Dukungan digitalisasi terhadap sektor UMKM, khususnya sektor UMKM di kategori perdagangan, dipercaya semakin mendorong ekonomi di tengah isu perlambatan ekonomi global. Sektor UMKM mempunyai kekuatan untuk bertahan di tengah pandemi sekaligus yang paling berhasil cepat pulih dari dampak negatifnya.
“UMKM tidak mengandalkan barang impor ataupun mengandalkan pangsa ekspor. Jadi selama daya beli masyarakat domestik masih kuat, UMKM akan tetap bertahan. Jadi daya beli masyarakat ini akan mempengaruhi kinerja dari UMKM. Ketika daya beli kuat maka UMKM akan mampu bertahan dan menjadi penopang ekonomi nasional,” jelas ekonom dan peneliti Indef Nailul Huda dalam keterangan tertulis, 03/02/2023.
Karena itu, pemerintah bersama sektor swasta, harus berkolaborasi menjaga agar komoditas sektor UMKM semakin berkualitas. Yang terpenting, tegasnya, pemerintah menyusun berbagai kebijakan yang mampu menjaga daya beli agar sektor UMKM, termasuk yang menggunakan platform digital, bisnisnya tetap tumbuh.
Mitra Bukalapak Membantu UMKM
Nailul memaparkan terkait akses digital, kuncinya ada tiga. Pertama, infrastruktur karena infrastruktur digital belum merata, terlebih di daerah luar Pulau Jawa. Kedua, SDM atau pengetahuan pelaku UMKM terhadap digitalisasi. Ketiga, penggunaan infrastruktur teknologi untuk kegiatan ekonomi.
Melalui digitalisasi sektor UMKM yang umumnya bergerak di bidang perdagangan,stimulasi ini akan membantu para pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar, memperoleh akses pasokan, serta memperkecil biaya operasional.
Nailul memberi contoh seperti dilakukan oleh Bukalapak, melalui platform Mitra Bukalapak, platform online-to-offline (020). “Apa yang dilakukan Mitra Bukalapak dalam menghadirkan layanan yang memudahkan masyarakat dan meningkatkan nilai jual produk UMKM tentu saja perlu terus disempurnakan dan didukung. Terlebih lagi, Mitra Bukalapak, juga membukakan akses pasar yang luas bagi UMKM.”
Ia mewanti-wanti, digitalisasi juga memiliki tantangan tersendiri karena semua calon pembeli dapat melihat produk yang memiliki kesamaan dengan harga yang bervariasi. “Di sinilah, mutu dan kualitas menjadi pilihan utama konsumen,” tegasnya.
Baca: Mitra Bukalapak Buka Peluang Warteg Tambah Penghasilan
Baca: Mitra Bukalapak Fokus Rangkul Lebih Banyak Warung-warung Kecil














