Reporter: Irawan
Untuk mendukung bidang usaha Operasi Terminal Multipurpose, PT Pelindo Multi Terminal mengembangkan digitalisasi dalam transformasi operasional pelabuhan.
Terminal Multipurpose adalah terminal yang didedikasikan untuk melayani bongkar muat komoditas: curah cair, curah kering, dan kargo umum.
Salah satu bentuk pengembangan digitalisasi dalam transformasi operasional pelabuhan adalah dengan menghadirkan inovasi digitalisasi.
Menurut SVP Teknologi Informasi PT Pelindo Multi Terminal Indra Siregar dalam penjurian TOP Digital Awards 2023, secara daring, 18/10/2023, ada 5 inovasi bisnis yang telah dihadirkan PT Pelindo Multi Terminal. Kelima inovasi bisnis tersebut adalah sebagai berikut.
Implementasi Pelindo Terminal Operating System-Multipurpose (PTOS-M)
PTOS-M sebagai inovasi bisnis yang diimplementasikan tahun 2022-2023, adalah Sistem Operasi Terminal Pelindo Multiguna dan merupakan platform terminal operating system yang dipergunakan di seluruh cabang Pelabuhan SPMT. Beberapa keunggulan dari inovasi ini diantaranya adalah sebagai support full cycle operasional pelabuhan: mulai dari planning sampai dengan billing, terintegrasi dengan surrounding system lain seperti ERP system, billing management, host to host bank, dan Bea Cukai.
Adapun manfaat akan kehadiran PTOS-M bagi perusahaan ada 4. Pertama, Implementasi PTOS-M meningkatkan visibility operasional pelabuhan. Kedua, Real time data transaction. Ketiga, Percepatan dan meningkatkan akurasi billing. Keempat, Improvement Flow of Documents, sebelumnya 5 hari menjadi 2 hari.
Implementasi Gate System
Implementasi Gate System merupakan inovasi bisnis yang diimplementasikan tahun 2023. Inovasi bisnis ini berupa pembangunan gate system untuk mendukung transformasi operasional di seluruh Cabang Pelabuhan SPMT. Fitur unggulan dari inivasi bisnis ini adalah hadirnya Automatic Gate In-Out, Single gate system, cashless, reduce paper. Manfaat inovasi bisnis ini adalah memberi kemudahan dalam monitoring In Out ke Pelabuhan dan improve durasi transaksional dalam proses In-Out Pelabuhan.
Pembangunan Integrated Planning & Control
Inovasi bisnis ini diimplementasikan tahun 2023. Inovasi bisnis ini berupa tersedianya fasilitas Integrated Planning & Control untuk memonitor full cycle operasional pelabuhan melalui perangkat cctv, jaringan, dan infrastruktur IT pendukung lainnya. Fitur unggulan inovasi bisnis ini adalah mampu monitoring room untuk traffic flow, gate, operasional bongkar muat, percepatan pengambilan keputusan karena seluruh area termonitor. Adapun manfaat inovasi bisnis ini adalah hadirnya integrated planning & control untuk seluruh area pelabuhan, improvement monitoring operasional pelabuhan secara real time.
Integrated Dashboard
Inovasi bisnis ini diimplementasikan tahun 2023. Inovasi bisnis ini berupa platform yang menampilkan indikator kinerja perusahaan secara near real time. Fitur unggulan inovasi bisnis ini adalah hadirnya Integrated Dashboard menampilkan indikator kinerja Operasional, Keuangan, Komersial, HSSE, dan SDM. Sementara itu manfaat dari keberadaan inovasi bisnis ini adalah mampu memberikan visibilitas menyeluruh untuk Manajemen dalam memonitor kinerja perusahaan secara komprehensif untuk mendukung pengambilan keputusan.
Audit Management System (AMS)
Inovasi bisnis ini diimplementasikan tahun 2023. Ia berupa AMS mendukung transformasi digital dalam bidang pengendalian internal di SPMT. Fitur unggulan inovasi bisnis ini adalah hadirnya Audit Universe, Planning & Scheduling, Project Management, Dashboard, Analytical Tools. Sementara itu, manfaat inovasi bisnis ini adalah memberikan kemudahan dalam pelaksanaan audit mulai perencanaan sampai dengan monitoring tindak lanjut sehingga proses pelaksanaan audit menjadi lebih efisien dan efektif. Selain itu, Paperless karena dokumentasi audit disimpan dalam bentuk softcopy yang di-upload dalam AMS.
Tingkatkan Market Share dan Pendapatan
Semua inovasi solusi bisnis tersebut, dicatat mampu memberikan nilai tambah dan mampu memberi dukungan digitalisasi dalam transformasi operasional pelabuhan. IT sebagai supporting, sampai dengan periode September 2023, dicatat juga berhasil melakukan digitalisasi di 18 Cabang Pelabuhan hanya dalam kurun waktu 5 bulan. Target transformasi tahun 2023 adalah di 24 cabang pelabuhan.
Beberapa nilai tambah tersebut diantaranya adalah: Peningkatan produktivitas Ton/Ship/Day, Penurunan Working Time, Penurunan Port Stay. Selain itu tersedianya fasilitas integrated planning & control untuk memonitor full cycle operasional pelabuhan melalui perangkat cctv, jaringan, dan infrastruktur IT pendukung lainnya. Terakhir, peningkatan market share, peningkatan throughput dan pendapatan naik dibandingkan periode yang sama tahun 2022.
Baca juga: TOP Digital Awards 2023: Ini Keberhasilan Solusi Digital Dari PDSI Kominfo














