Survei global oleh Kaspersky mengungkapkan bahwa pria lebih banyak bertugas dalam pemeliharaan dan pembelian perangkat pintar di rumah.
Menurut riset pasar digital, jumlah hunian dengan perangkat rumah pintar yang aktif diperkirakan mencapai 573,7 juta pengguna pada tahun 2026. Penetrasi rumah tangga diperkirakan mencapai 25,0 persen pada tahun itu.
“Hasil survei menunjukkan bahwa kelompok pria adalah yang lebih sering merawat perangkat pintar keluarganya,” dikutip dari siaran pers Kaspersky, 17/03/2023.
Secara khusus, 72 persen pria adalah mereka yang memasang perangkat pintar di rumah mereka, sementara untuk wanita memiliki persentase sebanyak 47%.
Ini juga terjadi ketika pengaturan Wi-Fi perlu diubah pada router rumah atau perangkat baru ditambahkan ke jaringan. Kebanyakan pria (75%) biasanya melakukan hal ini, sementara untuk wanita, sebanyak 50 persen yang melakukan tugas ini.
Sama ketika menginstal perangkat lunak dan aplikasi di komputer dimana 72 persen pria bertanggung jawab untuk ini, dan wanita sebanyak 47 persen.
Menjadi berbeda ketika terkait kebiasaan digital anak-anak. Data penelitian menunjukkan kedua orang tua sama-sama bersedia mengontrol waktu anak-anak di gawai. Secara khusus, 67 persen pria dan 54 persen wanita memantau waktu yang dihabiskan si kecil untuk gawai.
Kaspersky menunjuk Arlington Research untuk melakukan riset online kuantitatif dengan 21.645 pemilik perangkat rumah pintar di 21 negara, dari Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Italia, Spanyol, China, Meksiko, Brasil, Chili, Rusia, Turki, Prancis, Belanda, Portugal, India, Indonesia, Filipina, Peru, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Baca: Laporan IDC: Pasar Ponsel Pintar Indonesia Tahun 2022 Turun 14,3 Persen














