ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Alibaba Cloud Rilis Laporan Survei Terkait Layanan dan Investasi Cloud

Fauzi
17 March 2023 | 18:00
rubrik: Research
Alibaba Cloud Rilis Laporan Survei Terkait Layanan dan Investasi Cloud
Share on FacebookShare on Twitter

Alibaba Cloud megeluarkan laporan survey terbaru berjudul “The Next-Generation Cloud Strategy in Asia”. Dari laporan survey ini ditemukan bahwa 94% pengguna layanan cloud di Indonesia berharap dapat meningkatkan investasi mereka dalam teknologi cloud pada tahun 2023, sementara 92% bisnis lainnya di Indonesia merencanakan migrasi cloud sepenuhnya dalam dua tahun.

Di seluruh pasar Asia yang disurvei, 84% pengguna layanan cloud yang ada mengharapkan untuk meningkatkan investasi mereka dalam teknologi cloud pada tahun 2023, sementara lebih dari empat dari lima (84%) merencanakan migrasi cloud sepenuhnya dalam dua tahun.

Investasi yang meningkat dalam cloud
Dengan semakin banyaknya perusahaan memindahkan bisnis penting mereka secara online untuk mengatasi beban kerja mereka menjadi lebih efisien di pasca pandemi, bisnis di Asia yang sudah menggunakan layanan cloud, berencana untuk meningkatkan investasi mereka di berbagai strategi cloud pada tahun mendatang.

Peningkatan tersebut kemungkinan besar akan datang dari Thailand (95%), Indonesia (94%), Filipina (91%), Hong Kong Daerah Administratif Khusus (S.A.R.) (83%), dan Singapura (83%), sedangkan persentase yang lebih besar dari bisnis yang disurvei di Jepang dan Korea Selatan menunjukkan bahwa mereka akan mempertahankan tingkat investasi mereka pada saat ini. Di antara industri utama, sektor game diperkirakan akan mengalami peningkatan paling tajam dalam investasi cloud, diikuti oleh sektor Media & Telekomunikasi, Internet & Teknologi, serta Layanan Keuangan.

Dalam hal prioritas investasi, sebagian besar bisnis di Asia akan berfokus pada analitik data & AI (53%), komputasi awan (52%), dan otomatisasi (46%). Faktanya, ada lebih dari separuh bisnis berencana untuk meningkatkan investasi pada cloud computing menggarisbawahi pentingnya infrastruktur cloud dalam mendukung pertumbuhan bisnis. Di Indonesia, fokus investasi terdapat pada analitik data dan AI (62%) serta komputasi awan (62%), diikuti oleh otomatisasi (58%), dan metaverse (51%).

BACA JUGA:  Alibaba Cloud Perkenalkan Tingwu, Meeting Assistant Bertenaga AI

“Penelitian terbaru ini mengungkap wawasan penting bagi bisnis dan penyedia layanan cloud di Asia. Adopsi cloud telah menjadi prasyarat bagi kesuksesan bisnis dan semakin banyak pelanggan kami yang mengadopsi strategi cloud yang beragam untuk mendorong pertumbuhan bisnis di era digital. Dengan infrastruktur cloud yang menjadi landasan utama bagi banyak inovasi mutakhir seperti AI generatif, kami berkomitmen untuk menyediakan solusi berbasis cloud yang telah terbukti untuk bisnis di lintas industri dan mendukung migrasi mereka ke layanan cloud dengan tanpa hambatan,” kata Selina Yuan, Vice President of Alibaba Group and President of International Business for Alibaba Cloud Intelligence.

Alibaba Cloud menunjuk firma riset pasar global NielsenIQ untuk membantu melakukan survei, tujuannya untuk lebih memahami keadaan penerapan strategi cloud yang berlaku – baik itu cloud privat, publik, maupun hybrid – di seluruh Asia.

Migrasi sepenuhnya ke cloud di tahun 2024
Riset tersebut juga mengungkapkan bahwa 92% bisnis Indonesia (vs 84% di Asia) merencanakan migrasi cloud sepenuhnya dalam dua tahun. Sebagian hal ini didorong oleh kebutuhan baru yang muncul selama pandemi. Lebih dari setengah (53%) bisnis Indonesia dalam survei (vs 36% di Asia) bahkan mengantisipasi migrasi cloud secara menyeluruh dalam enam bulan ke depan.

Di antara bisnis yang disurvei, dampak COVID-19 telah menyebabkan perubahan signifikan dalam penggunaan TI mereka, dengan 56% bisnis Indonesia (vs 54% di Asia) melaporkan peningkatan penggunaan perangkat lunak berbasis cloud dan 48% bisnis di Indonesia (vs 41% di Asia) melaporkan percepatan dengan migrasi cloud mereka.

Strategi menuju adopsi cloud yang lebih beragam
Pada saat melakukan survei, private cloud (40%) menjadi strategi yang paling populer di Asia, diikuti public cloud (27%). Selain itu, reputasi yang kuat untuk keamanan, (76% di Indonesia vs 58% rata-rata di Asia) dan “Layanan cloud yang disesuaikan untuk pertumbuhan bisnis” (57% di Indonesia vs 41% di seluruh Asia) menjadi alasan utama bagi bisnis untuk memilih cloud publik, di mana 54% dari bisnis di Indonesia yang disurvei mengharapkan untuk dapat meningkatkan investasi public cloud lebih dari seperlima di tahun mendatang.

BACA JUGA:  Ancaman Siber Konsumen: Prediksi Untuk Tahun 2023

Sementara itu, adopsi hybrid cloud di Asia sedang meningkat, dengan survei mencatat peningkatan bersih 7 poin persentase dalam tingkat adopsi saat ini dibandingkan dengan adopsi strategi cloud awal responden. Selain itu, dari responden di Asia yang telah mengubah strategi cloud mereka, proporsi tertinggi yaitu 39% telah beralih ke hybrid cloud. Selain faktor keamanan, bisnis cenderung memilih hybrid cloud untuk layanan cloud yang disesuaikan.

“Berbagai strategi cloud yang diadopsi di Asia menunjukkan bahwa semakin banyak bisnis yang mencari infrastruktur yang kuat, tangguh, aman, dan fleksibel untuk mendigitalkan bisnis mereka. Sebagai penyedia layanan cloud terkemuka, kami akan terus memperkenalkan layanan cloud publik yang inovatif dan aman untuk memenuhi permintaan ini,” tambah Selina Yuan.

Tren Cloud yang meningkat di Indonesia
Meskipun Indonesia masih dalam masa pertumbuhan pasar cloud computing, namun hal ini dengan cepat menjadi daya tarik banyak bisnis di Indonesia, apalagi sejak adanya pandemi. Menurut laporan survei Alibaba Cloud, kebanyakan bisnis Indonesia (78%) ingin berinvestasi lebih banyak dalam teknologi ramah lingkungan untuk mengurangi jejak karbon sistem TI mereka di tahun mendatang, diikuti oleh pembelajaran mesin/AI (63%) dan teknologi terkait metaverse/Web 3.0/NFT (62%).

Dengan tingginya minat bisnis Indonesia dalam pengadopsian teknologi cloud, 71% bisnis di Indonesia masih melihat “Kesulitan dalam membuat manajemen mengenali nilai dari pengadopsian teknologi baru” sebagai tantangan terbesar. Faktor lainnya menjadi tantangan adalah pemotongan biaya karena lingkungan ekonomi makro saat ini (55%), kesulitan untuk mengubah sistem TI yang ada (48%), dan ROI yang tidak jelas (28%).

Namun, di lain sisi, pelaku bisnis masih melihat peluang dimana 71% bisnis tetap percaya bahwa komputasi awan akan mendorong transformasi ekonomi digital di Indonesia selama 3-5 tahun ke depan; 61% melihat peluang pada teknologi chip, dan 58% percaya pada potensi AI.

BACA JUGA:  Bidik Sektor Keuangan, Ini 5 Layanan Baru Alibaba Cloud

“Kami senang melihat peningkatan minat bisnis akan teknologi cloud. Kami berharap kedepannya akan ada lebih banyak bisnis yang sepenuhnya beralih ke digital dan sebagai mitra cloud yang kuat dan terpercaya, kami siap mendukung pelanggan kami di Indonesia dalam mencapai transformasi digital tersebut,” kata Leon Chen, Country Manager Alibaba Cloud di Indonesia.

Tags: Alibaba Cloud
Previous Post

Aplikasi Wahfazh untuk Digitalisasi Dakwah Diluncurkan

Next Post

Survei Mengungkap Pria Lebih Banyak Merawat Perangkat Pintar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soundcore Rilis Aeroclip, Earbuds Open-Ear dengan Desain Clip-On

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bareksa Uji-Beta Robo Advisor & Perkenalkan Logo Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Smartphone Lipat Motorola Razr Fold Mulai Edar di Pasar, Harganya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto