ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Peran Pengajar Sebarkan Keamanan Siber Masih Rendah

Ahmad Churi
13 May 2024 | 16:40
rubrik: Research
Peran Pengajar Sebarkan Keamanan Siber Masih Rendah
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Hasil penelitian terbaru Kaspersky mengungkapkan bahwa peran penting pengajar di Asia Pasifik dalam menyebarkan pengetahuan atau ilmu tentang keamanan Siber, masih rendah dan perlu lebih ditingkatkan.

Peneilitian terbaru Kaspersky menyoroti peran penting pendidik/pengajar di Asia Pasifik (APAC) dalam meningkatkan edukasi siber di Sekolah. Studi dilakukan selama lima minggu dengan berkolaborasi Kaspersky dan Associate Professor Jiow Hee Jhee dari Singapore Institute of Technology. Servei dilakukan terhadap 157 pengajar di India, Singapura, dan Filipina.

“Seiring dengan upaya kami untuk menciptakan komunitas global yang kebal siber, peran pengajar tidak dapat disepelekan. Mengingat bahaya ancaman siber masih menjadi hal mendesak, sangatlah penting bagi para pengajar untuk memiliki pengetahuan memadai tentang praktik kebersihan siber dan memahami manfaat dari kewaspadaan di dunia maya,” kata Trishia Octaviano, Manajer Urusan Akademik untuk Asia Pasifik di Kaspersky dalam rilis pers (13/05/2024) yang di terima ItWorks, di Jakarta.

Penelitian Kaspersky menyoroti bagaimana sekolah dan institusi harus berupaya mengidentifikasi dan menjembatani kesenjangan untuk mempersiapkan generasi berikutnya dalam menghadapi ancaman online yang semakin meningkat yang mungkin mereka hadapi.
Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa pengajar yang mempraktikkan kebersihan siber dengan baik menunjukkan kepercayaan diri lebih besar dalam memberikan instruksi kepada siswa tentang cara mengidentifikasi sumber dan email yang mencurigakan. Kepercayaan ini terutama dirasakan oleh para pengajar yang telah dibekali ilmu dan wawasan dari pelatihan para ahli.

Di antara pengajar yang disurvei, hampir 70% lebih memilih menggunakan data seluler mereka sebagai tindakan pencegahan dibandingkan jaringan publik. Sedangkan untuk link dan lampiran yang tidak dikenal, 70% responden merasa curiga dan tetap waspada terhadap link yang mereka terima dari pengguna atau situs yang tidak dikenal.

BACA JUGA:  Program Kemitraan Teknologi Fabric-Ready Fortinet Lampaui 3.000 Integrasi

Namun, ketika membuat kata sandi yang aman dan kuat, 85% responden mengakui bahwa ada kemungkinan seseorang dapat menebak dan memecahkan kata sandi mereka. 90% juga mengatakan bahwa ada kemungkinan perangkat digital mereka akan diserang di masa depan.
Kendati pencurian data akibat kebocoran kata sandi merupakan ancaman serius terhadap keamanan online, hampir 90% responden menganggap bahwa dampak kebocoran kata sandi, termasuk data pribadi, tidak akan berpengaruh terlalu parah.

Meskipun para pengajar sadar akan cara melindungi diri mereka dari ancaman dunia maya, pengetahuan ini mungkin tidak cukup untuk menjaga mereka tetap aman saat online, dan juga tidak cukup untuk membuat mereka percaya diri dalam mengajarkan ilmu keamanan siber kepada siswanya. Selain itu, mereka mungkin harus menyadari risiko dan dampak yang diakibatkan dari pelanggaran data dan bagaimana data yang tercuri dapat digunakan untuk hal ilegar atau terlarang baik secara online maupun offline.


Dari hasil survei ini, ada beberapa rekomendasi yang disampaikan:

  1. Memberikan pelatihan keamanan siber bagi para pengajar: Para pengajar harus dilengkapi dengan alat yang relevan untuk meningkatkan kapabilitas mereka dalam menyampaikan pelajaran penting ini kepada siswa. Pelatihan berkelanjutan dan pengembangan keterampilan sangat penting untuk mengatasi semakin canggihnya ancaman dunia maya.
  2. Inisiatif kesadaran oleh sekolah atau institusi: Sekolah harus melakukan inisiatif kesadaran untuk mempromosikan perilaku siber yang aman di kalangan siswa. Dengan menciptakan lingkungan yang mendorong pembelajaran dan praktik keamanan online, sekolah memenuhi tanggung jawab mereka dalam membimbing dan memberdayakan siswa menerapkan praktik online yang aman.
  3. Melibatkan orang tua secara efektif. Selain pengajar yang mengajarkan konsep keamanan siber, penting bagi orang tua untuk mendukung dan memperkuat ajaran ini di rumah. Upaya kolaboratif ini meningkatkan pemahaman, retensi, dan penerapan perilaku online yang aman dalam jangka panjang. (AC)
BACA JUGA:  Riset Akamai: Melonjak 73%, Aplikasi Berbasis AI Sebabkan 51 Miliar Serangan Web di APJ

Previous Post

Huawei Watch Fit 3 Segera Maluncur di Indonesia

Next Post

Segera Digelar di JCC, Ada Apa Saja di Taiwan Expo 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • realme Bawa Teknologi Pengisian Daya Cepat Hingga ke Segmen Entry-Level

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto