Jakarta. ItWorks- PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), anak perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) belum lama ini menerima Penghargaan Utama dalam kategori Sustainability pada ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2023 (ICAII 2023). Penghargaan ini merupakan kedua kalinya yang diraih selama dua tahun berturut-turut.
BNI Sekuritas berhasil memenangkan penghargaan untuk inovasi terkemuka di tahun 2023, yaitu pendampingan menyeluruh penerbitan obligasi berwawasan lingkungan (green bond) PT Arkora Hydro Tbk (ARKO). Inovasi green bond ARKO ini sangat penting, karena merupakan penerbitan green bond pada korporasi swasta yang pertama di Indonesia.
“Penghargaan atau pengakuan ini akan menjadi motivasi sekaligus memperkuat posisi BNI Sekuritas sebagai Investment Bank yang diperhitungkan dan diandalkan dalam industri pasar modal Indonesia,” ungkap Direktur Investment Banking BNI Sekuritas Nieko Kusuma, dalam rilis pers (26/09/2023), di Jakarta.
Selain itu lanjutnya, penghargaan tersebut mencerminkan komitmen dan keseriusan BNI Sekuritas dalam mempromosikan keberlanjutan dan inovasi penerbitan green bond, seiring mendukung upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan di Indonesia.
Selain aktif dalam memberikan pendampingan, Investment Banking BNI Sekuritas juga telah berperan penting dan pionir dalam mengedukasi nasabah korporasi tentang pentingnya green bond dalam konteks industri pasar modal. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi sektor keuangan dan bisnis di Indonesia, khususnya bagi korporasi baik swasta maupun BUMN yang mencari sumber pendanaan alternatif mendukung pembangunan berkelanjutan dan ingin menjajaki konsep serupa.
“Prestasi yang telah diraih oleh BNI Sekuritas tidak terlepas dari kerja sama semua pihak serta kepercayaan yang terus diberikan oleh Nasabah Korporasi selama ini. BNI Sekuritas berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi yang bermakna, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia dan mendukung peraturan regulator, dalam memberikan alternatif pendanaan bagi korporasi sesuai dengan penggunaan dana yang dibutuhkan,” pungkasnya. (AC)














