ItWorks- Jelang hari jadi ke -16, PT Surya Energi Indotama (SEI) yang berdiri 6 Desember 2007 berhasil mendapat kado istimewa dengan meraih Penghargaan “Top Digital Awards 2023) di level Bintang 4. Penghargaan diberikan berkat keberhasilannya dalam implementasi sistem teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan transformasi ditigal, salah satunya melalui inovasi Dashboard Monitoring BTS (Base Tranceiver Station) USO (Universal Service Obligation) Blankspot untuk dukung digitalisasi di remote site
(daerah-daerah terpencil).Di ajang penghargaan tahunan untuk keberhasilan inovasi dan implementasi bidang teknologi informasi dan komunikasi (digital technology) yang dihelat ItWorks bekerja sama dengan sejumlah Asosiasi IT & TELCO Indonesia ini, PT SEI berhasil memboyong tiga penghargaan sekaligus.
Pertama, PT SEI sebagai korporasi berhasil membawa pulang piala dan penghargaan untuk kategori “Top Digital Implementation 2023 Level Star 4”. Kedua, “Top Dashboard Monitoring BTS USO Blankspot 2023”, dan ketiga penghargaan khusus yang diberikan kepada Direktur Teknik dan Operasi, Fajar Miftahul Falah, yakni sebagai “Top Leader Digital Implementation 2023”.
Piala dan piagam penghargaan ini telah diserahterimakan di “Acara Puncak Penghargaan TOP Digital Awards 2023” yang berlangsung pada (04/12/2023), sore di Ballroom Rafless Hotel Jakarta. Puncak acara puncak penghargaan tahunan TOP Digital Awards 2023 atas keberhasilan dalam melakukan transformasi digital dan implementasi bidang Information & Communications Technology (ICT) ini, dihadiri lebnih dari 600 undagan, gtermasuk sejumlah Pimpinan Kementerian, Lembaga/Badan, Kepala Pemerintah Daerah, Walikota, Gubernur, serta IT Manager atau Chief technology officer (CTO)/ Chief Information Officer (CIO) dari
berbagai perusahaan, organisasi dan institusi.“Penghargaan Top Digital Awards 2023 ini juga menjadi kado terbaik untuk PT Surya Energi Indotama yang pada kesempatan tersebut berhasil membawa pulang tiga piala penghargaan sekaligus. Penghargaan ini tentu tak lepas dari kerja keras tim di SEI dan menjadi pencapaian bersama yang sudah bekerja keras dan kerja cerdas dalam membangun sistem monitoring yang menunjang performa layanan kepada customer. Dengan diraihnya penghargaan ini, juga menjadi penambah semangat untuk terus mengupgrade sistem yang ada sehingga lebih baik, lebih handal, dan lebih aman,” ucap Fajar Miftahul Falah.
Sebelumnya, Tim SEI yang digawangi oleh Direktur Teknik dan Operasi, Fajar Miftahul Falah, Manager Operation & Maintenance, Yana Rudiana, IT Operation & Maintenance, Rachman Ginanjar, dan Corporate Communication, Amy Elva telah melewati proses penjurian tahap akhir. Materi yang diangkat dalam sesi penjurian tersebut adalah Dashboard Monitoring BTS (Base Tranceiver Station) USO (Universal Service Obligation) Blankspot yang telah sukses mencuri perhatian para Dewan Juri.
Dashboard Monitoring BTS (Base Tranceiver Station) USO (Universal Service Obligation) Blankspot ini beroperasional aktif selama 24 jam setiap hari nya dalam sebuah ruangan khusus yang disebut sebagai pusat operasi jaringan (Network Operation Center), yang merupakan tempat terpusat dimana administrator Teknologi Informasi (TI) Perusahaan melakukan upaya monitoring, pengawasan dan kontrol khususnya untuk Project BTS yang telah tersebar sebanyak 516 titik di wilayah blankspot atau 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
Serupa dengan apa yang disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, R Wijaya Kusumawardhani yang menyatakan bahwa Trend Ekonomi Digital Saat ini terus meningkat dan pemerintah akan terus mendukung akselerasi transformasi digital sebagai salah satu kesiapan dalam memasuki era revolusi industry ke empat (industry 4.0) sehingga seluruh kalangan diharapkan dapat terus memberikan layanan terbaik serta saling berkolaborasi.
Kementerian Kominfo lanajutnya, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan TOP Digital Awards 2023 ini. Kegiatan ini lanjutnya, selaras dengan upaya pemerintah untuk mendorong akselerasi transformasi digital di Tanah Air, baik di kalangan pelaku usaha, lembaga atau institusi kepemerintahan sebagai kesiapan dalam memasuki era revolusi industri keempat (industri 4.0). Hal ini lanjutnya juga selaras dengan komitmen pemerintah untuk mendorong dan mengakselerasi digitalisasi dan peningkatan daya saing, termasuk peningkatan dari potensi ekonomi digital.
Diungkapkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga akan terus menggenjot layanan jaringan telekomunikasi untuk mendukung perluasan digitalisasi ini termasuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah yang belum terjangkau internet agar dapat masuk dalam ekosistem digital, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi digital.
Ekonomi digital menjadi salah satu tekad besar dalam strategi pencapaian transformasi digital, mengingat potensi yang besar dalam mendukung pencapaian Visi Indonesia 2045. Melalui transformasi digital, perekonomian Indonesia berpotensi tumbuh lebih besar.
Hasil kajian Google, Temasek, Bain & Company (2022) menunjukkan bahwa nilai ekonomi digital Indonesia pada tahun 2022 tercatat sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara, yakni sebesar USD 77 miliar, dan diperkirakan mampu mencapai USD 130 miliar pada tahun 2025. Selain itu, 40% pangsa pasar ekonomi digital Asia Tenggara berada di Indonesia.
“Karena itulah, kita, Pemerintah senantiasa mendorong berbagai upaya untuk melakukan pengembangan ekosistem ekonomi digital ini, terutama dengan menyiapkan berbagai kebijakan dan regulasi pendukung. Kuncinya adalah kolaborasi dari semua kalangan,” tegasnya. (AC)















