Jakarta, ItWorks- Di tengah meningkatnya transformasi digital dan berkembangnya penggunaan smart technology baru berbasis internet, seperti sistem cloud, Internet Of Things (IoT), artificial intelligence (AI), infrastruktur cloud dan berbgai teknologi sejenis lainnya, ancaman serangan siber juga makin kompleks. Menyikapi hal ini, PLN Icon Plus sebagai penyedia solusi-solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), juga terus meningkatkan keandalan sistem tata kelola IT dan aspek security secara terintegrasi.
Demikian terungkap dalam presentasi dan wawancara penjurian “TOP Digital Awards 2023” dengan Tim Dewan Juri yang diselenggarakan Majalah ItWorks bekerja sama dengan sejumlah Asosiasi TI &Telco dan konsultan independent yang dilakukan secara virtual pada (29/9/2023) melalui aplikasi video conference (vidcon).
Sesuai tema utama yang diusung dalam ajang penjurian ini, yakni ”IT Governance and Cyber Security in Innovation of Business and Services”, dalam kesempatan ini, Tim PLN Icon Plus membawakan materi presentasi berjudul “Unleashing Smart & Green Business and Beyond” dengan menyampaikan berbagai inisiasi inovasi terkait peningkatan tata kelola IT di internal manajemen, pengembangan solusi aplikasi bisnis bagi mitra atau pelanggan, serta penguatan sistem keamanan siber.
Presentasi diawali Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, dilanjutkan tim (Endra – Endra. VP Manajemen Digital PLN Icon Plus, Hendra Yusnadi Vice Presiden Sistem & Teknologi Informasi, Heni Utari Ambarwati – Sekretaris Perusahaan PLN Icon Plus), Dhika Pratara IT Manager . Hadir juga anggota tim lainnya (Dermawan, Willy Chandra, serta Fikri). Sedangkan Dewan Juri penilai terdiri DR. Melani K. Harriman (CEO Melani K. Harriman & Associates), Nina Kurnia Hikmawati (Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer /Aptikom), Benyamin De Haan (Senior Advisor MSI Group), Subandi (DBC Consulting/Univ Budhi Luhur), serta Nurul Yakin Setiabudi (IDTUG Indonesia), yang dimoderatori oleh Ahmad Chury (Managing Editor Majalah ItWorks).
Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat mengawali presentasinya dengan perkenalan diri dan timnya, serta sekilas proses dan dinamika baru adanya restrukturisasi sistem manajemen dan bisnis PLN Icon Plus yang kini menjadi subholding PLN bidang penyedia solusi IT. Hal ini sesuai dengan visi perusahaan yakni “Menjadi pemimpin dalam solusi digital dan transisi energi di Indonesia”. “Dengan adanya perubahan ini, PLN Icon Plus juga terus melakukan inovasi produk dan layanan dengan mengedepankan kualitas jaringan dan solusi IT berteknologi terkini,” ujarnya.
Peresmian holding subholding PLN oleh Menteri BUMN pada 21 September 2022 lalu pun menjadi awal dari babak baru ICON+ sebagai PLN Icon Plus. Dengan menyandang status subholding PLN, PLN Icon Plus kini tak lagi hanya berperan sebagai IT Enabler PLN, namun juga diharapkan bisa menjadi ujung tombak PLN dalam membangun lini bisnis di luar kelistrikan atau Beyond kWh.
Pembentukan subholding Beyond kWh mengubah arah bisnis PLN Icon Plus. Dari semula fokus pada bisnis connectivity, kini mengonsolidasikan semua inisiatif Beyond kWh di PLN Group. PLN Icon Plus pun bertanggung jawab untuk mengelola 3 cluster bisnis, yaitu kelistrikan, layanan konektivitas, dan layanan IT PLN dan juga untuk pelanggan pada umumnya.
“Beyond kWh adalah bisnis di luar penjualan tenaga listrik, yang mencakup solusi digital dan transisi energi, dengan memanfaatkan aset strategis dan dilakukan secara kolaboratif, yang ditujukan kepada pasar di luar PLN Group untuk mendorong gaya hidup baru yang lebih baik,” terang Endra dalam paparanya di depan tim juri.
Dikatakan, seiring dengan kebutuhan kalangan industri dan pelaku usaha akan jaringan infrastruktur IT dan aplikasi dengan tingkat availability dan reliability yang kian tinggi, PLN Icon Plus juga terus mengembangkan solusi IT dan aplikasi baru untuk beragam kalangan pelanggan. Hal ini sejalan dengan transformasi PLN Icon Plus dari penyedia jaringan komunikasi menjadi penyedia solusi ICT yang diambil untuk menjawab tantangan era globalisasi saat ini, dan menjadi jawaban atas semua permasahan ICT bagi industri yang membutuhkan konektivitas dan solusi ICT yang handal di seluruh pelosok Nusantara.
Secara bisnis, Icon Plus itu unleashing bisnis Beyond kWh, terutama untuk pengembangan pendapatan dan meningkatkan value creation. Dalam hal ini, untuk kontribusi ke PLN, perusahaan tetap akan terus mengakselerasi transformasi dan digitalisasi proses bisnis PLN. Sedangkan kepada public berupa dukungan transformasi bisnis melalui solusi aplikasi layanan dari ‘network connection only menuju digital business solution yang lebih komprehensif dan beragam.
Komitmen PLN Icon Plus ini didukung oleh jaringan full fiber optic dengan memanfaatkan aset strategis PLN (ROW) serta sumber daya manusia yang sangat kompeten di bidangnya, menjadikan PLN Icon Plus kian optimistis sebagai mitra bisnis strategis bagi beragam pelanggan. . Termasuk solusi layanan keamanan digital (It Security). “PLN Icon Plus terus melakukan improvisasi dengan membuat inisiatif-inisiatif baru, baik dalam aspek People, Process, dan Technology termasuk untuk meningkatkan keamanan data dan informasi,” ungkap Hendra Yusnadi (VP STI), menambahkan.
Inovasi Produk dan Layanan
Dalam hal ini, perusahaan juga secara konsisten melakukan inovasi produk dan layanan dengan alokasi investasi yang lebih besar. Misalnya untuk tahun 2022 perusahaan mengangarkan belanja operasional (opex) Rp 4,2 Triliun dan modal (capex) Rp8,2 triliun. Jumlah ini naik dari realisasi tahun sebelumnya di mana tahun 2021 opex Rp2,3 triliun dan capex Rp 3,1 triliun.
Terkait upaya peningkatan keandalan IT security, Icon Plus membangun Integrated atau Advance Security Operation Center yang mengintegrasikan seluruh perangkat keamanan menjadi single dashboard, sehingga mempermudah dalam melakukan kontrol keamanan siber. Selain itu, juga dilakukan peningkatan Indeks Keamanan Informasi (Cybersecurity Maturity Indeks) dari yang sebelumnya 2.9 di tahun 2021 menjadi 3.51 pada tahun 2023. DI samping itu, juga dilakukan kerja sama dengan BSSN dan PLN Holding terkait dengan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (CSIRT) dan pengamanan siber lainnya.
Dari aspek reliability dan mempertahankan keandalannya, juga dilakkan monitoring dan eva,luasi secara berkala. Evaluasi melalui pengujian keamanan jaringan (VPN, Intranet, Wifi), pengujian keamanan aplikasi berbasis WEB/Mobile, serta IT Security Maturity Assesment. Dilakjkan pula Security Monitoring, Cybersecurity incident reporting, serta Cybersecurity incident handling system yang terintegrasi melalui Tim Tanggap Insiden Siber (CSIRT) di PLN Icon Plus.
Sedangkan inovasi solusi bisnis terkait produk & layanan yang berhasil dikembangkan di antaranya Solusi Bisnis: Green Energy Business, Solusi Bisnis: iCRMPlus Ritel, serta solusi bisnis yang terkait eksternal / diimplementasikan oleh mitra perusahaan / konsumen, yakni solusi bisnis: Energy Management System.
Solusi bisnis: Green Energy Business mulai diimplementasi tahun 2023 yang dibangun developer internal. Solusi ini terkait aplikasi untuk bisnis Beyon kWh PLN Group, Fitur Unggulan meliputi Digital Channel Calculator Solar, Survey PVR, Perijinan, Energi Monitoring System, EV Charging Station, serta EV Swap Battery Station. Manfaat atau dampak untuk Perusahaan: New Business & New Revenue BkWh,
Adapun solusi bisnis: iCRMPlus Ritel mulai di implementasi: 2022 yang juga dibangun doleh Developer internal. Deskripsinya, ini merupakan aplikasi Pelayanan Pelanggan terintegrasi, dimulai dari Order Management, Complaint Handling dan Billing. Fitur Unggulan: Tracking Semua Proses dengan Penilaian Kinerja yang dapat di monitor oleh atasan. Manfaat atau dampak untuk Perusahaan: Akselerasi Proses Bisnis Ritel menuju 1,2 juta HC.
Sedangkan solusi aplikasi Energy Management System, dibangun tim internal perusahaan dan diimplementasikan tahun 2023. Deskripsinya, ini merupakan aplikasi monitoring hasil pengolahan data pelanggan PLN yang terintegrasi dengan sistem AP2T, APKT dan A2MRT. Fitur unggulan: Informasi tagihan bulanan, konsumsi energi, kualitas energi dan gangguan akibat insiden & maintenance beserta durasi gangguan pada setiap ID pelanggan. Manfaat atau dampak untuk Perusahaan: Monetisasi data pelanggan listrik untuk mendukung revenue beyond kwh.
Dengan berbagai strategi inovasi ini, secara umum perusahaan bisa terus mempertahankan kinerja, bahkan meningkatkan value bisnis yang dengan pendapatan yang jyga makin solid. Tercatat Icon Plus berhasil mencatatkan pendapatan mencapai Rp3,5 triliun di tahun 2021 dan tahun 2022 target naik menjadi Rp5,3 triliun. Peruashan juga berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp857, 3 miliar tahun 2021.
Berbagai capaian kemajuan ini, kembali menghantarkan PLN Icon Plus tahun ini kembali terpilih untuk maju di babak penjurian untuk penghargaan tingkat nasional bidang ICT dan transformasi digital – “TOP Digital Awards 2023”. TOP DIGITAL Awards, merupakan ajang penjurian untuk penghargaan tahunan di bidang IT dan Telco atau teknologi digital yang terbesar dan tertinggi di Indonesia yang akan diberikan kepada perusahaan, organisasi/ instansi pemerintahan yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan pemanfaatan teknologi digital. Terutama untuk meningkatkan kinerja, daya saing, layanan pelanggan maupun layanan masyarakat. (AC)













