ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Akamai: Baru 20% Investasi AI yang Sebenarnya Menghasilkan Nilai dari AI Itu Sendiri

Fauzi
26 June 2025 | 21:03
rubrik: Business Solution
Akamai: Baru 20% Investasi AI yang Sebenarnya Menghasilkan Nilai dari AI Itu Sendiri

Jay Jenkins, CTO, Cloud Computing Akamai Technologies

Share on FacebookShare on Twitter

Akamai mengungkap banyak hal seputar layanan dan perkembangan teknologi AI di acara Media Rountable Akamai Cloud Inference yang dilakukan secara virtual baru-baru ini.

Jay Jenkins, CTO, Cloud Computing Akamai Technologies, mengungkap gambaran jaringan global besar yang telah dibangun perusahaa. Dikatakan bahwa Akamai tidak hanya memiliki 26 pusat data yang mungkin sudah familiar bagi Anda dalam format tersebut tetapi kami juga telah membangun 4.100 titik kehadiran edge, delapan kali lebih besar dari jaringan lainnya.

Seiring pergerakan besar yang telah lakukan, Akamai yang sebelumnya bukan penyedia layanan cloud sama sekali, kini disebut menjadi salah satu pemain utama di bidang cloud computing. Dalam market scape, disebutkan bagaimana kami berkomitmen untuk ekspansi besar-besaran pusat data.

“Saat kami mengakuisisi Linode, perusahaan cloud yang kami beli, mereka hanya memiliki 11 pusat data. Sekarang kami telah memiliki 26. Kami berhasil mengadopsi teknologi mereka dan mulai menerapkannya di jaringan edge kami. Kami juga telah mengintegrasikannya ke dalam jaringan global kami,” ujar Jay Jenkins, Rabu (25/6/2025) lalu.

Jadi, singkatnya, lanjut Jay, Akamai telah berkembang dari yang awalnya tidak memiliki layanan cloud publik, menjadi pemain besar di industri cloud saat ini. Tentu saja, saat ini tidak mungkin membicarakan cloud tanpa membahas kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Berkaitan dengan AI, Jay mengungkap bahwa gelontoran dana besar tengah diinvestasikan banyak perusahaan/organisasi di sektor ini.

“Saat ini, sebesar 188 miliar dolar sedang diinvestasikan, dan angka ini terus meningkat. Dan saya akan membahas sedikit tentang pertumbuhan itu dan di mana orang-orang berinvestasi juga. AI mendorong investasi besar di bidang perangkat keras. Tentu saja ada GPU, tetapi juga ada prosesor khusus lainnya. Ada TPU, FPGA, dan prosesor khusus lain yang dirancang tidak hanya untuk pelatihan (training), tetapi juga untuk inference (pengambilan keputusan atau prediksi dari model yang telah dilatih),” ungkapnya.

BACA JUGA:  ManageEngine Perluas Jaringan Integrasi untuk Enterprise Identity Management

Lebih lanjut Jay menilai bahwa AI mendorong banyak otomatisasi. Seiring berkembangnya teknologi ini dan terciptanya aplikasi-aplikasi yang kompleks, AI disebut mulai digunakan untuk efisiensi dan optimalisasi sumber daya di seluruh pusat data mereka. Tentu saja, AI juga digunakan untuk meningkatkan keamanan, dan kami pun melakukan hal yang sama.

“Kami berinvestasi besar-besaran di bidang AI. Kami baru saja mengumumkan firewall for AI yang bisa digunakan pelanggan untuk meningkatkan keamanan di ranah ini. Dan tentunya, banyak organisasi, termasuk kami sendiri, saat ini sedang membangun layanan-layanan berbasis AI. Yaitu layanan yang memiliki teknologi AI tertanam di dalamnya. Inilah yang mendorong lonjakan investasi tambahan di infrastruktur sebagai layanan (infrastructure as a service) guna mendukung kebutuhan AI tersebut,” tandasnya.

Berdasarkan data, Jay mengatakan bahwa saat ini investasi yang dilakukan di bidang AI, 80% investasi tersebut digunakan untuk membangun dan melatih model. Sebaliknya, hanya 20% yang digunakan untuk inference (penggunaan model dalam praktik).

“Terdengar mengejutkan tapi sebenarnya wajar, karena ini masih tahap awal dan banyak organisasi masih dalam tahap eksplorasi terhadap AI. Padahal, 20% inilah yang sebenarnya menghasilkan nilai dari AI—yakni implementasinya secara nyata,” papar Jay.

“Jadi, Jack Gold dari J. Gold & Associates mengatakan bahwa ini akan berbalik, bahwa pada dasarnya kita akan memiliki 20% dari investasi itu, infrastruktur yang melakukan pelatihan, dan Anda akan memiliki 80% dari biaya infrastruktur seputar AI yang berada di sisi inference,” sambungnya.

Akamai sendiri telah meluncurkan Akamai Cloud Inference, yang membantu mendorong inovasi yang lebih cepat dan lebih efisien bagi berbagai organisasi yang ingin mengubah model prediktif dan Large Language Models (LLM) menjadi tindakan nyata. Akamai Cloud Inference berjalan di Akamai Cloud, platform paling terdistribusi di dunia, untuk mengatasi berbagai keterbatasan yang terus meningkat dalam model cloud terpusat.

BACA JUGA:  Masuk Indonesia, Telcowin Hadirkan Solusi CRM untuk Genjot Kinerja Bisnis dan Loyalitas Pelanggan
Tags: Agentic AIAIAkamaiGenerative AI
Previous Post

Kiat Membangun Strategi Keamanan Efektif Bagi Perusahaan Industri

Next Post

Meriahkan Liburan, Grand Metropolitan Gelar Rangkaian Acara Bertema “Angry Bird Summer Adventure”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HP Elevate Indonesia 2026 Hadirkan Inovasi Produk Teknologi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berikan Keamanan Ekstra, realme Hadirkan Ragam Layanan Purna Jual Khusus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siap Digelar, Garmin Run Indonesia 2026 Bakal Diramaikan 8.000 Pelari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Sekedar Token Menuju Kepercayaan: Momen Pembuktian AI Senilai US$2,5 Triliun

Fauzi
18 June 2026 | 12:58

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer and GM of Applied AI Era kecepatan dan akses sedang berakhir. Apa yang menggantikan...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto