ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Database Multimodel Diprediksi Jadi Solusi Efektif Tim Operasional TI di Masa Datang

Fauzi
11 December 2022 | 10:00
rubrik: Business Solution
Database Multimodel Diprediksi Jadi Solusi Efektif Tim Operasional TI di Masa Datang

Ilustrasi, Image: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika harus berurusan dengan data dalam jumlah besar di situasi makro yang tidak pasti, membuat perusahaan beralih dari database yang saling terhubung ke database multimodel, yang dapat mengelola seluruh tipe dan model data yang berbeda, termasuk dokumen, grafik, dan semua data kunci yang saling terhubung dalam satu backend yang terintegrasi.

Rahul Pradhan, VP Products Couchbase mengatakan bahwa di masa mendatang, penyedia database modern dengan performa tinggi, fleksibel dan dapat disesuaikan skalanya yang akan dapat berjalan dengan lintas pusat data dan cloud apapun untuk aplikasi perusahaan.

Saat ini pengembangan data tersebut adalah database multimodel yang menyediakan manajemen, akses, dan tata kelola data terpadu. Hal ini mempercepat waktu penetrasi ke pasar, sehingga menurunkan biaya operasional, serta menghemat sumber daya. Selain itu kita juga akan melihat munculnya database generasi mendatang yang dapat mendukung transaksi dan analisis untuk tinjauan bisnis real time dengan lancar. Perusahaan tidak lagi memerlukan vendor terpisah untuk melakukan analisis operasional.

Rahul juga mennyampaikan banhwa munculnya teknologi tanpa server telah mengubah cara aplikasi dan perangkat lunak memungkinkan dibangun secara langsung dari arsitektur aplikasi ke DevOps toolchain dan menjadi pengembangan perangkat lunak yang ekonomis.

“Arsitektur tanpa server akan terus mengalami adopsi yang kuat di seluruh tumpukan (stack). Penawaran komputasi tanpa server di berbagai penyedia cloud telah mengalami adopsi yang semakin cepat. Tren ini akan berlanjut di seluruh tumpukan (stack) aplikasi dengan ketersediaan dan adopsi penerapan tanpa server di beragam level data oleh semua vendor data utama. Platform komputasi edge tanpa server yang memanfaatkan latensi (waktu tunggu) milisekon pada 5G/6G dan pengoptimalan AI akan memfasilitasi Cloud Continuum di seluruh lokasi multicloud dan edge,” jelas Rahul.

BACA JUGA:  5 Kriteria Penting Chatbot Untuk Bisnis

Selanjutnya, Raul juga menjelaskan Cloud yang terdistribusi adalah sebuah struktur di mana banyak cloud digunakan untuk memenuhi kebutuhan penyesuaian, persyaratan kinerja, atau mendukung komputasi edge yang dikelola secara terpusat oleh penyedia cloud publik. Teknologi komputasi edge yang memungkinkan analisis informasi secara real-time lebih dekat ke titik produksi data akan diadopsi secara masif. Lokasi multi-cloud dan edge akan meningkatkan adopsi cloud terdistribusi untuk layanan terbaik, ketahanan, dan meniadakan ketergantungan pada vendor. Cloud terdistribusi akan memiliki layanan yang dapat diterapkan di berbagai lokasi fisik di seluruh cloud, edge, dan tempat pelanggan.

Menurutnya mengaktifkan fleksibilitas ini dengan menerapkan layanan cloud yang lebih dekat secara fisik ke titik komputasi dapat mengungkap secara real time beberapa kasus yang berhubungan dengan rendahnya penggunaan/penyewaan cloud ketika menangani kedaulatan data, gaya tarik data, dan syarat regulasi di mana lokasi infrastruktur berada yang didasarkan pada kebutuhan. Model cloud terdistribusi membentuk dasar dari pendekatan infrastruktur yang dapat disusun yang kita bisa lihat mulai diadopsi oleh pelanggan pada tahun ini dan akan terus mendapatkan momentum.

Kemunculan teknologi seperti WebAssembly (WASM) akan mulai mendapatkan lebih banyak masukan dan adopsi karena pengembang mulai menggunakannya sebagai akselerator yang signifikan terkait edge.

“Sifatnya yang portabel, faktor keamanannya, rendahnya biaya operasional WASM dan tidak adanya masalah saat booting awal menjadikannya ideal untuk edge. Kita mulai mengaktifkan pemrosesan database dengan peramban (browser) yang dapat dilakukan di edge. Tahap ini mendekatkan komputasi ke data dan menghilangkan biaya transfer jaringan yang mahal untuk mereplikasi data ke cloud sambil memproses dan menyediakan tinjauan yang dapat ditindaklanjuti secara real time yang dekat dengan sumber data,” tandasnya.

BACA JUGA:  Kemenperin Implementasikan Industri 4.0 di IKM Logam

Seperti diketahui tren dan adopsi cloud terdistribusi dengan teknologi yang memungkinkannya dengan WASM dan 5G/6G akan mempercepat munculnya database yang terdistribusi yang dapat berada sekaligus memproses data secara real time di edge sambil melakukan penyesuaian data kembali ke berbagai wilayah dan penyedia cloud.

Tags: Couchbase
Previous Post

BSSN Indonesia Mengunjungi Pusat Transparansi Kaspersky di Swiss

Next Post

Punya Output 2400W, Pembangkit Listrik Portabel EcoFlow DELTA 2 Resmi Rilis di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto