ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Survei Twilio: Konsumen Indonesia Miliki Tingkat Kesadaran Tertinggi Asia Pasifik Tentang Data Digunakan Oleh Brand

Ahmad Churi
8 June 2023 | 17:13
rubrik: Research
Survei Twilio: Konsumen Indonesia Miliki Tingkat Kesadaran Tertinggi Asia Pasifik Tentang Data Digunakan Oleh Brand
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Twilio (NYSE: TWLO), perusahaan pengembang solusi Customer Engagement Platform (CEP) atau platform interaksi dengan pelanggan untuk berbagai brand, melansir hasil studi bahwa masyarakat Indonesia memiliki tingkat kesadaran tertinggi di seluruh Asia Pasifik (APAC) terkait penggunaan data konsumen yang dilakukan oleh brand.

Studi bertajuk The Consumer Data Revolution in Asia Pacific dari Twilio mengeksplorasi preferensi, sikap, dan harapan konsumen seputar berbagi data, serta menyoroti peluang bagi brand-brand untuk memperkuat kepercayaan konsumen di masa depan ketika tidak ada lagi cookie. Laporan ini menganalisis temuan dari total 1.500 konsumen di wilayah Asia Pasifik yang berasal dari Singapura, Hong Kong, Australia, Filipina, Jepang, serta termasuk 250 responden dari Indonesia.

Secara khusus, 68% konsumen di Indonesia setidaknya memiliki tingkat kesadaran tentang bagaimana brand-brand menggunakan data konsumen, dengan 34% di antaranya mengklaim memiliki pengetahuan penuh tentang bagaimana informasi atau data tersebut dimanfaatkan oleh brand. Konsumen Indonesia ternyata juga memiliki tingkat kenyamanan yang relatif tinggi dalam berbagi data pribadi dengan brand asalkan ada jaminan transparansi dan kustomisasi. Mengingat, sebagian besar konsumen Indonesia menghargai interaksi yang terpersonalisasi.

Disebutkan, bagi responden di Kawasan Asia Pasifik, pengalaman yang baik dan kebijakan yang transparan terbukti menjadi dua faktor paling utama sebagai pendorong dalam berbagi data. Ini bermakna bahwa praktik pengumpulan data pihak pertama sangat penting untuk membangun hubungan yang lebih mendalam dengan pelanggan.

Temuan lain menunjukkan adanya sikap skeptis terhadap penggunaan data pihak ketiga dan kemauan umum konsumen untuk berbagi data dengan brand-brand tepercaya dalam keadaan yang tepat. Secara regional, lebih dari 6 dari 10 konsumen bersedia berinteraksi dengan brand-brand yang memperoleh data langsung dari mereka. Sebanyak 89% konsumen di Indonesia – angka ini tertinggi di seluruh Kawasan – percaya bahwa melakukan personalisasi interaksi dengan brand akan menambah nilai pada pengalaman pelanggan.

BACA JUGA:  Tantangan dan Peluang Adopsi Teknologi AI di Indonesia

Di Indonesia, 52% pelanggan menyatakan tidak keberatan untuk mengungkapkan data-data demografi, sementara 49% bersedia membagikan data riwayat pembelian. Tingginya tingkat kenyamanan konsumen Indonesia dalam berbagi data dengan brand ini terkait dengan tingkat kesadaran data yang cukup tinggi di negara ini.

Lebih lanjut, situs web resmi dan akun media sosial merupakan dua saluran yang paling banyak digunakan untuk berbagi data pribadi, dimana 82% dan 59% konsumen bersedia berbagi informasi melalui masing-masing media tersebut. Konsumen di Indonesia juga bersedia berbagi data pribadi dengan organisasi penyedia layanan finansial dan kesehatan.

Namun, meskipun konsumen Indonesia cukup terbuka dan merasa nyaman berbagi data, mereka ternyata juga mengharapkan brand untuk lebih transparan. Dibandingkan negara lain di Asia Pasifik, konsumen di Indonesia lebih menghargai transparansi – 67% responden di Indonesia mengaku mempercayai brand yang jujur dan transparan mengenai kebijakan yang mereka terapkan.

Dengan kurang dari dua tahun waktu tersisa sebelum penggunaan cookie resmi dihentikan, konsumen saat ini memiliki tingkat ekspektasi yang lebih tinggi untuk privasi data, yang didorong oleh meningkatnya kesadaran tentang berbagai risiko terkait pengumpulan dan penyimpanan data pihak ketiga.

Meskipun 84% konsumen di Indonesia percaya bahwa iklan bertarget (targeted advertising) melalui penggunaan cookie dapat menyebabkan masalah privasi data, secara umum mereka mengakui bahwa berbagi data pihak ketiga berguna dalam mengkustomisasi pengalaman konsumen. Dibandingkan negara lain di Asia Pasifik, konsumen di Indonesia paling tidak keberatan menerima email terkait dari suatu brand setelah mereka mengizinkan penggunaan semua jenis cookie di situs web (52%).

Konsumen di Indonesia juga memiliki tingkat kesadaran yang cukup tinggi mengenai wacana pengakhiran cookie, di mana 69% mengetahui adanya rencana Google untuk menghapus penggunaan cookie pihak ketiga pada peramban Chrome di tahun 2024. Selain itu, 50% konsumen di Indonesia menganggap pembatasan penggunaan data pihak ketiga sebagai suatu perkembangan luar biasa karena bagi mereka privasi data pribadi adalah prioritas utama – lebih tinggi dari negara mana pun di Asia Pasifik.

BACA JUGA:  Tujuh Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Keamanan Siber Industri

Terkait berbagi data, 87% – melampaui negara Asia Pasifik lainnya – konsumen di Indonesia, alih-alih melalui pihak ketiga, merasa nyaman terlibat dengan brand yang memperoleh data secara langsung dari mereka. Konsumen juga lebih mungkin berbagi informasi jika tersedia insentif dari brand, seperti imbalan berupa uang, kupon potongan harga, dan poin loyalty adalah bentuk insentif yang paling efektif di Indonesia.

“Dewasa ini, konsumen mengharapkan brand akan melindungi data mereka dan bersikap terbuka mengenai bagaimana data tersebut digunakan. Skeptisisme terhadap data pihak ketiga, bersama dengan adanya kerelaan untuk berbagi data dengan brand terpercaya, telah mendorong terciptanya berbagai peluang baru dan membuka jalan menuju sebuah ekosistem berbagi data yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia maupun di seluruh kawasan Asia Pasifik,” simpul Nicholas Kontopoulos, Vice President of Marketing, Asia Pacific & Japan, dalam rilis persnya, di Jakarta, baru-baru ini.

Tags: Twilio
Previous Post

Lenovo Indonesia Hadirkan Lenovo Legion, Yoga, IdeaPad, dan LOQ Terbaru

Next Post

Strategi dan Solusi Baru Nokia Maksimalkan Potensi Digitalisasi Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lewat Pesta Hadiah IMPoin, IM3 Tebar 2.026 Hadiah Termasuk Grand Prize Mobil Listrik BYD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadiri Asean Meeting, BSSN Dorong Penguatan Ketahanan Siber Kawasan Regional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TODAK Throne 2.0, Kursi Gaming dengan Fitur Ergonomis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Tata Kelola, Pelindo Dukung Digitalisasi Data Koperasi TKBM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto