ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Lenovo Siap Produksi Motorolla Type Moto E3 Power

Ahmad Churi
25 October 2016 | 10:54
rubrik: Indeks, Telco
Lenovo Siap Produksi Motorolla Type Moto E3 Power

Jpeg

Share on FacebookShare on Twitter
Jpeg
Jpeg

Jakarta, Itech – Lenovo yang secara resmi membeli Motorola Mobility dari Google Medio Januari 2014 lalu akan memproduksi Motorola dengan type Moto E3 Power pada Oktober 2016. Pabrik tersebut berlokasi di Serang, Banten, Indonesia bekerjasama dengan mitra pabrikan Tridaya Kencana atau TDK.

Menurut Adrie R. Suhadi, Country Lead Mobile Business Group Lenovo di Jakarta, Kamis (20/10), Moto E3 Power ini mengandalkan kekuatan baterai  berkekuatan 3500mAh dengan waktu standby dapat bertahan hingga 295 jam dan waktu bicara dapat mencapai 40 jam. Selain itu juga dilengkapi dengan fast charging yang akan mempercepat pengisian baterai. Cukup dalam waktu 15 menit saja. Moto E3 Power ini sudah didukung oleh layar HD 5 inci, kamera utama 8 megapiksel, kamera selfie 5 megapiksel, RAM 2 GB, prosesorquad-core 64 bit, serta sistem operasi Android Marshmallow.

Bagi Lenovo, tentu ketambahan brand menjadi pekerjaan rumah sendiri, tidak tertutup kemungkinan kedua  brand tersebut di lebur dengan nama baru yakni  LevoMoto atau MotoLevo.   Namun, saat ini, strategi yang dilakukan untuk ‘mengelola’ brand ini adalah dengan membedakan segmentasi konsumen yang disasar oleh masing-masing brand. Untuk Lenovo akan lebih mengarah pada segmen pasar yang medium dan affordable. Sedangkan Motorola akan lebih pada midle class ke atas.

Dengan Motorola sudah diproduksi di Indonesia maka sudah tentu, smartphone tersebut juga sudah harus mengikuti aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri  (TKDN) yang sudah ditentukan oleh pemerintah Indonesia. Di mana pada awal 2017 mendatang sudah harus mengandung 30% TKDN. Jalur yang dipilih oleh Lenovo untuk Motorola ini masih jalur Hardware. Di mana komposisinya adalah 70% hardware, 20% untuk R&D dan 10% untuk software.

BACA JUGA:  Bose Wireless Soundtouch 10 dilengkapi Bluetooth & Wifi

Walaupun sebenarnya produksi Motorola ini sendiri masih dalam bentuk assembling. Dengan sebagian besar komponen masih import dan sisanya adalah lokal buying atau membeli di lokal Indonesia. Lenovo sendiri mengaku bahwa kapasitas produksi untuk Motorola saat ini sudah mencapai 90 ribu unit per bulan. Yang akan dikerjakan 2 lini produksi. Baik untuk produksi Moto Mid-end maupun High-end. Sedangkan yang Low-end baru mencapai 75 ribu sampai 100 ribu unit per line per bulan. Dengan komitmen yang sudah dilakukan, Lenovo pun minta dukungan dari pemerintah Indonesia.

Sementera itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, pihaknya akan melakukan post market compliance atau operasi pasar yang tujuannya akan dapat melindungi masyarakat. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penyederhanaan proses penerbitan sertifikasi perangkat telekomunikasi di Indonesia. Dengan demikian, untuk memperoleh sertifikasi sebuah tipe ponsel menjadi lebih cepat.

Saat ini, setiap tipe smartphone harus diberikan ke kominfo, dalam hal ini adalah Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika. Untuk satu tipe membutuhkan waktu 1 bulan sampai 1.5 bulan. Selain itu, proses sertifikasi dilakukan oleh Kementerian Perindustrian (Kemperin). Untuk ponsel merek global, pabrikan yang sudah kuat dan memiliki lab pengujian yang terpercaya nantinya tidak perlu mengajukan uji lab lagi di Indonesia dalam proses penerbitan sertifikasi perangkat ponsel. Mereka cukup memberikan test report (hasil uji perangkat) atau under tacking letter yang diberikan pada kominfo. Yang nantinya akan dicek kesesuaiannya dengan persyaratan teknis yang telah ditetapkan. Dengan adanya proses sertifikasi baru tersebut maka pada saat shipment, ijin sudah dikeluarkan. Jadi, begitu keluar dari pelabuhan sudah bisa dipasarkan. Dengan demikian akan menekan cost. Cara tersebut akan dilakukan pada global brand tertentu.

BACA JUGA:  Indosat Ooredoo Pastikan Layanannya Berjalan Normal di Wilayah Terdampak Banjir

Untuk merek yang tidak masuk dalam katagori global brand akan dilakukan sertifikasi seperti proses biasa. Sedangkan untuk yang memiliki pabrik di dalam negeri atau merek lokal, maka Tim dari kominfo yang akan mendatangi untuk melihat proses produksi. Jadi, proses sertifikasi akan berbarengan dengan proses produksi. Apakah sudah sesuai dengan sertifikasinya atau belum. Rencana tersebut juga akan dikoordinasikan dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian. Yang mendapatkan manfaat dengan adanya proses sertifikasi yang lebih singkat tersebut adalah ekosistem 4G di mana di dalamnya termasuk ada device, network dan aplikasi. Yang pada tahun 2019, program palapa ring yang dicanangkan oleh pemerintah sudah selesai. Dengan demikian, pada saat itu sudah ada smartphone 4G ‘sejuta umat’ dan dengan kisaran harga Rp.400 ribu hingga Rp.500 ribu saja. (red)

Tags: Adrie R. SuhadiCountry Lead Mobile Business Group LenovoLenovo membeli Motorola
Previous Post

APJII: Penetrasi Internet Capai 51,8%

Next Post

Telkomsel & Huawei Uji coba teknologi seluler 1 Gbps

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oppo Rilis Dua Smartphone A Series Terbaru di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TECNO SPARK Go 1, Smartphone Entry-Level dengan Durabilitas Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto