PT Integrasi Logistik Cipta Solusi atau Pelindo Solusi Digital menerapkan sistem manajemen anti-penyuapan demi mendukung Good Corporate Governance.
“Sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP ini merupakan wujud komitmen Perusahaan lewat kepatuhan dalam menjalankan bisnis yang profesional, sekaligus melengkapi program kepatuhan yang selama ini telah dijalankan oleh Perusahaan,” kata Sekretaris Perusahaan PT Integrasi Logistik Cipta Solusi, Ganda Pradita Putra dalam keterangannya, 30/12/2022.
Sejak Desember 2021, Pelindo Solusi Digital resmi mendapatkan sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan kembali mempertahankan sertifikasi lewat Surveillance ISO SMAP dengan ruang lingkup Pengadaan Barang dan Jasa pada akhir tahun ini.
SMAP merupakan sistem manajemen yang dirancang untuk membantu Perusahaan dalam mencegah, mendeteksi, dan menanggapi penyuapan sehingga Perusahaan dapat meningkatkan kinerja dengan mengorientasikan budaya Perusahaan.
Implementasi SMAP merupakan bentuk tanggung jawab Perusahaan untuk berkontribusi secara proaktif dalam melawan penyuapan, komitmen Perusahaan atas upaya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan penerapan budaya kejujuran, transparansi, keterbukaan, serta kepatuhan.
“Penerapan SMAP bagi Perusahaan dapat memberikan kemampuan dalam melakukan mitigasi risiko penyuapan, efisiensi beban biaya dan mengontrol konflik kepentingan,” jelas Ganda.
Implementasi SMAP di lingkungan PT ILCS diturunkan melalui pemberlakuan peraturan Perusahaan terkait Anti Penyuapan sebagai landasan bertindak bagi seluruh pekerja di lingkungan Perusahaan agar terhindar dari praktik maupun tindak pidana penyuapan.
Dalam implementasinya, SMAP diukur dan dievaluasi secara periodik oleh Tim Satuan Tugas Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP), Manajemen Puncak, serta Dewan Pengarah.
“Implementasi ISO 37001:2016 SMAP Pelindo Solusi Digital menjadi jawaban komitmen perusahaan untuk mendukung terciptanya budaya kerjasama bisnis yang bersih dan profesional bagi seluruh pekerja serta stakeholder baik mitra, pelanggan, dan pemangku kepentingan,” kata Ganda.
Baca: Pelindo Fokus Standarisasi Operasional dan Komersial untuk Dongkrak Kinerja Pelabuhan














