ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Phapros Terapkan Digitalisasi, Ini Manfaat yang Didapatkannya

Teguh Imam Suyudi
25 May 2023 | 09:00
rubrik: Business Solution
Halodoc dan Sampoerna Academy Gelar Sejumlah Inisiatif Pendidikan dan Kesehatan Digital

Ilustrasi Telefarmasi

Share on FacebookShare on Twitter

Yudhi Arieffianto General Manager IT PT Phapros Tbk (PEHA) mengatakan transformasi digital sudah menjadi kebutuhan di industri farmasi. Menurutnya, ada sejumlah alasan mengapa hal itu terjadi.

“Pertama, karakteristik industri farmasi yang berkaitan erat dengan berbagai regulasi pemerintah dalam proses bisnisnya. Seperti regulasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), penggunaan bahan, pengolahan, infrastruktur hingga sistem komputerisasinya,” katanya dalam acara webinar Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Industri Farmasi, di Jakarta, 11/05/2023.

Kedua, berbagai proses bisnis tersebut tentu saja membutuhkan adopsi teknologi, mulai dari bagian produksi hingga rantai pasokannya. Dimana, pemilihan teknologinya dipengaruhi oleh produk yang dipasarkan dan yang paling berkontribusi terhadap pertumbuhan perusahaan.

“Industri farmasi merupakan industri padat modal yang tidak saja membutuhkan investasi besar pada mesin, tapi juga kualifikasi ruangan serta persyaratan infrastruktur,” kata Yudhi. 

“Teknologi itu butuh investasi, saat kesenjangan proses sudah teridentifikasi, maka saat itu sudah bisa dicari teknologi yang sesuai dengan portofolio produk kita dan kebutuhan kita,” tegasnya.

Ketiga, sebagaimana terjadi di industri lainnya, pandemi COVID-19 yang mempercepat proses transformasi digital di industri farmasi.

Manfaat Digitalisasi Bagi Industri Farmasi

Menurut Yudhi, banyak manfaat yang didapat oleh industri farmasi dengan menjalankan transformasi digital.

“Banyak operasional bisnis saat ini bisa dipersingkat dan lebih efisien karena adanya teknologi yang memadai,” katanya.

Ia pun mencontohkan manfaat teknologi dari sisi penghematan. Dengan pemilihan teknologi yang bisa menghemat waktu sekian jam dalam proses produksi atau manajemen kemudian dikalkulasikan menjadi nilai uang dalam rupiah.

“Anggap saja penghematannya senilai Rp 100 juta, sedangkan harga teknologinya Rp 500 juta. Artinya, dalam lima bulan modal sudah bisa kembali,” tuturnya.

BACA JUGA:  ERP SISI Program Murah Ciptaan Semen Indonesia

“Digitalisasi teknologi juga bisa membantu tim operasional seperti melakukan pengecekan status produksi, kendala yang sedang dihadapi, titik kemacetan atau bottle neck, yang semuanya bisa divisualisasi. Sebelumnya, tim lapangan tidak punya akses untuk melihat product availability sehingga banyak yang luput untuk diawasi,” imbuhnya.

Manfaat berikutnya dari sisi pengadaan, lanjut Yudhi, ketika kita menerima terlalu banyak pesanan, maka butuh sistem reminder agar tidak terlewat. Teknologi dapat diterapkan pada sistem monitoring untuk melihat apakah barangnya sudah datang atau belum, sudah ditempatkan atau belum, juga apakah sudah terdistribusi atau masih di pabrik.

Digitalisasi di Phapros

Mengenai digitalisasi di Phapros, Yudhi mengutarakan bahwa prosesnya cukup kompleks, karena terkait dengan regulasi dari otoritas yang berwenang. Ia mencontohkan bahwa ada teknologi Laboratory Management System (LIMS), teknologi yang jadi mandatori bagi industri farmasi.

“Jika membeli LMS biayanya sangat mahal.  Sedangkan, kalau dikembangkan sendiri secara kalkulasi bisa lebih efisien, kebutuhan user dan kewajiban terhadap regulator pun terpenuhi,” ungkapnya.

Mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), Yudhi mengatakan bahwa AI merupakan teknologi yang bisa memprediksi suatu pola.

“Di luar negeri, industri farmasi sudah ada yang mengembangkan kecerdasan buatan untuk memprediksi senyawa dalam penggunaan obat. Hal tersebut sangat memungkinkan karena di negara-negara maju database bahan farmasi sudah sangat lengkap,” tuturnya.

“Di Indonesia, beberapa pelaku industri farmasi sudah mulai ke arah sana. Termasuk juga Phapros, meski tentu jalannya masih agak panjang. Salah satu yang menjadi tantangan penerapan AI adalah validitas, karena farmasi sangat bergantung pada validitas,” pungkasnya.

Baca juga: Indonesia Didorong Kembangkan Model Layanan Telefarmasi

Tags: Phapros
Previous Post

BTN Terapkan 3 Pilar untuk Antisipasi Serangan Siber

Next Post

Telkomsel 28 Tahun: Dari Sejak Lahir Selalu Terdepan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program BASAibu Raih Penghargaan WSIS Prizes 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Teknologi Layar Quantum Dot, Material Mutakhir yang Diadopsi Samsung QLED

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peneliti: “GoTo Sudah Penuhi Kualifikasi Perlindungan Data Pribadi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto