ItWorks.id- Fortinet melalui program Kemitraan Teknologi Fabric-Ready Fortinet , telah berhasil lampaui 3.000 integrasi dengan lebih dari 400 mitra. Ekosistem terbuka unggulan Fortinet ini, membantu permudah keamanan siber dan percepat transformasi digital bagi organisasi di seluruh dunia.
Fortinet, perusahaan global penyedia dan pengembang solusi keamanan siber yang mendorong konvergensi antara jaringan dan kemanan, mengumumkan bahwa Program Kemitraan Teknologi Fabric-Ready miliknya, telah melampaui 3,000 integrasi bersama lebih dari 400 mitra. Pencapaian ini menegaskan keterbukaan dan kekuatan kolaborasi dari Fortinet Security fabric dalam membantu pelanggan mengintegrasikan sistem keamanan secara mulus di lingkungan teknologi informasi yang multivendor dan kompleks, sekaligus mengatasi berbagai tantangan transformasi digital.
“Pertumbuhan pesat Program Kemitraan Fabric-Ready kami hingga menembus 3,000 integrasi ini menggarisbawahi komitmen Fortinet dalam menyediakan solusi keamanan end-to-end yang terintegrasi dan interoperable, demi memudahkan operasional pelanggan,” jelas Jaime Romero, Executive Vice President, Marketing di Fortinet dalam rilis pers (04/08/2025).
Ditambahkan, dengan membangun salah satu ekosistem terbesar di industri keamanan siber, solusi Fortinet memungkinkan organisasi untuk mengamankan lanskap digital mereka, terlepas dari teknologi yang sudah mereka gunakan. Integrasi yang mendalam juga membantu organisasi dalam mengonsolidasikan alat keamanan mereka yang mampu mendorong efisiensi dan produktivitas.
Jawaban Atas Tuntutan Teknologi Informasi Modern
Seiring meningkatnya ancaman digital, perusahaan kini mengelola puluhan solusi keamanan terpisah. Mayoritas Perusahaan (68%) menggunakan antara 10 sampai 49 alat atau platform keamanan berbeda yang menimbulkan tantangan dari sisi visibilitas dan pengelolaan terpusat.
Ekosistem Terbuka Fortinet mengatasi kompleksitas tersebut dengan lebih dari 3,000 integrasi yang telah tervalidasi dan dioptimalkan untuk Security Fabric. Integrasi ini mencakup cloud, virtualisasi, operasi keamanan, otomatisasi, IoT (Internet of Things), OT (Operational Technology), keamanan endpoint hingga jaringan—memberikan perusahaan visibilitas luas, keamanan ekstra dan kemudahan operasional.
“Ekosistem Terbuka kami termasuk yang terbesar dalam industri ini dan memungkinkan pelanggan untuk mengintegrasikan Security Fabric Fortinet dengan teknologi yang telah dan akan mereka gunakan,” jelas Neil Prasad, Vice President and Head of Global Technology Alliances di Fortinet.
Dengan lebih dari 3,000 integrasi, Fortinet membantu organisasi memperkuat postur keamanannya dan mempercepat transformasi digital mereka dengan penuh percaya diri.
Sejak peluncurannya di tahun 2015, Program Kemitraan Fabric-Ready telah berkembang 36 kali lipat dengan kini mencakup lebih dari 400 mitra teknologi. Sebuah cerminan komitmen Fortinet dalam mendorong inovasi dan interoperabilitas.
Program ini menyediakan infrastruktur, sumber daya dan alat untuk mendukung integrasi mitra dengan Security Fabric, mengembangkan solusi bersama dan menjadi bagian dari Ekosistem Terbuka Fortinet. Beberapa mitra baru, di antaranya Armis, Crowdstrike, Digital Realty, Equinix, Megaport, Qualcomm dan ServiceNow, memberikan keahlian khusus dalam keamanan endpoint, OT, TI, manajemen layanan, konektivitas cloud dan jaringan nirkabel.














