ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Mahavira Ungkap Kiat Memilih Firewall yang ‘Menyala’ untuk Tangkal Serangan Siber

Fauzi
20 May 2024 | 14:00
rubrik: Digital
Share on FacebookShare on Twitter

Tingkat kesadaran tentang penggunaan cyber security di Indonesia terus meningkat seiring dengan meningkatnya ancaman keamanan cyber. Sebagaimana diketahui berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Indonesia disebut mendapatkan 279,84 juta serangan siber pada tahun 2023.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah membawa manfaat besar bagi masyarakat, tetapi juga membuka celah bagi serangan cyber yang merusak.

Sejatinya ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesadaran tentang keamanan siber di Indonesia, yaitu :

  1. Kesadaran akan ancaman: Semakin banyak insiden keamanan cyber yang terjadi, semakin meningkat kesadaran masyarakat akan potensi bahaya yang ditimbulkan oleh serangan seperti pencurian data pribadi, peretasan akun, dan serangan malware.
  2. Pendidikan dan Informasi: Program-program pendidikan dan kampanye informasi dari pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan perusahaan swasta membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya cyber security dan praktik terbaik untuk melindungi diri.
  3. Peraturan/Regulasi: Peraturan dan undang-undang yang berkaitan dengan keamanan cyber, seperti Undang-Undang ITE, mendorong kesadaran tentang pentingnya perlindungan data dan informasi pribadi.
  4. Kesadaran perusahaan: Perusahaan mulai menyadari pentingnya melindungi data sensitif mereka dari serangan cyber, baik untuk melindungi reputasi mereka maupun untuk mematuhi regulasi yang berlaku.
  5. Media sosial dan berita: Pemberitaan tentang serangan cyber dan kerugian yang diakibatkannya sering kali menjadi sorotan media, yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko cyber.

Jadi, meskipun kesadaran tentang cyber security telah meningkat, namun masih di sana-sini masih saja terdapat kelemahan dan ketidak siapan pengguna dan penggiat IT untuk mengantisipaso ancaman kejahatan cyber.

Beberapa kelemahan dalam keamanan cyber dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk teknologi yang digunakan, kebijakan keamanan, kesadaran pengguna, dan strategi pertahanan yang diimplementasikan. Beberapa kelemahan umum dalam keamanan cyber meliputi:

  1. Kurangnya kesadaran pengguna: Banyak serangan dimulai dengan teknik phishing atau social engineering, yang memanfaatkan ketidaktahuan atau kelalaian pengguna dalam mengidentifikasi ancaman. Kurangnya kesadaran tentang praktik keamanan digital dapat menyebabkan pengguna menjadi rentan terhadap serangan.
  2. Kerentanan perangkat lunak: Perangkat lunak yang tidak terbaru atau belum diperbarui sering kali memiliki kerentanan keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh penyerang. Ini dapat termasuk sistem operasi, aplikasi, atau perangkat lunak lainnya.
  3. Minim nya pemantauan dan pembaruan sistem: Sistem yang tidak dipantau secara teratur atau tidak diperbarui dengan patch keamanan terbaru dapat meninggalkan celah yang dapat dimanfaatkan oleh penyerang.
  4. Kelemahan konfigurasi: Konfigurasi sistem yang tidak tepat atau tidak aman, seperti kata sandi yang lemah, izin akses yang berlebihan, atau firewall yang tidak terkonfigurasi dengan baik, dapat meningkatkan risiko serangan.
  5. Serangan Denial-of-Service (DoS): Serangan DoS bertujuan untuk mengganggu ketersediaan layanan dengan mengalirkan lalu lintas data yang berlebihan ke sistem target, menyebabkan gangguan atau penurunan kinerja.
  6. Malware: Malware, seperti virus, worm, trojan, atau ransomware, dapat dimasukkan ke dalam sistem dengan berbagai cara dan dapat menyebabkan kerusakan, pencurian data, atau pengambilalihan sistem.
  7. Kerentanan jaringan: Jaringan yang tidak terlindungi atau memiliki konfigurasi yang buruk rentan terhadap serangan, seperti serangan Man-in-the-Middle (MitM) atau serangan penyusupan jaringan.
  8. Kurangnya cadangan dan pemulihan bencana: Tanpa rencana cadangan dan pemulihan bencana yang memadai, serangan seperti ransomware dapat memiliki dampak yang lebih besar dan lebih berkelanjutan.
  9. Ketergantungan pada pihak ketiga: Ketergantungan pada penyedia layanan atau vendor pihak ketiga untuk infrastruktur atau layanan tertentu dapat membuka pintu bagi serangan jika pihak ketiga tersebut tidak memenuhi standar keamanan yang cukup.
  10. Kurangnya investasi dalam keamanan: Perusahaan / organisasi yang tidak mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk keamanan cyber, baik dalam hal teknologi, personel, atau pelatihan, dapat menjadi sasaran yang lebih mudah bagi penyerang.
BACA JUGA:  Mediasi Didahulukan Dalam Penyelesaian Sengketa Merek dan Nama Domain

Memahami dan mengatasi kelemahan-kelemahan ini merupakan bagian penting dari strategi keamanan siber yang efektif. Dengan mengidentifikasi dan mengurangi risiko-risiko ini, perusahaan/organisasi dapat meningkatkan pertahanan mereka terhadap serangan siber.

Untuk mendapatkan solusi keamanan jaringan dan teknologi firewall, sebaiknya firewall tersebut menyediakan berbagai produk dan layanan untuk melindungi jaringan dan sistem dari serangan siber. Beberapa solusi dan fitur penting yang dimaksud adalah:

  1. Menyediakan firewall yang canggih untuk melindungi jaringan dari serangan siber, termasuk firewall berbasis perangkat keras dan perangkat lunak.
  2. Menyediakan Antivirus dan Antimalware: untuk perlindungan terhadap virus, malware, dan ancaman siber lainnya dengan menggunakan teknologi deteksi dan pencegahan yang canggih.
  3. Intrusion Prevention System (IPS): mampu mendeteksi dan mencegah serangan yang mencoba menembus jaringan dengan memanfaatkan kelemahan yang ada pada sistem.
  4. Analisa Mendalam: untuk menganalisis konten sebenarnya dari paket data yang lewat melalui jaringan, bukan hanya header atau informasi routing.
  5. Virtual Private Network (VPN): mampu menyediakan solusi VPN yang aman untuk mengamankan komunikasi antara jaringan yang berbeda melalui internet.
  6. Secure Mobile Access: memiliki solusi untuk memastikan akses yang aman bagi pengguna yang terhubung melalui perangkat mobile atau remote.
  7. Layanan Cloud Security: menyediakan solusi keamanan berbasis cloud untuk melindungi data dan aplikasi yang berada di cloud.
  8. Monitoring dan Manajemen: menyediakan alat-alat untuk memantau aktivitas jaringan dan mengelola keamanan secara efisien.
  9. Layanan Keamanan yang Dikelola: menawarkan layanan keamanan yang dikelola, di mana mereka mengelola dan memantau keamanan jaringan untuk perusahaan.

“Dengan kombinasi fitur-fitur ini, produk firewall yang baik haruslah bertujuan untuk memberikan perlindungan yang komprehensif terhadap ancaman siber bagi perusahaan dan organisasi yang mengandalkan jaringan mereka untuk beroperasi. Untuk informasi lebih lengkap dan produk Firewall yang baik, silahkan mengunjungi www.mahavira.id,” tulis Mahavira System Integra dalam keterangannya.

BACA JUGA:  Gandeng Juniper Networks, JLM dan HITA Jakarta Gelar Workshop Seputar Industri ICT
Tags: Mahavira System Integra
Previous Post

Menilik Filosofi dan Identitas Baru Advan

Next Post

Bangun Trust, OJK Luncurkan Panduan Strategi Anti-Fraud Penyelenggara ITSK

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telkomsel Berikan Tips Cegah Penipuan Call Forward

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UOB-RuangGuru Umumkan Pemenang UOB My Digital Space – CodeFest 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan yang Berpredikat Lighthouse Industri 4.0 Membagi Kisah Suksesnya di Hannover Messe 2021

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Segera Hadir di Indonesia, realme P4 Series Siap Jadi Smartphone 8000mAh Paling Terjangkau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Sekedar Token Menuju Kepercayaan: Momen Pembuktian AI Senilai US$2,5 Triliun

Fauzi
18 June 2026 | 12:58

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer and GM of Applied AI Era kecepatan dan akses sedang berakhir. Apa yang menggantikan...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto