Akamai mengungkap banyak hal seputar layanan dan perkembangan teknologi AI di acara Media Rountable Akamai Cloud Inference yang dilakukan secara virtual baru-baru ini.
Jay Jenkins, CTO, Cloud Computing Akamai Technologies, mengungkap gambaran jaringan global besar yang telah dibangun perusahaa. Dikatakan bahwa Akamai tidak hanya memiliki 26 pusat data yang mungkin sudah familiar bagi Anda dalam format tersebut tetapi kami juga telah membangun 4.100 titik kehadiran edge, delapan kali lebih besar dari jaringan lainnya.
Seiring pergerakan besar yang telah lakukan, Akamai yang sebelumnya bukan penyedia layanan cloud sama sekali, kini disebut menjadi salah satu pemain utama di bidang cloud computing. Dalam market scape, disebutkan bagaimana kami berkomitmen untuk ekspansi besar-besaran pusat data.
“Saat kami mengakuisisi Linode, perusahaan cloud yang kami beli, mereka hanya memiliki 11 pusat data. Sekarang kami telah memiliki 26. Kami berhasil mengadopsi teknologi mereka dan mulai menerapkannya di jaringan edge kami. Kami juga telah mengintegrasikannya ke dalam jaringan global kami,” ujar Jay Jenkins, Rabu (25/6/2025) lalu.
Jadi, singkatnya, lanjut Jay, Akamai telah berkembang dari yang awalnya tidak memiliki layanan cloud publik, menjadi pemain besar di industri cloud saat ini. Tentu saja, saat ini tidak mungkin membicarakan cloud tanpa membahas kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Berkaitan dengan AI, Jay mengungkap bahwa gelontoran dana besar tengah diinvestasikan banyak perusahaan/organisasi di sektor ini.
“Saat ini, sebesar 188 miliar dolar sedang diinvestasikan, dan angka ini terus meningkat. Dan saya akan membahas sedikit tentang pertumbuhan itu dan di mana orang-orang berinvestasi juga. AI mendorong investasi besar di bidang perangkat keras. Tentu saja ada GPU, tetapi juga ada prosesor khusus lainnya. Ada TPU, FPGA, dan prosesor khusus lain yang dirancang tidak hanya untuk pelatihan (training), tetapi juga untuk inference (pengambilan keputusan atau prediksi dari model yang telah dilatih),” ungkapnya.
Lebih lanjut Jay menilai bahwa AI mendorong banyak otomatisasi. Seiring berkembangnya teknologi ini dan terciptanya aplikasi-aplikasi yang kompleks, AI disebut mulai digunakan untuk efisiensi dan optimalisasi sumber daya di seluruh pusat data mereka. Tentu saja, AI juga digunakan untuk meningkatkan keamanan, dan kami pun melakukan hal yang sama.
“Kami berinvestasi besar-besaran di bidang AI. Kami baru saja mengumumkan firewall for AI yang bisa digunakan pelanggan untuk meningkatkan keamanan di ranah ini. Dan tentunya, banyak organisasi, termasuk kami sendiri, saat ini sedang membangun layanan-layanan berbasis AI. Yaitu layanan yang memiliki teknologi AI tertanam di dalamnya. Inilah yang mendorong lonjakan investasi tambahan di infrastruktur sebagai layanan (infrastructure as a service) guna mendukung kebutuhan AI tersebut,” tandasnya.
Berdasarkan data, Jay mengatakan bahwa saat ini investasi yang dilakukan di bidang AI, 80% investasi tersebut digunakan untuk membangun dan melatih model. Sebaliknya, hanya 20% yang digunakan untuk inference (penggunaan model dalam praktik).
“Terdengar mengejutkan tapi sebenarnya wajar, karena ini masih tahap awal dan banyak organisasi masih dalam tahap eksplorasi terhadap AI. Padahal, 20% inilah yang sebenarnya menghasilkan nilai dari AI—yakni implementasinya secara nyata,” papar Jay.
“Jadi, Jack Gold dari J. Gold & Associates mengatakan bahwa ini akan berbalik, bahwa pada dasarnya kita akan memiliki 20% dari investasi itu, infrastruktur yang melakukan pelatihan, dan Anda akan memiliki 80% dari biaya infrastruktur seputar AI yang berada di sisi inference,” sambungnya.
Akamai sendiri telah meluncurkan Akamai Cloud Inference, yang membantu mendorong inovasi yang lebih cepat dan lebih efisien bagi berbagai organisasi yang ingin mengubah model prediktif dan Large Language Models (LLM) menjadi tindakan nyata. Akamai Cloud Inference berjalan di Akamai Cloud, platform paling terdistribusi di dunia, untuk mengatasi berbagai keterbatasan yang terus meningkat dalam model cloud terpusat.














