Sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan program optimalisasi dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pedesaan di Kecamatan Kaubun.
Detil program sendiri berupa pembangunan SPAM IPA 10 Liter Per Detik (L/D) Bumi Rapak dan Jaringan Pipa HDPE yang dilaksanakan dengan skema multi years contract (MYC) 2023-2024 senilai Rp 47,5 miliar.
Pada peletakan batu pertama pembangunan SPA IPA 10L/D tersebut, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan bahwa pembangunan SPAM IPA 10 L/D Bumi Rapak merupakan salah satu upaya Pemkab Kutim untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih.
“Pembangunan SPAM ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan layanan air bersih di Kecamatan Kaubun,” ujar Bupati.
Turut hadir dalam acara ini, Dirut Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim Suparjan menyatakan bahwa pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) yang dibangun ini memiliki kapasitas 10 liter per detik. Berlokasi di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun.
“Program pembangunan ini meliputi, pembangunan 1 unit Reservoir kapasitas 300 M3, pengadaan dan pemasangan pompa distribusi, serta pengadaan dan pemasangan pipa HDPE Desa Bumi Rapak – Desa Bumi Jaya sepanjang kurang lebih 6020 meter,” kata Suparjan.
Adapun target dari Pembangunan SPAM IPA 10 L/D Bumi Rapak diharapkan dapat meningkatkan jumlah sambungan rumah (SR) air bersih di Kecamatan Kaubun menjadi 1.296 SR. “Target yang akan dicapai yaitu, Desa Bumi Jaya sekitar 330 SR dan di Desa Cipta Graha sekitar 330 SR,” jelas Suparjan.
Didukung sumber dana dari APBD Kutim Tahun Anggaran 2023 sampai dengan 2024, program ini rencanany akan dikerjakan selama 42 hari kalender.
Suparjan menegaskan pembangunan SPAM IPA 10 liter per detik Bumi Rapak bertujuan untuk dapat mengoptimalkan pelayanan air bersih pada desa terlayani di Kecamatan Kaubun, yaitu Desa Bumi Etam dan Desa Bumi Rapak.
Selain itu, pembangunan SPAM IPA 10 Liter/D juga menjadi sarana peningkatan cakupan layanan air bersih pada Desa Bumi Jaya dan Desa Cipta Graha.














