan














