ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Widya Robotics Hadirkan Solusi Quality Control Berbasis AI untuk Manufaktur

Fauzi
11 February 2023 | 12:00
rubrik: Digital
Widya Robotics Hadirkan Solusi Quality Control Berbasis AI untuk Manufaktur
Share on FacebookShare on Twitter

Dengan penginputan data secara massive, tak dapat dipungkiri bahwa penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) menjadi pilihan yang menggiurkan bagi berbagai sektor industri, termasuk manufaktur.

Sebagai contoh, Hankook Tire, produsen ban asal Korea Selatan, mengembangkan sistem inspeksi otomatis yang menggunakan teknologi Artificial Intelligence dengan pemrosesan gambar untuk mengecek adanya kecacatan pada produk ban di tahap akhir.

Proses yang melibatkan teknologi kecerdasan buatan ini dilakukan untuk mengecek apakah suatu produk telah memenuhi standar sebelum nantinya dilanjutkan ke tahap distribusi.

Quality control dalam hal ini menjadi penting bagi setiap industri karena apabila terjadi kesalahan atau ketidaktelitian dalam quality control, perusahaan tidak hanya akan mengalami kerugian material, akan tetapi juga kehilangan kepercayaan pelanggan. Dengan adanya AI, tim manajemen dapat mencegah terjadinya masalah cacat produksi yang mungkin akan menimbulkan biaya yang cukup mahal bagi perusahaan.

Saat ini tidak hanya perusahaan internasional, perusahaan nasional pun bisa menggunakan Ai dalam proses produksinya. Widya Robotics sebagai perusahaan yang mengembangkan teknologi kecerdasan buatan kini tengah mengembangkan teknologi AI dalam menganalisa data visual sebagai solusi quality control industri.

Perusahaan ini memanfaatkan kamera CCTV, smartphone, dan berbagai jenis kamera lainnya sebagai media pengumpulan data. Data-data yang didapat sendiri berupa data visual. Kemudian data-data ini akan menjadi acuan bagi AI untuk memproses parameter yang dibutuhkan. AI yang kini dikembangkan oleh Widya Robotics ini disebut sebagai Vision Intelligence atau VI.

Pengembangan teknologi milik WIdya Robotics ini memanfaatkan AI Engine and Training Service yang ditujukan untuk mendukung efisiensi industri dan perusahaan. Dalam hal quality control, VI dapat mendeteksi parameter-parameter khusus yang bisa dideteksi secara visual, contohnya pengecekan barang defect dan crack detection pada produksi barang tertentu.

BACA JUGA:  Penyedia layanan transportasi online asal Cina, Didi, memberhentikan 15% tenaga kerjanya

Barang atau produk diletakkan di bawah kamera, kemudian data yang didapat melalui kamera tersebut akan diproses oleh VI untuk mengecek apakah ada defect maupun crack. Setelah selesai, data barang defect maupun yang sudah baik akan dicatat secara real-time melalui dashboard monitoring.

Dengan data yang dikumpulkan sampai saat ini, VI ini sudah digunakan di beberapa sektor industri di Indonesia, seperti otomotif, konstruksi, agrikultur, dan manufaktur. Selain quality control, VI milik Widya Robotics ini juga bisa digunakan untuk pengenalan wajah, presensi, penghitungan jumlah kendaraan, objek dan manusia, penghitungan kelapa sawit, dan pembaca plat nomor.

VI untuk pengecekan kualitas produk ini sudah digunakan oleh salah satu perusahaan besar otomotif di Jakarta. Alwy Herfian selaku CEO dari Widya Robotics mengungkapkan khusus di bidang otomotif VI digunakan sebagai alat quality control untuk mengecek minor crack suku cadang kendaraan.

“VI dapat mendeteksi minor crack pada spare part kendaraan yang diproduksi. Sebelum masuk ke pasar, sparepart akan melewati pemindaian dengan VI lewat kamera yang disediakan. Jika crack tidak terdeteksi, maka barang siap dipasarkan ke konsumen,” ujar Alwy.

Alwy menambahkan bahwa selain deteksi crack pada sparepart kendaraan, VI juga sudah digunakan untuk memantau dan mendeteksi kualitas produksi hand former di sebuah perusahaan sarung tangan premium di Sumatera Utara. Di industri pertanian, VI mampu untuk mendeteksi penyakit dan hama pada tanaman. Pengelola penyakit dan tanaman akan lebih cepat dalam perawatan tanaman. Kesuksesan pertanian akan meningkat serta memangkas waktu dan biaya. Dengan kualitas yang terjamin, pelaku usaha maupun industri dapat menghindari kerugian akibat hama maupun penyakit tanaman lainnya.

Masih banyak yang bisa dilakukan oleh teknologi kecerdasan ini untuk mendeteksi hal yang belum pernah di training oleh AI sebelumnya. Karena sifat Vision Intelligence ini sangat fleksibel dan customizable, maka Widya Robotics juga menyediakan layanan kustomisasi kecerdasan buatan sesuai kebutuhan industri client-nya. Teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan produktifitas berbagai jenis Industri.

BACA JUGA:  TOP DIGITAL Awards 2019: Transformasi TI PT Bank BPD Bali Berkontribusi Bagi Perekonomian Daerah
Tags: Widya Robotics
Previous Post

Inilah Manfaat Penataan Ulang Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz

Next Post

Telah Hadir Aplikasi Phinnisi untuk Kegiatan Pelayanan Kapal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

TOP Digital Awards 2026: Diskominfo Merauke Kembangkan Si-POTEM, Perkuat Layanan Pengaduan Publik Berbasis Digital

Agus Haryanto
6 November 2026 | 11:21

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APJATEL Perkuat Kolaborasi, Dorong Akselerasi Infrastruktur Digital Indonesia di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto