Ada lima jenis pekerjaan bidang teknologi dimana pekerja Indonesia paling sering direkrut oleh perusahaan asing.
Kelima jenis pekerjaan itu yakni insinyur perangkat lunak (software engineer), asisten virtual (virtual assistant), tutor, desainer grafis, dan pengembang perangkat lunak (software developer).
Inggris, Kanada, Singapura, dan Amerika Serikat adalah negara asal perusahaan asing yang paling sering merekrut tenaga kerja Indonesia untuk kelima jenis pekerjaan tersebut.
Sejak pandemi COVID-19, sebanyak 89 persen perusahaan dunia memilih untuk merekrut pekerja asing yang mampu bekerja secara jarak jauh (remote) atau tanpa tatap muka.
Berdasarkan data dari platform Deel, perusahan teknologi informasi dari Amerika Serikat, perekrutan pekerja secara global tersebut meningkat lebih dari 145 persen sejak tahun 2022.
Pertumbuhan perekrutan oleh perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik merupakan yang terpesat dibandingkan di belahan dunia lainnya.
“Indonesia adalah salah satu pasar terbesar di Asia Pasifik untuk tenaga kerja, dengan talenta-talenta yang mumpuni,” ujar Head of Expansion Asia Deel, Karen Ng, dalam satu acara Deel di Jakarta, Selasa, 11/07/2023.














